Tampilkan postingan dengan label Leonardo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Leonardo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Leonardo si Pembawa Angin Segar untuk Inter


Milan - Leonardo datang tatkala Inter Milan dibelit kesulitan.Dengan besutan tangan dinginnya Leonardo lantas membangkitkan Inter sampai melebihi ekspektasi bosnya sendiri, Massimo Moratti.

Inter bisa dibilang tengah dalam kondisi compang-camping saat ditinggal Rafael Benitez akhir tahun lalu. Sejumlah hasil tak memuaskan yang dituai di bawah arahan Benitez cukup melukai kepercayaan diri skuad Nerazzurri.

Akan tetapi, Leonardo kemudian datang bak seorang juru selamat. Ia sukses memberikan sentuhan positif, yang pada prosesnya kini berhasil bikin Inter lolos ke perempatfinal Liga Champions serta mendekati AC Milan sang pemuncak klasemen Seri A.

Bermodal kemenangan 1-0 atas Lecce, Inter sekarang hanya terpaut dua angka saja dari Rossoneri, yang juga pernah ditangani Leonardo, dengan sembilan partai tersisa.

"Saat kami sedang menjalani periode berat, saya pikir Leonardo adalah sosok tepat untuk membawa angin segar ke klub," ujar Presiden Inter Massimo Moratti di Football Italia.

Hasil racikan Leonardo itu ternyata juga di luar dugaan Moratti. Ia terkejut karena sejauh ini capaian Leonardo tersebut bahkan sudah melebihi bayangannya.

"Saya tahu seberapa besar ia ingin kembali ke tengah-tengah persaingan. Saya punya keyakinan terhadap Leonardo, tapi mungkin saya dulu hanya dapat memimpikan bisa comeback (ke persaingan) saja."

"Leo juga memimpikannya dan menginginkan itu lebih besar dibandingkan saya, jadi ia membawa kami ke atas dan melampaui apa yang sudah saya impikan," puji Moratti.(detiksport.com)

Read More......

Derby Milan Bukan Arena Balas Dendam Leonardo


Milan - Leonardo bersama Inter Milan akan menyongsong derby kota Milan dengan nuansa lebih baik ketimbang AC MilanTapi jangan sebut partai nanti akan jadi ajang balas dendam untuk Leonardo.

Inter memangkas selisih dari Milan yang memuncaki klasemen Seri A menyusul kemenangan atas Lecce. Kini Nerazzurri membayangi Rossoneri dengan selisih dua poin saja.

Setelah jeda internasional akhir pekan nanti, kedua tim akan terlibat dalam derby della Madonnina alias derby kota Milan pada 2 April mendatang.

Untuk Inter, laga itu jelas menghadirkan momen tepat untuk menggeser Milan dari pucuk klasemen kendati Leonardo menolak menyebut laga tersebut jadi penentu Scudetto.

"Semua laga sisa menentukan, bukan hanya yang itu saja. Derby takkan jadi krusial karena setelahnya masih ada tujuh partai sisa," tegas Leonardo di Football Italia.

"Yang kami inginkan adalah mendekat, kembali ke persaingan dan berusaha bersaing untuk berebut Scudetto. Kami sampai ke derby dengan kondisi terbaik," lanjutnya.

La Beneamata saat ini tengah diliputi keyakinan diri tinggi setelah sebelumnya memastikan diri ke babak perempatfinal Liga Champions. Sebaliknya Milan malah sudah tersingkir di kompetisi tersebut dan ditekuk Palermo di Seri A pekan ini.

Dengan kondisi itu Leonardo kini berkesempatan menunjukkan betapa kelirunya Milan yang dulu sudah melepasnya, dengan cara mengalahkan klub lamanya itu bersama Inter. Dampaknya akan kian terasa jika saja ia sukses membawa Inter jadi jawara Seri A.

Namun demikian, balas dendam ternyata tak terbersit dalam benak Leonardo. Apalagi ia punya banyak sejarah panjang dengan Milan yang juga pernah ia bela semasa masih aktif bermain.

"Tidak (ada balas dendam), hidup terus berjalan dan Anda belajar dari pengalaman. Jika aku melihat kembali ke karirku, aku hanya melihat aspek positif dan tidak akan pernah melupakan masa 13 tahunku di Milan."

"Hidupku itu berdasarkan cinta, bukan pembalasan," papar Leonardo.(detiksport.com)

Read More......

Leonardo: Menang karena Tenang & Sabar


Milan - Kemenangan 1-0 atas Lecce tidak dipetik Inter Milan dengan mudah.Nerazzurri butuh ketenangan dan kesabaran sebelum bisa membawa pulang tiga angka.

Inter butuh waktu sampai dengan menit ke-52 sebelum bisa menghancurkan pertahanan Lecce, Minggu (20/3/2011) malam WIB, lewat gol Giampaolo Pazzini.

"Itu bukan partai mudah dan ada banyak bahaya yang tersembunyi," ujar Allenatore Inter Leonardo di Football Italia.

"Kami berusaha keras menemukan ruang, terutama di paruh pertama tapi untuk membawa pulang tiga angka kami butuh kepala yang tenang dan kesabaran," lanjutnya.

Proses gol Pazzini sendiri sempat dituding tidak sah. Ia dinilai menggunakan tangan tatkala mengontrol bola.

"Pazzini tidak menyentuh bola, karena Anda bisa lihat dalam tayangan ulang lengannya mengayun ke belakang dan bolanya melaju ke depan, jadi itu pasti (mengenai) dadanya," tegas Leonardo.(detiksport.com)

Read More......

Kamis, 17 Maret 2011

Leonardo: Puji Tuhan Inter Menang


Leonardo larut dalam kebahagiaan usai Inter Milan memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga Champions.Leonardo tak bisa berkata-kata banyak usai merasakan kemenangan dramatis Inter Milan atas Bayern Muenchen pada babak 16 besar Liga Champions.

Inter berhasil lolos ke babak selanjutnya berkat keunggulan gol tandang. Kalah 1-0 di kandang sendiri, Inter balas mengalahkan tuan rumah Bayern, 3-2.

"Sulit menjelaskan jalannya pertandingan. Kami menang, itu yang penting. Saya tidak bisa membeberkan rincian teknis, saya lebih ingin fokus pada semangat juang para pemain," tukas Leonardo usai laga.

"Kami merencanakan taktik dengan seksama, mencetak gol cepat, dan bermain baik sampai akhirnya Bayern unggul. Mereka mencetak gol kedua dan berpeluang menambahnya, tapi kami mampu bangkit dan bermain bagus pada babak kedua."

Gol penentu Inter lahir dua menit sebelum waktu normal berakhir melalui kaki Goran Pandev. Leonardo pun bersyukur bisa membawa Inter meraih kemenangan.

"Saya turut bahagia untuk Pandev, yang sedang mengalami periode sulit. Dia dikritik karena membuang sejumlah peluang, tapi selalu bekerja keras dan itu terbayar malam ini," sambungnya.

"Sungguh momen yang hebat. Kebahagiaan yang luar biasa dan terima kasih Tuhan saya bisa mengalami perasaan seperti ini malam ini."

"Hasil yang bersejarah karena pertandingan sangat sulit dan tim lawan sangat tangguh. Tapi kami sudah melakukan hal seperti ini di liga, menyamakan kedudukan dan mencetak gol di menit-menit akhir. Ini bukti para pemain punya kepercayaan kepada tim. Kami tak pernah menyerah. Juara Eropa masih berkibar."(goal.com)

Read More......

Selasa, 15 Maret 2011

Lawan Bayern, Leonardo Tak Umbar Janji


Pelatih Inter Milan Leonardo hanya bisa menjanjikan timnya akan bermain bersemangat dan penuh hasrat untuk menang.Inter Milan butuh kemenangan dengan marjin gol 2-0 atas Bayern Munich di Allianz Arena untuk lolos ke babak perempat-final Liga Champions musim ini.

Kemenangan itu dibutuhkan karena di leg pertama Inter Milan kalah 1-0 di kandang sendiri.

Namun pelatih Inter Milan Leonardo tak berani menjanjikan timnya bakal bisa mewujudkan target itu, selain hanya bermain maksimal sepanjang 90 menit pertandingan.

"Saya tak menilai kedua tim memiliki keuntungan besok dan kami juga sudah memiliki strategi yang jelas," katanya, Selasa (15/3).

"Saya tak mau dan tak bisa menjanjikan sesuatu selain kami akan bermain dengan kepercayaan diri, passion dan keinginan untuk menang."

"Kami harus berada di kondisi terbaik kami nanti, tapi saya bisa melihat banyak sekali yang bisa menjadi motivasi pemain. Bagi pemain saya, sudah menjadi kehormatan tersendiri untuk bermain seperti ini. Pertandingan semacam ini memiliki rasa seperti sebuah final," tandasnya.(goal.com)

Read More......

Leonardo: Inter Bisa Singkirkan Munchen


Leonardo dan Wesley Sneijder optimis Inter Milan akan mampu menyingkirkan Bayern Munchen di Liga Champions. Kalah di gim pertama dan di dialami di kandang sendiri, tidak lantas membuat peluang Inter semakin menipis. Leonardo justru meyakini timnya masih berpeluang besar untuk lolos ke babak perempat-final Liga Champions.

La Beneamata harus bisa mengalahkan tuan rumah Munchen di gim kedua untuk membuka peluang mereka ke babak selanjutnya. Menurut Leonardo, itu bukan tugas yang mudah tapi juga bukan sesuatu yang mustahil.

"Saya tidak berpikir tentang kekalahan, tapi Anda tidak bisa menjanjikan apa pun dalam sepakbola. Yang pasti kami akan bermain semaksimal mungkin dan meyakini kekuatan kami tidak kalah dengan kekuatan lawan," ucap Leonardo dalam sebuah konperensi pers.

"Ini merupakan gim final bagi kami. Kalau bisa menang dan lolos ke babak selanjutnya akan menjadi hal yang luar biasa. Ini saatnya para pemain menunjukkan kemampuan mereka yang sebenarnya. Kami optimis masih punya peluang untuk lolos.'

Sneijder yang juga menghadiri konperensi pers tersebut, mendukung pernyataan pelatihnya. Ia pun meyakini timnya bisa melaju ke putaran berikutnya.

"Untuk bisa menang kami harus mencetak gol dan kalau bisa jangan sampai kebobolan. Ini merupakan ujian besar bagi kami. Kami harus fokus dan yakin bisa mengalahkan lawan kami," ucapnya.(goal.com)


Read More......

Ganso Selalu Jalin Kontak Dengan Leonardo


Kemungkinan Ganso pindah dari Santos tetap terbuka.Ganso menyatakan selalu berkomunikasi dengan pelatih Inter Milan, Leonardo, di tengah ketidakpastian kontrak barunya di Santos.

Setelah absen akibat menderita serta menjalani pemulihan cedera ligamen selama enam bulan, Ganso siap berlatih kembali. Pengatur serangan berusia 21 tahun ini menjadi incaran banyak klub top Eropa, antara lain Inter dan Chelsea, berkat penampilan cemerlangnya setahun terakhir.

Transfer dapat terjadi karena proses negosiasi kontrak baru Ganso di Santos tidak berjalan mulus.

"Memang menyedihkan. Padahal saya membantu Santos merebut dua gelar, yaitu Paulista dan Copa do Brasil, dan saya sudah absen lama dari lapangan hijau. Tapi ini bagian dari sepakbola," tukasnya kepada Sportv.

"Saya merasa sedih. Ada ganjalan karena saya pikir sudah memakan waktu lebih lama daripada yang seharusnya kontrak saya diperbaharui. Tapi dengan ganjalan atau tidak, saya masih memiliki kontrak dengan Santos dan akan menghormatinya sebaik mungkin."

Kemungkinan pindah ke Inter tetap terbuka karena Ganso mengakui berkomunikasi dengan Leonardo.

"Kami selalu berkomunikasi," ungkapnya.

"Senang bisa menjalin kontak dengannya. Dia banyak memberikan saya nasihat."

Terakhir, Ganso menyampaikan simpati kepada pelatih Adilson Batista yang dipecat Santos dua pekan lalu.

"Adilson pelatih luar biasa. Saya sempat bekerja bersamanya dan dia banyak meneguhkan saya. Hasilnya membuktikan kualitasnya. Saya kira bukan waktu yang tepat untuk memecatnya," pungkas pemilik nama asli Paulo Henrique ini.(goal.com)

Read More......

Leonardo: Inter Milan Bisa Lebih Baik Lagi


Pelatih Inter Milan Leonardo menilai kualitas skuadnya masih bisa terus berkembang lebih baik lagi.Inter Milan yang sekarang ini dinilai Leonardo masih menyimpan kualitas permainan terbaik mereka. Karena itulah pelatih asal Brasil itu meyakini skuadnya masih bisa menunjukkan penampilan yang lebih baik lagi.

Diungkapkan Leonardo, Inter Milan saat ini masih berusaha untuk menunjukkan dan mempertahankan konsistensi penampilan mereka, baik di kompetisi domestik mau pun Eropa.

"Semua tim besar pastinya memulai kompetisi dengan keinginan memenangi semua gelar juara. Inter Milan sudah mewujudkannya belakangan ini, tapi juga tim besar lain pun berusaha," kata Leonardo, Jumat (11/3).

"Dikatakan kami harus bermain dengan fokus pada laga per laga. Sejumlah tim bisa melakukannya dengan intensitas dan kengototan menghadapi lawan mereka selama 90 menit karena memang tidak ada lawan yang pantas diremehkan."

"Barcelona sekali pun bisa menjaga konsistensi mereka selama 90 menit. Hal ini juga terjadi pada kami bahwa kami memulai pertandingan dengan baik, meraih hasil bagus dan sebaliknya."

"Lagipula, pendekatan terhadap pertandingan sangatlah penting dan melawan Genoa kami memainkan babak kedua yang sangat baik sejak saya bergabung. Kami tak menjadikan AC Milan sebagai patokan untuk bagaimana kami harus bermain."

"Ada beberapa tim yang ada di depan kami dan kami akan berjalan di jalur kami sendiri, dengan fokus pada laga melawan Brescia di akhir pekan. Kami akan mengalihkan fokus untuk laga Liga Champions setelah pertandingan itu," paparnya.
(goal.com)

Read More......

Minggu, 06 Maret 2011

Lewati Rekor 'Sang Guru', Leo Merendah


Milan - Kemenangan Inter Milan atas Genoa membawa Leonardo pada rekor baru yang melewati pelatih kawakan Fabio Capello.Atas pencapaiannya itu, Loenardo memilih merendah dan tak ingin dibandingkan dengan seniornya itu.

Sebelum laga di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB, Leo sudah membawa Inter menang 10 kali di 12 laga pertamanya di Seri A sejak pertama kali menangani tim itu akhir Desember lalu. Dua laga berakhir dengan kekalahan.

Dengan 30 poin yang dikantongi pria asal Brasil itu, ia sudah melewati pencapaian Jose Mourinho dan Marcelo Lippi yang meraih 27 dan 29 poin dari 12 laga awalnya bersama Inter (2008/2009) serta Juventus (1994/1995).

Di atas Leo masih ada nama Fabio Capello yang mampu menyumbangkan 31 poin dari 12 laga perdananya bersama Juve di musim 2004/2005.

Namun kini eks pelatih AC Milan itu patut berbangga karena ia baru saja membuat rekor yaitu mengumpulkan 33 poin dari 13 laga pertama bersama sebuah tim sejak sistem tiga poin untuk kemenangan diperkenalkan.

Melewati rekor Capello boleh dibilang pencapaian awal yang baik bagi Leo yang baru memulai karir kepelatihannya musim lalu. Apalagi yang dikangkanginya adalah Capello, pria yang membawanya ke Milan pada musim 1997.

"Jangan pernah membandingkanku dengan Capello," ucap Leo penuh senyum seperti diwartakan Football Italia.

"Itu tidak baik karena dia adalah guruku. Dia yang membawaku ke Italia dan itu adalah sebuah poin yang penting sebagaimana ia banyak menolongku," lanjut Leo.

"Senang rasanya mencatat rekor itu namun mari jangan dilebih-lebihkan. Capello ada di level yang lain," tuntas Leo.(detiksport.com)

Read More......

Tak Ada Sihir dari Leonardo


Milan - Inter Milan berhasil menekuk Genoa dengan skor mencolok 5-2 meski sempat tertinggal.Kerap sukses membawa Nerazzurri comeback, Leonardo mengaku tak ada rahasian khusus untuk hal itu.

Gol Rodrigo Palacio membawa Genoa unggul 1-0 pada babak pertama laga di Giuseppe Meazza, Minggu (7/3/2011) malam WIB. Namun gelontoran gol-gol Giampaolo Pazzini, Samuel Eto'o (dua), Goran Pandev dan Yuto Nagatomo sebelum Mario Boselli memperkecil kedudukan.

Diakui Leonardo Inter sempat bermain 'tanpa semangat' di babak pertama. Namun ia senang dengan timnya yang selalu bisa mencetak banyak gol di babak kedua.

Sejak ditangani Leonardo, La Benemata lebih sering mencetak gol di babak kedua. Di Giuseppe Meazza saja, mereka sempat tertinggal 0-2 dari Palermo di babak pertama, sebelum membalikkan keadaan jadi 3-2. Atau ketika menang dari Sampdoria pekan lalu di mana dua gol tercipta di babak kedua.

"Kami sangat lambat di babak pertama dan hal ini bisa saja terjadi. Namun tidak ada kata-kata sakti dari saya di masa istirahat untuk membuat para pemain bangkit," tutur Leonardo seperti dilansir Football Italia.

"Bahwa faktanya kami mencetak banyak gol di babak kedua adalah tanda-tanda yang sangat bagus bagi fisik dan juga psikis kami. Kami bermain sebagai tim dan mempunyai ambisi yang sama yaitu bertarung bersama untuk sesuatu yang penting," sambung pria asal Brasil.

Hasil yang tentunya menguntungkan Inter sebab sehari sebelumnya AC Milan sempat memperlebar jarak jadi delapan poin, usai menang 1-0 atas Juventus. Inter kini punya 56 poin dan akan bertemu Rossonerri dalam Derby della Madoninna 3 April mendatang.

"Skuad ini sangat siap untuk bertarung hingga limit tertinggi. Kami bisa memanfaatkan momen penting dalam laga tadi dan kami masih dalam perburuan gelar juara."

"Semalam kemenangan Milan menunjukkan mereka adalah tim yang solid dan pantas berada di puncak klasemen. Musim ini masih panjang dan derby akan berjalan spektakuler. Namun masih banyak laga yang akan dimainkan," tutup pelatih berusia 42 tahun itu.(detiksport.com)

Read More......

Sabtu, 05 Maret 2011

Leonardo Minta Inter Tetap Fokus


Pelatih asal Brasil itu meminta pemainnya tak memikirkan big match Juventus-Milan."Pertandingan malam ini (Juventus-Milan) tak menentukan apa-apa. Kami punya banyak pertandingan sulit, tetapi kami masih bertarung di semua kompetisi. Jika kami tetap konsisten, itu akan memberikan peluang bagi kami untuk kembali meraih hasil hebat," tandas Leonardo.

Mantan bek Genoa Andrea Ranocchia sudah pulih dari cedera, tetapi Diego Milito belum layak tampil, dan mantan pemain Genoa lain Thiago Motta diperkirakan akan tampil sejak awal.

Genoa sendiri akan ke Milan tanpa Domenico Criscito, Antonio Floro Flores, dan Miguel Veloso, tetapi Leonardo merasa, "Di atas kertas, semua pemain mereka sudah bermain baik di banyak kesempatan, jadi saya tak merasa Genoa akan menurunkan tim lemah."

Tentang prestasinya mengangkat Inter naik lima peringkat ke posisi kedua, Leonardo berpesan, "Saya senang dengan apa yang terjadi hingga saat ini. Itu situasi sulit, tetapi semua tetap berpikir positif." (goal.com)

Read More......

Minggu, 27 Februari 2011

Leonardo Tak Peduli Hasil Laga di San Siro


Genoa - Hasil imbang antara AC Milan vs Napoli akan menguntungkan Inter Milan.Tapi Leonardo tak mau ambil pusing dengan laga tersebut karena buatnya tiga pertandingan Nerazzurri ke depanlah yang bakal menentukan perebutan Scudetto.

Menyusul kemenangan 2-0 atas Sampdoria, Inter kini naik ke posisi dua klasemen menggeser Napoli. Hasil laga itu juga makin mendekatkan Javier Zanetti cs dengan Milan karena kini hanya ada dua angka pemisah.

Dengan Milan dan Napoli akan saling berhadapan malam nanti, Inter akan sangat diuntungkan jika laga berkesudahan tanpa pemenang alias imbang. Meski mengaku berharap kedua tim berbagi angka, Leonardo memilih untuk memfokuskan timnya untuk tiga laga selanjutnya yang disebutnya sangat krusial.

"Saya tak akan mendukung siapapun besok, meski imbang mungkin hasil terbaik buat kami. Apapun kondisinya, apa yang terjadi di San Siro tak akan berpengaruh, karena tiga pertandingan berikutnya akan menentukan dalam perebutan Scudetto dan kami tak ingin menjalaninya dengan buruk," sahut Leonardo di Football Italia.

Tiga laga yang dimaksud Leonardo tersebut adalah menghadapi Genoa, Brescia dan Lecce. Ketiga laga itu disebut Leonardo sangat penting karena setelahnya mereka akan menghadapi laga kontra AC Milan di San Siro.

Itu artinya, jika Inter dan Milan sama-sama terus memetik kemenangan di pekan 28, 29 dan 30, makan peluang La Beneamata untuk menggusur Diavolo Rosso dari puncak klasemen akan datang di Derby Della Madonnina.(detiksport.com)

Read More......

Sabtu, 19 Februari 2011

Perlawanan Cagliari Kejutkan Leonardo


Milan - Inter Milan memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Cagliari dalam lanjutan Liga ItaliaSempat unggul cepat, Leonardo mengaku terkejut dengan perlawanan yang diberikan tamunya.

Berlaga di Giuseppe Meazza, Minggu (20/2/2011) dinihari WIB, Inter Milan berhasil meraih poin maksimal berkat kemenangan 1-0. Gol tunggal Nerazzurri datang dari Andrea Ranocchia di menit tujuh.

Mampu membuat gol cepat, Leonardo sempat meduga kalau pertandingan akan menjadi milik timnnya. Namun ternyata skuad besutan Roberto Donadoni mampu memberi perlawanan gigih, Inter pun terpaksa puas dengan keunggulan satu gol saja.

"Kami mencetak gol di awal dan saya menduga kami akan mengendalikan permainan tapi kami justru berisiko kemasukan di akhir dan harus berjuang untuk menutup Cagliari, yang punya banyak pemain berkualitas," sahut Leonardo seperti diberitakan Football Italia.

Disebut pelatih asal Brasil itu, perjuangan Inter semakin berat lantaran kondisi fisik pemainnya yang menurun karena kelelahan. Tiga hari lalu Zavier Zanetti cs juga berlaga di Seri A saat menjalani laga tersisa menghadapi Fiorentina.

"Kami kelelahan, tapi tak mau menjadikan itu sebagai alibi. Kami harus menghapus kelelahan dari pikiran kami, karena masih ada (pertandingan) maraton di depan kami," lanjut Leonardo.

"Bagaimana pun, tiga poin adalah penting dan kami puas. Itu tetap sebuah kemenangan dan Anda bisa menang dengan cara seperti ini, dengan lebih menekankan pada karakter dibanding skill. Saat Anda bisa menang meski bermain buruk, itu sebuah pertanda baik," tuntas Leonardo merujuk pada keberhasilan Inter naik ke posisi dua klasemen.(detiksport.com)

Read More......

Jumat, 18 Februari 2011

Fokus ke Inter, Leonardo Tak Pikirkan Milan


Milan - Meski berhasil meraih banyak kemenangan, Adriano Galliani menyangsikan kebangkitan Inter Milan. Leonardo tak mau ambil pusing dengan komentar wakil presiden AC Milan itu karena fokusnya hanya pada Nerazzurri.

Inter mengalami grafik penampilan yang menajak sejak dibesut Leonardo. Dalam 10 pertandingan terakhir di Seri A, delapan di antaranya berkesudahan dengan kemenangan dan dua kekalahan.

Publik sepakbola pun mulai memprediksi kalau Zavier Zanetti cs akan bisa menggusur Rossoneri dari puncak klasemen. Kondisi yang kemarin diragukan Galliani, yang menyebut kalau dibanding saat Natal Inter cuma merapatkan dua poin ke arah Milan.

"Jujur saja saya tak membuat kalkulasi apapun dan jika Anda bertanya pada saya berapa banyak poin yang Milan punya sejak awal 2011 saya tak akan bisa mengatakannya pada saya," seru Leonardo di Football Italia.

"Saya memikirkan soal kami (Inter), bukan Milan. Ada 13 pertandingan tersisa, sepertiga musim. Itu jumlah yang banyak. Segala hal bisa terjadi," lanjut pelatih asal Brasil itu.

Upaya Inter mengejar Milan di Seri A harus terbagi dengan kiprah mereka di Liga Champions. Empat hari setelah menjamu Cagliari di Liga Italia, Inter harus menjamu Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

"Tim ini sudah menunjukkan kontinuitasnya dan di 12 pertandingan terakhir kami meraih hasil yang bagus. Ada banyak kontinuitas dan bahkan kami bisa terus berkembang. Saya tak percaya kalau Liga Champions akan mengganggu kami."

"Ini adalah tim yang punya hasrat untuk memenangi segalanya dan itu normal untuk berpikir memenangi segalanya tanpa memilih target. Di 12 pertandingan yang sudah dijalani kami sudah menunjukkan kemampuan untuk menjaga standar tinggi dan kami sudah menunjukkan apa yang kami pantas dapatkan," tuntas Leonardo.(detiksport.com)

Read More......

Leonardo Bantah Kemunduran Standar Serie A


Pelatih Inter Milan merasa tak ada yang salah dengan klub Italia.Leonardo mengecap keraguan terhadap standar Serie A Italia akibat kekalahan yang dialami Milan dan Roma di babak 16 besar Liga Champions.

"Itu membuat saya kecewa, karena saya mulai mendengar, 'Inter sudah gagal, meskipun menjadi juara bertahan'," kritik Leonardo.

Namun, Leonardo sebenarnya sadar sepakbola Italia gagal membangun proyek global seperti yang dimiliki liga Eropa lain.

Leonardo beranggapan, "Saya melihat sepakbola seperti ini, Anda perlu terus membangun, itu yang membuat orang tertarik dengan sepakbola. Semua berkata Arsenal dan Barcelona hebat, mengapa? Kita harus menempatkan semua nilai-nilai dalam pertandingan, dan bukan hanya jumlah gol yang dicetak dan kebobolan." (goal.com)

Read More......

Minggu, 06 Februari 2011

Leonardo: Persaingan Sampai Akhir


Perebutan Scudetto bakal ditentukan sampai akhir kompetisi. Inter Milan mulai membayangi AC Milan yang menduduki puncak klasemen Serie A Italia. Inter berhasil mendekatkan jarak poin dengan Milan setelah meraih kemenangan 5-3 atas AS Roma di Giuseppe Meazza, Senin (7/2) dinihari WIB.

Kini, Inter mengantungi poin 44 dan tertinggal lima poin dari Milan. Sementara, Napoli yang menduduki posisi dua memiliki poin 46. Namun, Inter masih menyimpan satu pertandingan tunda.

Pelatih Inter Leonardo memperkirakan persaingan meraih Scudetto bakal berlanjut sampai akhir pertandingan. Pasalnya, jarak poin di antara tim-tim papan atas cukup dekat.

"Kompetisi Serie A akan menyajikan persaingan sampai akhir. Jarak tim-tim satu sama lain sangat dekat," ujar Leonardo.

"Anda bisa melihat sulit sekali meraih tiga poin di setiap pertandingan. Lihat saja pada pekan-pekan sebelumnya. Saya perkirakan bakal ada kejutan lagi," lanjut pelatih asal Brasil yang musim lalu mengarsiteki Milan ini.

Meski meraih kemenangan, Inter namun dipaksa bekerja keras mengatasi perlawanan Roma. Padahal, mereka harus bermain dengan sepuluh orang setelah diusirnya Nicolas Burdisso.(goal.com)

Read More......

Inter Gampang Kebobolan? Leonardo Tak Peduli


Sejak ditangani Leonardo, gawang Inter Milan memang cukup mudah dibobol lawan. Laga besar Inter Milan melawan AS Roma diwarnai terciptanya delapan gol. Inter harus bekerja keras menghentikan perlawanan Roma dalam duel Serie A Italia di Giuseppe Meazza, Senin (7/2) dinihari WIB.

Meski Inter sudah unggul 4-1, Roma mampu mengejar sampai 4-3. Namun, Inter akhirnya menutup pertandingan dengan skor 5-3.

Inter begitu mudah kebobolan sampai tiga gol. Bahkan dalam lima pertandingan terakhir, gawang Inter kebobolan delapan gol. Namun, pelatih Leonardo tak peduli bila gawang Inter lebih mudah kemasukan.

"Kami memang sempat mengalami kesulitan. Namun saya tidak terkejut bila gawang kami kebobolan. Roma bisa melakukannya melalui tendangan bebas, tendangan keras dan sepak pojok. Itu memang momen-momen yang membuat kami sedikit goyah di pertandingan itu," ungkap Leonardo.

"Tapi kami menyelesaikannya dengan baik. Kami tetap fokus dan bisa mencetak lima gol. Apakah ini menjadi persoalan karena kami kebobolan lima gol? Saya tidak bisa mengatakan ini hal yang buruk. Saya hanya senang karena bisa meraih kemenangan. Lebih penting lagi, kami harus terus melanjutkannya dengan semangat tinggi," (goal.com)jelasnya.

Read More......

Minggu, 30 Januari 2011

Inter Menangi 'Pertandingan Gila'


Milan - Jantung Leonardo berdegup kencang dalam laga di mana Inter Milan bisa membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol.Nerazzurri disebut sang pelatih baru saja menjalani pertandingan gila.

"Butuh sedikit waktu lebih buat jantung saya untuk kembali normal setelah pertandingan ini. Ini pertandingan yang gila," seru Leonardo sambil tersenyum usai Inter memetik kemenangan 3-2 atas Palermo.

Di kandangnya sendiri, Inter nyaris menelan kekalahan kedua secara beruntun. Di luar dugaan Zavier Zanetti sempat tertinggal dua gol hingga 45 menit pertama terselesaikan.

Kalau Inter kemudian bisa mengamankan tiga poin dari laga tersebut, itu berkat performa mantap yang ditunjukkan striker baru Inter, Giampaolo Pazzini. Selain mencetak dua gol, eks Sampdoria itu 'memberi' hadiah penalti setelah dia dilanggar di kotak terlarang tim lawan.

"Itu pertandingan yang spektakuler. Jika ternyata hasil pertandingannya berbeda (Inter kalah), maka tak ada yang bilang kalau Palermo tak layak dapat hasil tersebut. Mereka tim yang hebat dan menciptakan sembilan atau 10 kesempatan bikin gol di babak pertama saja," lanjut Leonardo di Football Italia.

Meski sempat dibuat waswas, pelatih asal Brasil itu mengaku dapat hal positif dari laga yang nyaris membuat Inter bertekuk lutut tersebut. Yang jelas dia mengaku sangat puas dengan kinerja Pazzini dan Eto'o yang menjadi penentu kemenangan.

"Setelah rehat tim saya butuh keberanian dan karakter. Julio Cesar dipastikan main di menit-menit akhir, Pazzini mencetak dua gol di debutnya dan Douglas Maicon menunjukkan performa yang luar biasa."

"Ada banyak hal positif dari pertandingan ini. Kami bisa mencoba menurunkan tiga striker, karena ada banyak alternatif dimiliki. Apa yang dilakukan Samuel Eto'o di babak kedua adalah gila," tuntas Leonardo.(detiksport.com)

Read More......

Rabu, 26 Januari 2011

Leonardo Akui Napoli Tangguh


Naples - Inter Milan butuh babak adu penalti untuk bisa menundukkan Napoli dan melaju ke semifinal Coppa Italia.Leonardo pun mengakui bahwa Napoli memang menyulitkan skuadnya.

Tampil dengan mayoritas pemain utama, Inter menciptakan sejumlah peluang selama 120 menit. Tapi Napoli yang tampil di kandang sendiri, Stadion San Paolo, beberapa kali mengepung pertahanan Inter. Bahkan mereka sempat mencetak gol di menit 12 melalui Edinson Cavani, tapi kemudian dianulir oleh wasit.

"Saya melihat pertandingan yang berimbang. Pada beberapa poin, Napoli berusaha keras untuk memenangi pertandingan karena bermain di kandang sendiri. Tapi saya puas dengan performa tim saya," ujar Leonardo di situs resmi klub.

Kemenangan Inter ditentukan melalui eksekusi penalti Cristian Chivu pada babak tos-tosan. Kelima penendang Inter berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Sementara Ezequiel Lavezzi menjadi satu-satunya pemain yang gagal memasukkan bola dari kubu Napoli.

"Kami punya dua peluang emas yang bisa mengubah pertandingan, tapi saya pikir, kemenangan melalui adu penalti ini layak kami dapatkan."

"Kami tak dihajar habis-habisan dan, seperti yang saya bilang, ini adalah pertandingan yang berimbang," tukasnya.

Kalaupun ada yang kurang dari Inter dalam laga tersebut, Leonardo menyebut lini tengahnya kalah dominan. Tapi itu pun tak banyak memengaruhi pertandingan.

"Benar, pada beberapa kesempatan kami kesulitan di lini tengah. Tapi saya tak melihat ada perbedaan besar di antara kedua tim."(detiksport.com)

Read More......

Senin, 24 Januari 2011

Telan Kekalahan Pertama, Leonardo Sanjung Udinese


Udinese - Rentetan kemenangan yang diraih Leonardo bersama Inter Milan akhirnya putus saat mereka tunduk atas Udinese.Atas hasil tersebut, Leonardo tak sungkan memberi sanjungan buat sang lawan.

Lima partai dan lima kemenangan adalah catatan hebat yang ditorehkan Leonardo bersama Inter. Sejak mengambil alih kedali Nerazzurri dari tangan Rafael Benitez di jelang Natal lalu, pelatih asal Brasil itu berhasil menggembirakan Interisti dengan kemenangan demi kemenangan.

Namun rentetan tersebut terhenti beberapa jam lalu. Dalam laga di Stadio Friuli, Minggu (23/1/2011) malam WIB, Zavier Zanetti dkk tunduk dengan skor 1-3 atas Udinese.

"Kredit penuh pada lawan, mereka adalah tim yang bisa menyulitkan semua tim. Udinese bermain sangat baik - baik secara individual maupun secara tim. Terutama di babak kedua," sahut Leonardo di situs resmi Inter.

Nerazzurri sesungguhnya lebih dulu unggul dalam laga tersebut melalui Dejan Stankovic di menit 16. Namun aksi Cristian Zapata di menit 21 dan tendangan bebas Antonio Di Natale empat menit berselang membuat Inter dalam posisi tertinggal saat turun minum.

Upaya menyamakan kedudukan di paruh kedua juga tak membuahkan hasil yang diinginkan. Maurizio Domizzi justru menjebol gawang Inter untuk kali ketiga yang mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Eks pemain dan pelatih AC Milan itu juga tak mau terlalu dipusingkan dengan kekalahan pertama yang dia dapat. Gagal dapat poin disebutnya hal yang wajar di sepakbola.

"Dalam sepakbola Anda bisa kalah, itu bukan masalah besar. Itu tak akan mengubah cara kami melihat sesuatu dan itu tak akan mengubah pandangan saya terhadap tim," tuntas Leonardo.(detiksport.com)

Read More......