Selasa, 10 Agustus 2010

EKSKLUSIF: Semua Yang Wajib Anda Ketahui Tentang Target Manchester City, Mario Balotelli


Fabio Frongia dari GOAL.com Internasional menemui sosok yang membuka jalan bagi Mario Balotelli menuju seorang superstar...Striker Inter Milan Mario Balotelli tinggal selangkah lagi merumput bersama Manchester City. Namun, ada sepenggal kisah menarik dari remaja berusia 19 tahun itu yang sayang untuk dilewatkan.

GOAL. com menemui pelatih yang berjasa besar terhadap perkembangan karir Balotelli saat ia masih berusia 15 tahun dan bersekolah di Lumezzane, Sandro Salvioni. Dari hasil perbincangan yang mendalam dan eksklusif dengan sang pelatih, fans The Citizens diharapkan dapat membayangkan kontribusi apa yang bisa diberikan Super Mario ketika memulai petualangannya di rimba Liga Primer Inggris.

Awal Karir...

"Saya ingat waktu pertama kali melihatnya berlatih dengan para pemain muda lainnya. Saya katakan kepada staf bahwa saya menginginkan dirinya ada di tim utama secepatnya," ungkap Salvioni kepada GOAL.com.

"Pekan berikutnya saya memberinya debut di tim senior dalam sebuah laga penting dimana saat itu kami sukses memenanginya. Saya ingat, saat itu ada sejumlah protes karena ia baru berusia 15 tahun dan ia tidak diperbolehkan bermain, tapi kami mendapat ketentuan khusus dan liga mengizinkannya."

"Setiap orang dapat melihat pemain ini mampu melakukannya, jadi saya tidak terlalu bangga karena telah mengorbitkannya."

"Penghargaan harus diberikan kepada presiden [Massimo Moratti] dan para pencari bakat yang telah menemukannya."

Balotelli, 'Si Pelawak'...

"Saya ingat kala itu ia selalu siap untuk melawak dan juga bertanding. Dia selalu menginginkan bola dan ia terlihat menderita ketika disuruh melakukan peregangan atau mempelajari taktik. Usai latihan, saya kerap memaksanya untuk berlatih menembak, tapi ia selalu berkata bahwa ia harus pulang ke rumah untuk belajar. Namun apa yang saya lihat selanjutnya, ia malah bermain bola bersama teman-temannya di dekat lapangan," tambah Salvioni.

Salvioni merasa saat ini adalah waktu yang tepat bagi Balotelli untuk meninggalkan Nerazzurri mengingat sepanjang musim lalu pemain keturunan Ghana itu kerap bermasalah dengan rekan setimnya.




"Saya pikir orang-orang itu lupa dengan usia mudanya dan terdapat fakta bahwa ia tidak dapat mencapai level kedewasaan seperti orang di usia 30 tahun," bela Salvioni.

"Seperti di dalam semua situasi, Anda harus memiliki perasaan untuk memperlakukannya dengan benar. Dia tak pernah memiliki masalah apapun dengan saya karena saya juga pernah berbuat kesalahan yang sama ketika di usia 15 tahun. Dia tidak diperlakukan berbeda dengan yang lainnya hanya karena ia bisa melakukan sihir dengan bola."

"Hal ini diperlukan untuk membuatnya lebih bertanggung jawab, tapi tanpa membatasinya karena dapat menjadi bumerang dan berisiko merusak bakatnya."

Tangan Dingin Mancini...

Dan, pengalaman Roberto Mancini ketika menangani Balotelli di Inter akan sangat membantu dalam memastikan, kelak akan ada senyuman dan kesepakatan di City of Manchester.

"Tentu, Mancini sangat mengenal dirinya dan ia adalah orang yang memberinya debut di Serie A dalam usia yang sangat muda. Jelas, Mancini sangat mengaguminya dan menyukainya sebagai seorang pemain," kata sang pelatih.

"Fakta bahwa ia memilihnya untuk proyek yang ambisius menjadi garansi bahwa Mancini sangat mengandalkan sang pemain."

Musim lalu kritik pedas dialamatkan ke sepakbola Italia, meski Inter sukses menyabet Trebel winners.

"Orang-orang banyak membicarakan tentang pembibitan pemain muda Italia usai Piala Dunia 2010 berakhir, tapi sebulan kemudian kita melihat beberapa pemain Italia pergi ke klub asing."

"Ketika klub sebesar Manchester City, Manchester United dan Chelsea beraksi maka sulit bagi para pemain untuk menolak tawaran besar," tandasnya.(goal.com)

...Froza INTER....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar