Tampilkan postingan dengan label They says. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label They says. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2011

Pagliuca: Inter Bisa Lewati Schalke


Kiper legendaris Inter itu yakin timnya bisa melewati hadangan Schalke 04, tidak seperti tahun 1997.Inter pernah merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Schalke 04. Kala itu, kekalahan pahit terjadi pada final Piala UEFA tahun 1997.

Inter Milan kalah adu penalti dengan Gianluca Pagliuca sebagai kiper mereka. Namun kekalahan tersebut bisa dibalas di musim berikutnya.

Pagliuca sendiri meyakini Inter di babak perempat-final Liga Champions musim ini bisa mengungguli Schalke.

"Pertama kali kami bertemu, kami kalah. Tapi kami bisa membalas di musim berikutnya dengan mengalahkan mereka di babak perempat-final," ujar Pagliuca mengenang masa lalunya bersama Inter.

"Tim Jerman memang tangguh, tapi Inter sudah menunjukkan melawan Bayern Muenchen, mereka bisa menunjukkan karakter mereka."

"Saya sama sekali tidak percaya Inter bakal kesulitan untuk lolos ke babak berikutnya," tandas Pagliuca.(goal.com)

Read More......

Kamis, 17 Maret 2011

Inter Milan Fokus Di Champions, AC Milan Beruntung


Dengan terbaginya fokus Inter Milan di kompetisi yang diikutinya, AC Milan diklaim akan lebih mudah meraih scudetto musim ini.Alessandro Nesta meyakini gelar scudetto Serie A Italia musim ini akan menjadi milik AC Milan.

Keyakinannya itu tak lepas dari kalender kompetisi yang padat milik rival utama mereka, Inter Milan, di musim ini, menyusul lolosnya mereka ke babak perempat-final Liga Champions.

Menurut Nesta, fokus dan kekuatan Inter Milan akan terbagi, sementara AC Milan bisa berkonsentrasi pada satu kompetisi di musim ini untuk gelar juara.

"Saya merasa Liga Champions akan membawa kekuatan Inter Milan akan tetap berada di belakang kami," katanya, Jumat (18/3).

"Kami membuat kesalahan saat melawan Bari, tapi jarak dengan Inter Milan masih tetap sama. Derby nanti akan sangat penting hasilnya," tandas nesta lagi.

Ada pun derby Milan akan terjadi pada 2 April. Sebelumnya, AC Milan akan menghadapi Palermo untuk berusaha melebarkan keunggulan lima angka mereka.(goal.com)

Read More......

Materazzi Balik Serang Schweinsteiger


Marco Materazzi menilai harusnya Bastian Schweinsteiger boleh berkoar setelah timnya menang.Marco Materazzi akhirnya bereaksi atas ucapan yang dilontarkan Bastian Schweinsteiger yang menyatakan paham dengan apa yang dirasakan Zinedine Zidane soal tandukan yang dilakukan bek Inter itu terhadap legenda hidup Prancis tersebut.

Gelandang Bayern Muenchen itu dilaporkan diprovokasi oleh sang bek sebelum dan sesudah laga saat Inter dan The Bavarian memperebutkan tiket perempat-final yang mana akhirnya laga tersebut dimenangkan Inter 3-2 yang membuat wakil Jerman itu tersisih.

"Memalukan, ia terus berbicara selama berminggu-minggu. Ia mengatakan mampu membalas kekalahan di Madrid sebab kami bermain dengan sepakbola Italia, karena mereka hanya mengenal pemain Milan, tetapi sekarang ia paham siapa kami," kata Materazzi di laman resmi pribadinya.

Materazzi lalu mengingatkan Schweinsteiger untuk sebaiknya lain kali tidak sesumbar sebelum pluit panjang dibunyikan.

"Ada baiknya ia bersyukur karena saya yang memprovokasinya. Saya mengatakan kepadanya Anda harusnya baru boleh banyak bicara setelah menang, bukan sebelum menang," tandas Materazzi.

Undian penentuan siapa lawan Inter di babak delapan besar baru akan ditentukan pada Jumat besok. (goal.com)

Read More......

Inter Kalahkan Bayern, Gattuso Mencibir


Gennaro Gattuso berpikir Inter Milan akan kebobolan tiga atau empat gol, setelah tertinggal 2-1.Gennaro Gattusso mengatakan dirinya sebenarnya sangat mengharapkan Inter Milan dikalahkan Bayern Munich di perdelapan Liga Champions.

"Sejujurnya saya tidak terhibur dengan kemenangan Inter," ujar Gattuso.

Pernyataan disampaikan setelah Gattuso menyaksikan Inter mengalahkan Bayern Munich 3-2, dan lolos ke perempat final Liga Champions dengan keunggulan gol tandang.

"Saat kedudukan 2-1, saya pikir Inter akan kebobolan tiga atau empat gol," ujar Gattuso.

"Sayangnya saya tidak bisa mengatakan sesuatu kepada lini belakang Bayern," lanjut Gattuso.

Inter menjadi satu-satunya klub Serie A yang tersisa di Liga Champions. Gattuso yakin tidak semua orang senang melihat sukses Inter melaju ke perempat final Liga Champions.

Tidak hanya itu, Inter juga masih menjadi pesaing serius Milan dalam perebutan Scudetto.

"Kini, kami hanya ingin fokus menghadapi Palermo. Setiap laga harus dimenangkan, termasuk derby melawan Inter," Gattuso mengakhiri.(goal.com)

Read More......

Schweinsteiger: Kini Saya Mengerti Apa Yang Dirasakan Zidane Terhadap Materazzi


Schweinsteiger mengaku bahwa dirinya diprovokasi oleh Materazzi sebelum dan setelah pertandingan.Gelandang Bayern Muenchen Bastian Schweinsteiger mengungkapkan bahwa dirinya diprovokasi oleh bek Inter, Marco Materazzi, di akhir pertandingan Liga Champions dini hari tadi.

Wakil kapten Bayern tersebut menyatakan bahwa dirinya memahami bagaimana perasaan Zinedine Zidane, setelah Materazzi memprovokasi pemain asal Prancis tersebut di final Piala Dunia 2006. Dan pada akhirnya Zidane memberikan tandukan ke dada Materazzi.

"Sekarang saya dapat memahami Zidane. Dia telah memprovokasi saya sebelum pertandingan dimulai, dan juga dia kembali lagi dan memprovokasi saya lagi usai pertandingan," ujar Schweinsteiger kepada Bild.

"Semuanya mengenal dia, dia adalah pemain yang selalu memprovokasi pemain lain."

Dalam pertandingan tersebut, Inter Milan, berhasil mengalahkan Bayern dengan dramatis dan membuat Nerazzurri berhak lolos ke babak selanjutnya. (goal.com)

Read More......

Van Gaal: Bayern Terlalu Mudah Buat Kesalahan


Ketika timnya tak mampu memanfaatkan peluang, Louis van Gaal hanya bisa menyesal.Pupus sudah harapan Bayern Muenchen mengukir sukses di kancah Eropa musim ini. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar Liga Champions setelah ditaklukkan Inter Milan di kandang sendiri.

Keunggulan 1-0 pada laga pertama dan 2-1 sampai turun minum pada laga kedua tidak mampu dipertahankan Bayern. Secara dramatis Inter Milan bangkit dan sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 di akhir laga.

"Bukan cuma sekali ini saja, tapi lima sampai enam kali kejadian seperti ini terjadi musim ini ketika kami memberikan kemenangan begitu saja," ujar pelatih Louis van Gaal usai pertandingan.

"Seharusnya kami mampu menyelesaikan pertandingan sejak awal. Tetapi Inter berdiri tegak dan memanfaatkan peluangnya, meski mereka sulit membuat peluang malam ini. Selalu ada kemungkinan dalam sepakbola."

Van Gaal mengakui, tim gagal menerapkan strategi yang diinstruksikannya saat jeda.

"Saya bilang kami harus tetap kompak dan kami bahkan menciptakan banyak peluang," sambungnya.

"Kami bahkan mendapat peluang ketika tiga pemain sekaligus mengepung satu bek Inter dan harusnya kami mencetak gol dari situasi itu."

"Setelahnya, dari yang seharusnya kami tampil kompak kami malah mandek dan menyulitkan diri sendiri. Itu kenapa saya memperingatkan agar mereka tidak terlalu ambisius. Terlalu banyak kesalahan di lini belakang, kami kebobolan terlalu mudah."

Namun, Van Gaal tak mampu terlalu menyalahkan para pemainnya.

"Semua pemain sudah mengerahkan kemampuan terbaik. Mereka menikmati pertandingan dan begitu juga para fans. Kami kecewa karena kalah, tapi kami telah bertanding dengan baik," pungkasnya.(goal.com)

Read More......

Van Buyten Kecewa Hadiahkan Kemenangan Ke Inter


Kekalahan dari Inter Milan terasa tidak adil karena Bayern Muenchen lebih menguasai jalannya pertandingan.Sukses menguasai jalannya pertandingan tidak membawa serta tiket babak delapan besar Liga Champions ke tangan Bayern Muenchen.

Meski bertanding di depan pendukung sendiri, Bayern harus mengakui keunggulan Inter Milan dan menyerah akibat peraturan gol tandang. Keunggulan 1-0 di Giuseppe Meazza tidak berarti karena Bayern bertekuk lutut 3-2 di kandang sendiri.

"Kekecewaan ini terasa sangat dalam sampai saya tidak bisa berkata-kata," ujar Thomas Mueller, yang sempat membawa Bayern unggul sebelum jeda.

"Kami gagal menentukan pertandingan di saat yang tepat."

Bayern menyia-nyiakan sejumlah peluang menambah gol ketika sudah unggul 2-1. Terlena, Inter bangkit dan mampu melesakkan dua gol pembalik keadaan.

"Tentu saja kami kecewa. Kami memberikan kemenangan begitu saja seperti hadiah ke tangan Inter," tukas Daniel van Buyten kepada GOAL.com Jerman.

"Sangat pahit, apalagi karena kami tampil lebih baik."

Fokus Bayern kini dipastikan kembali ke Bundesliga Jerman untuk mengamankan jatah Liga Champions musim depan.(goal.com)

Read More......

Robben: Kami Mengulang Kesalahan Yang Sama


Para pemain Bayern Muenchen sepakat, kekalahan dari Inter Milan akibat kelalaian diri sendiri.Pemain Bayern Muenchen dilingkupi kesedihan mendalam setelah disingkirkan Inter Milan dari babak 16 besar Liga Champions, Selasa (15/3) malam.

Keunggulan 1-0 pada laga pertama buyar karena Bayern kalah 3-2 di kandang sendiri. Inter pun melaju berkat keunggulan gol tandang dan para pemain tuan rumah hanya bisa termangu.

"Sulit dipercaya. Harusnya kami bisa unggul 4-1 dengan mudah, tapi kami selalu melakukan kesalahan yang sama. Kekalahan ini sangat menyakitkan," tukas Arjen Robben usai pertandingan.

Bayern mampu membalas gol cepat Samuel Eto'o dengan gol-gol Mario Gomez dan Thomas Mueller. Meski lebih banyak membayakan gawang lawan, pertahanan Bayern runtuh di babak kedua. Inter berhasil melesakkan gol-gol tambahan melalui kaki Wesley Sneijder dan Goran Pandev.

Seperti Robben, Gomez juga merasakan kesedihan yang sama.

"Kegagalan ini salah kami sendiri," imbuhnya.

"Sangat menyakitkan karena kami tampil bagus selama 65 menit. Tetapi pada akhirnya mungkin kami terlalu yakin dan menyebabkan bermain terlalu pasif."(goal.com)

Read More......

Selasa, 15 Maret 2011

Benitez Prediksi Bayern Juara Liga Champions


Benitez yakin Bayern Munich bisa menyingkirkan Inter di babak 16 besar Liga Champions.Mantan pelatih Inter Rafael Benitez memprediksi raksasa Jerman Bayern Munich akan mampu lolos ke babak perempat-final dengan menyingkirkan Nerazzurri dan menjuarai gelar Liga Champions musim ini.

Kedua tim akan kembali bertemu di leg kedua babak 16 besar di Allianz Arena, Rabu (16/3) dinihari WIB. Di pertemuan pertama di Giuseppe Meazza, Inter takluk 1-0. Bayern memang lebih difavoritkan bisa lolos di fase ini, namun peluang Inter masih terbuka.

Benitez mengaku kagum dengan penampilan Bayern, meski kini dalam posisi yang tidak bagus di kompetisi lokal. Menurutnya, itu justru membuktikan Bundesliga makin berkembang dan menarik.

"Saya mengikuti perkembangan Bundesliga dari dekat. Dalam beberapa tahun terakhir, kompetisi itu kian menarik dan berkembang. Fakta bahwa Bayern Munich tidak berada di posisi atas menunjukkan perkembangan yang signifikan dari Bundesliga," ujar Benitez kepada Bild.

"Dortmund bermain bagus pada tahun ini dengan penampilan yang tak terduga. Hannover juga memberikan kejutan. Hegemoni sejumlah klub raksasa, seperti Bayern, harus berakhir pada tahun ini."

"Tapi, Bayern tetap menjadi tim yang luar biasa. Di Liga Champions, mereka memiliki peluang sangat bagus. Buat saya, mereka merupakan salah dari empat tim yang difavoritkan juara."

Benitez menyebut empat klub tersebut adalah Bayern, Barcelona, Real Madrid, dan Inter.(goal.com)

Read More......

Schweinsteiger Tak Remehkan Inter


Pemain tengah Bayern Muenchen Bastian Schweinsteiger menolak memandang sebelah mata Inter.Gelandang Bayern MUenchen Bastian Schweinsteiger enggan larut dalam euforia timnya yang berhasil mengalahkan juara bertahan Inter di pertemuan pertama babak perdelapan-final Liga Champions di Giuseppe Meazza.

Dalam perjumpaan tersebut, wakil Jerman itu dengan gagah menumbangkan klub Serie A Italia tersebut 1-0 yang menyibak kans The Bavarian untuk lolos ke fase berikutnya membesar karena mereka melakoni leg kedua di markas mereka.

Namun begitu, Schweinsteiger menolak meremehkan kualitas Nerazzurri meski Bayern kini lebih difavoritkan.

Musim lalu keduanya juga bertemu di ajang yang sama pada partai puncak. Bayern dipecundangi 2-0 dan kemudian Inter merengkuh trophy lambang supremasi sepakbola Eropa itu.

"Inter adalah sang penggenggam," kata pemain berusia 26 tahun itu kepada UEFA.com.

"Mereka memenangkannya musim lalu dan mereka itu tetaplah tim terbaik. Jadi kami tak boleh menganggap enteng mereka."

Scweinsteiger kini optimistis, timnya telah beranjak level ke arah yang lebih baik lagi dan siap membalas kekalahan di musim lalu oleh Inter.

"Ketika kami tahu hasil undian mempertemukan kami dengan Inter, kami sungguh senang karena kami tahu ini adalah kesempatan untuk membalas kekalahan di final. Di Madrid, mereka sungguh bermain luar biasa dan punya taktik yang jauh lebih bagus ketimbang kami. Tapi sekarang, kami berbeda," tandasnya.(goal.com)

Read More......

Matthaeus Jagokan Inter


Legenda Jerman ini tak ragu memfavoritkan Inter Milan ketimbang Bayern Muenchen.Lothar Matthaeus, legenda Jerman yang pernah berseragam Bayern Muenchen dan Inter Milan, melontarkan prediksinya tentang pertandingan Liga Champions yang mempertemukan dua bekas klubnya itu.

Berkat kemenangan tandang 1-0, Bayern berada di atas angin ketika menjamu Inter pada babak 16 besar Liga Champions, Selasa (15/3) malam nanti. Namun, menurut Matthaeus, Inter bisa membalikkan keadaan di Allianz Arena.

"Segalanya mungkin dalam sepakbola. Termasuk Inter meraih kemenangan di markas Muenchen. Pasukan Leonardo mampu lolos ke babak berikutnya," tukasnya kepada Premium Calcio.

"Bayern tim favorit dan mereka sudah tersisih dari kejuaraan lain sehingga ingin sekali memenangi turnamen ini, tapi Inter punya kualitas."

Matthaeus menjelaskan latar belakang pilihannya.

"Di dalam hati saya ada Inter," sambungnya.

"Saya menyaksikan laga pertama dan saya sedih Bayern menang, meski mereka juga punya tempat dalam hati saya."

"Saya hanya bermain empat tahun di Italia, tapi itu pengalaman indah. Saya lebih lama bermain di Jerman, tapi saya mengukir sejarah di Italia bersama Giovanni Trapattoni."

Bersama Inter Matthaeus mencicipi gelar scudetto musim 1988/89.(goal.com)

Read More......

Van Gaal: Kami Harus Waspadai Inter


Louis van Gaal tidak ingin menganggap remeh Inter Milan yang bisa saja bangkit dalam pertandingan di Munchen. Bayern Munchen akan menjamu Inter dalam gim kedua babak 16 Besar Liga Champions, Selasa (15/3) waktu setempat. Tuan rumah lebih diunggulkan karena sudah menang 1-0 di gim pertama.

Gol kemenangan Bayern dicetak Mario Gomes di menit-menit akhir pertandingan. Meskipun timnya lebih berpeluang untuk lolos, namun van Gaal memperingatkan para pemainnya untuk tidak lengah.

"Kami punya modal kemenangan yang bagus di gim pertama. Di liga domestik kami juga menang besar atas Hamburg. Namun kami harus waspada dan tidak boleh terbuai. Lawan justru akan senang kalau kami merasa sudah lolos," ucapnya dalam sebuah konperensi pers.

"Permainan Inter menurut saya tidak berbeda jauh dengan musim lalu. Kami sebenarnya bermain lebih baik, hanya saja kami lebih beruntung saat bertandang ke markas mereka."

"Kali ini kami harus bisa menyingkirkan mereka. Kami harus fokus untuk menyerang sejak awal, karena lebih cepat tercipta gol, situasinya akan lebih baik bagi kami. Kalau kami lolos, itu akan menjadi momen spesial bagi kami."(goal.com)

Read More......

Maldini: Saya Tak Akan Pernah Ke Inter


Ikon Milan itu tidak akan mengikuti jejak Leonardo yang menyeberang ke Inter.Mantan kapten tim AC Milan Paolo Maldini mengungkapkan, dirinya tidak pernah mau mengecewakan fans Rossoneri dengan bergabung ke rival satu kota, Inter Milan, dalam kapasitas apapun.

Maldini berkaca dari keputusan Leonardo yang memilih bergabung dengan Milan. Keputusan Leonardo itu mendapat kritikan pedas dari pendukung Milan.

“Saya tidak pernah akan menerima tawaran pekerjaan dari Inter seperti yang dilakukan Leonardo. Kisah hidup saya sangat berbeda dibandingkan Leonardo. Apresiasi [presiden Inter] Moratti adalah dengan menganggap Leonardo mempunyai kesamaan secara personal,” ujar Maldini kepada Sky Sport Italia.

Legenda Milan ini kemudian membahas mengenai masa depannya, dan menyatakan untuk sementara belum mau memegang peranan di klub yang membesarkan namanya tersebut.

“Ketika saya memutuskan pensiun dari sepakbola profesional, saya ingin menikmati hidup dan menghabiskan waktu bersama keluarga, serta disibukkan dengan hobi-hobi saya,” kata Maldini.

“Jika ada kesempatan saya untuk mendapatkan kerjaan di klub yang mempunyai arti penting bagi saya, maka saya akan melakukannya dengan pengalaman dan antusiasme saya. Saya akan selalu siap. Tapi momen itu bukan sekarang.”(goal.com)

Read More......

Klose: Hati-Hati, Inter!


Kemenangan besar 6-0 atas Hamburg menjadi bekal penting bagi Bayern untuk menghadapi Inter.Striker veteran Bayern Muenchen, Miroslav Klose, melontarkan peringatan untuk kubu Inter Milan jelang bentrokan antara kedua tim dalam 2nd leg perdelapan-final Liga Champions, Selasa (15/3).

Pada spieltag pamungkas di Bundesliga Jerman, Bayern sukses mempecundangi Hamburg SV dengan skor telak 6-0 sekaligus menyudahi rekor buruk tiga kekalahan beruntun.

Hal ini diyakini Klose menjadi modal penting bagi Die Roten untuk menghadapi Inter, yang ditekuk 1-0 pada pertemuan pertama.

"Melawan Inter, kami harus bermain seperti yang kami tampilkan kontra Hamburg," ujar striker timnas Jerman itu kepada Sky.

"Kami memiliki keunggulan untuk dipertahankan, tapi kami akan mencoba mencetak gol cepat agar bisa memperlebar jarak antara kami dan mereka."(goal.com)

Read More......

Selasa, 08 Maret 2011

Galliani: Treble Inter Palsu!


Menurut Galliani, treble winners sejati adalah juara Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.Prestasi sensasional yang ditorehkan Inter Milan musim lalu dengan mencaplok titel scudetto, Coppa Italia, dan Liga Champions tak lantas membuat Adriano Galliani angkat topi.

Wakil presiden klub rival sekota Nerazzurri, AC Milan, itu terutama menyorot raihan trofi Coppa Italia yang dianggapnya tak begitu bergengsi.

Milan sendiri pernah meraih gelar-gelar yang disebut Galliani sebagai “the real treble winners”, yakni LC, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub pada 2007. Sedangkan Inter 'cuma' menggondol La Orejona alias Si Kuping Besar dan juara dunia klub pada tahun lalu.

“Menurut pendapat saya, Anda harus memenangkan Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub untuk menyebut diri Anda sebagai treble winners sejati. Maksud saya, apa pentingnya Coppa Italia?” ucap Galliani kepada Il Corriere dello Sport.

Pria berkepala plontos berumur 66 tahun itu juga menyinggung kedekatannya dengan allenatore Inter saat ini, Leonardo, yang notabene eks punggawa Milan.

”Dia telah bersama kami selama 13 tahun dan kami tak akan pernah melupakannya. Kami memiliki hubungan yang spesial dengannya. Jalan karier menuntunnya ke klub ini sebagai pemain. Dia juga pernah bekerja sebagai direktur olahraga dan pelatih.”

”Cara Inter bermain sekarang sangat mirip dengan gaya Milan ketika Leonardo bertugas di sini. Saya mengetahui filosofinya dengan sangat baik dan kami masih sering berbicara sampai beberapa bulan lalu,” lanjut Galliani tentang sosok yang membuat Inter bangkit dan menjadi pesaing kuat Milan di Serie A musim ini tersebut.(goal.com) Intinya kamu iri..hatimu busuk galliani...!!!!

Read More......

Minggu, 06 Maret 2011

Costacurta: Derby Milan = Penentuan Scudetto


Menurut legenda AC Milan itu, laga derby nanti bakal menjadi pemasti langkah menuju Scudetto.Ikon AC Milan Alessandro "Billy" Costacurta tidak menyebut klub kesayangannya itu sudah di atas angin dapat memenangkan Scudetto dengan mudah musim ini.

Menurut sang legenda, semuanya baru akan ditentukan ketika pluit panjang pertandingan laga Derby Della Madonnina berakhir.

Di mata Costacurta, Inter kini telah menjelma kembali layaknya klub jawara yang siap memberikan ancaman hebat ke Rossoneri.

"Milan yang memimpin lima poin tidak ada artinya. Derby akan menjadi sangat krusial," jelas Costacurta.

Costacurta melihat laga-laga di depan mata milik Inter punya tingkat kesulitan yang bisa menjadi tolak ukur Milan.

"Inter punya pertandingan sulit kontra Brescia, yang mana mereka kini telah memperbaiki performa mereka. Setelahnya ada Bayern Muenchen. Saya yakin segalanya dapat berubah jelang derby," jelasnya.

Leonardo juga tak luput menjadi perhatian Costacurta dengan menilainya adalah sosok pelatih berbeda dari segala pelatih di Serie A Italia.

"Leo punya taktik yang berbeda, ketika membicarakan pertandingan dengannya, maka ia siap mendengar," kata Costacurta.(goal.com)

Read More......

Sabtu, 05 Maret 2011

Ballardini Janjikan Perlawanan Terhadap Inter


Pelatih Genoa itu menegaskan timnya siap mengerahkan segenap kekuatan guna mencoba meraih hasil di Giuseppe Meazza.Davide Ballardini berjanji Geona akan memberikan perlawanan terhadap Inter Milan ketika bertanding di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3).

Arsitek I Grifoni itu menyadari laga kontra La Beneamata bakal berat, tapi timnya tak akan menyerah begitu saja.

"Menilik karakteristik kami, kami harus mengerahkan energi maksimal untuk mendapatkan hasil bagus," kata Ballardini dalam konferensi pers prapertandingan.

"Genoa punya pemain-pemain berkualitas dan terbiasa bermain tanpa terlalu banyak pertimbangan defensif. Kami harus tampil ketat, senantiasa menekan untuk mengambil penguasaan bola di lini tengah dan menyerang dengan cepat."
"Sulit mencari titik lemah dalam skuad Inter, tapi kami berjanji akan bermain sebagai sebuah unit," lanjutnya.

"Mungkin Inter bukan favorit dengan selisih lima poin dari Milan, tapi mereka siap memanfaatkan peluang jika Milan terpeleset."(goal.com)

Read More......

Minggu, 27 Februari 2011

'Wasit Ciptakan Situasi yang Menguntungkan Inter'


Genoa - Pelatih Sampdoria Domenico Di Carlo tidak puas dengan kekalahan 0-2 yang harus diterima timnya dari Inter MilanApalagi ia merasa dirugikan dengan beberapa keputusan wasit.

Il Samp berhasil memberikan perlawanan sengit untuk Nerazzurri di Comunale Luigi Ferraris, Senin (28/2/2011) dinihari WIB. Setidaknya sampai menit 72.

Saat itu Wesley Sneijder berhasil memecah kebuntuan lewat tendangan bebasnya. Di menit-menit akhir, giliran Samuel Eto'o yang menjebol gawang Sampdoria untuk memantapkan kemenangan Inter.

"Saya tidak suka keputusan-keputusan wasit terkait dengan tendangan bebas untuk lawan, terutama yang berbuah gol Sneijder," cetus Di Carlo di Football Italia.

"Dalam kesempatan lain, seperti tatkala Massimo Maccarone dilanggar, ofisial justru tidak bertindak dengan cara yang sama," keluhnya.

Secara khusus, ia juga mengkritik tindakan wasit yang dinilainya terlalu cepat memberikan izin Sneijder menendang bola dalam gol pertama, kendati para pemain Sampdoria belum siap.

"Wasit juga meniup peluit cepat-cepat saat kami tengah mempersiapkan tembok pertahanan kami dari tendangan bebas Sneijder, jadi itu adalah sebuah situasi yang menguntungkan Inter," cibir Di Carlo.(detiksport.com)

Read More......

Senin, 21 Februari 2011

Nesta: Awas, Inter Kian Mengancam!


Alessandro Nesta yakin rekan-rekannya memahami situasi ini.Defender Alessandro Nesta mengatakan kebangkitan Inter membuat beban di pundak I Rossoneri kian berat.

"Kami harus melakukan yang terbaik setiap pekan, jika ingin memenangkan Scudetto," ujar Nesta.

"Sekali saja kami gagal meraih kemenangan, dan pada pekan yang sama Inter meraih tiga angka, Milan akan tertekan.

Nesta menyambut gembira hasil melawan Chievo. Kemenangan itu diperoleh ketika Inter memperpendek selisih angkanya, berkat kemenangan kontroversial atas Cagliari.

Nesta yakin rekan-rekannya memahami situasi ini. Menurutnya, itu terlihat saat laga melawan Chievo.

Hampir seluruh pemain tampil sempurna, dan bisa memberikan yang terbaik. Nesta yakin semua itu berkat tekanan Inter. (goal.com)

Read More......

Jumat, 11 Februari 2011

Matri: Laga Juve-Inter Tak Menentukan


Walau belum menentukan, kemenangan akan membawa Juve semakin dekat dengan zona Liga Champions.Alessandro Matri mengatakan partai derby d’Italia antara Juventus dan Inter Milan, Minggu (13/2), bukanlah laga yang menentukan.

Namun, striker Bianconeri yang dipinjam dari Cagliari itu menegaskan duel dua tim musuh bebuyutan itu tetap memiliki arti penting, dan kemenangan akan membuat Juve, yang sekarang ada di peringkat delapan klasemen, semakin dekat dengan zona Liga Champions.

“Saya menganggapnya sebagai pertandingan sangat penting yang punya makna eksplisit,” katanya kepada Tuttosport.

”Akan tetapi, ini bukan gim yang menentukan. Masih ada 14 partai tersisa sampai akhir musim dan banyak hal yang bisa terjadi, tapi jika menang, kami bisa semakin dekat dengan zona Liga Champions.”

”Saya sudah mencetak dua gol, dan pertandingan melawan Inter membuat saya sangat bersemangat. Mereka dan [AC] Milan tim kuat, tapi kami memiliki aspek positif,” tandas Matri.(goal.com)

Read More......