Tampilkan postingan dengan label Liga Champion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champion. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Lucio: Inter Targetkan Final Liga Champions


Lucio yakin Inter akan kembali tampil di final Liga Champions.Bek Inter Lucio menyatakan target timnya adalah bisa melaju hingga ke babak final Liga Champions musim ini.

Nerazzurri sukses menyingkirkan Bayern Munich di babak 16 besar dan akan kembali bertemu dengan wakil Jerman Schalke di babak perempat-final.

Lucio yakin timnya bisa menembus babak final, yang akan berlangsung di markas kebanggaan bangsa Inggris di Wembley pada Mei mendatang.

Musim lalu, Inter berhasil merengkuh gelar juara Liga Champions di Santiago Bernabeu dengan menaklukkan Bayern. Lucio berharap timnya bisa mempertahankan gelar.

"Setiap tim di fase kompetisi ini memiliki peluang untuk menang. Real Madrid dan Barcelona juga memiliki peluang yang sama," ujar Lucio kepada eBand.

"Kami bermain bagus lawan Bayern, dan kini kami mulai menatap Schalke. Kami akan melakukan segala usaha untuk bisa mengulangi kesuksesan pada musim lalu."

"Target kami adalah melaju hingga ke babak final, meski perjalanan masih panjang."(goal.com)

Read More......

Jumat, 18 Maret 2011

Moratti: Sampai Ketemu Di Final Mou


Moratti meminta Inter tidak memandang remeh lawan...Setelah timnya dipastikan menghadapi Schalke di perempat-final, presiden Inter Massimo Moratti, berharap bisa bertemu dengan mantan pelatih Jose Mourinho di Wembley pada laga final Liga Champions bulan Mei mendatang.

Hasil undian tersebut memastikan Inter tidak akan bertemu dengan Mourinho dan pasukan barunya hingga kedua tim melaju mulus ke babak final nanti.

"Kami akan menghadapi masalah besar jika memandang remeh lawan. Rencana tim bisa berantakan," kata Moratti.

"Inter seharusnya menang di final Piala UEFA 1997, tetapi ketika itu kami kurang beruntung dan kalah penalti. Saya menganggap laga melawan Schalke sebagai ajang balas dendam."

"Para pemain selalu bisa membuktikan mampu keluar dalam situasi sulit seperti apapun. Sekarang saya percaya pengkondisian adalah relatif."

"Harapan mencapai partai puncak semakin membesar dan hal tersebut akan sempurna jika kami berjumpa dengan Mourinho." (goal.com)

Read More......

Pagliuca: Inter Bisa Lewati Schalke


Kiper legendaris Inter itu yakin timnya bisa melewati hadangan Schalke 04, tidak seperti tahun 1997.Inter pernah merasakan pahitnya kekalahan saat menghadapi Schalke 04. Kala itu, kekalahan pahit terjadi pada final Piala UEFA tahun 1997.

Inter Milan kalah adu penalti dengan Gianluca Pagliuca sebagai kiper mereka. Namun kekalahan tersebut bisa dibalas di musim berikutnya.

Pagliuca sendiri meyakini Inter di babak perempat-final Liga Champions musim ini bisa mengungguli Schalke.

"Pertama kali kami bertemu, kami kalah. Tapi kami bisa membalas di musim berikutnya dengan mengalahkan mereka di babak perempat-final," ujar Pagliuca mengenang masa lalunya bersama Inter.

"Tim Jerman memang tangguh, tapi Inter sudah menunjukkan melawan Bayern Muenchen, mereka bisa menunjukkan karakter mereka."

"Saya sama sekali tidak percaya Inter bakal kesulitan untuk lolos ke babak berikutnya," tandas Pagliuca.(goal.com)

Read More......

Figo Lega Inter Tak Hadapi Barcelona Atau Madrid


Perwakilan Inter di Nyon, Swiss dalam drawing Liga Champions itu berharap bertemu kedua raksasa Spanyol itu di laga final.Luis Figo mengaku puas dengan hasil drawing babak perempat-final dan semi-final Liga Champions musim ini. Pasalnya, tim yang diwakilinya, Inter, berada di lajur yang berbeda dengan Real Madrid dan Barcelona.

Hasil drawing mempertemukan Inter dengan Schalke 04. Jika bisa lolos dari hadangan wakil Jerman itu, salah satu dari klub Inggris, Chelsea atau Manchester United, akan menjadi lawan mereka di semi-final.

Fakta inilah yang disyukuri Figo, karena Inter tak perlu menghadapi dua tim yang sempat dibelanya saat masih menjadi pemain.

"Kami senang karena dalam hal ini, apabila kami bisa lolos dari perempat-final, kami tak akan berhadapan dengan Real Madrid atau Barcelona," ujarnya.

Namun begitu, Figo menambahkan jika siapa pun yang akan dihadapi Inter di babak berikutnya bukanlah tim yang bisa dianggap remeh.

Schalke 04 misalnya, lawan Inter di perempat-final. Figo menilai wakil Jerman itu bukanlah tim sembarangan karena di babak sebelumnya bisa mengalahkan wakil Spanyol Valencia.

"Mereka tim yang tangguh dan harus dikalahkan di atas lapangan. Tapi menghadapi Bayern Muenchen, kami menunjukkan kami masih memiliki keinginan dan ambisi, juga kualitas pada pemain kami," ujarnya.(goal.com)

Read More......

HASIL DRAWING LIGA CHAMPIONS: Derby Inggris Dan Potensi El Clasico


Barcelona mendapat keuntungan dengan mendapatkan lawan 'mudah' yaitu Shakhtar Donetsk.Hasil drawing perempat-final Liga Champions akhirnya telah usai. Manchester United akan menghadapi rival berat mereka di Liga Primer Inggris yaitu Chelsea, sementara Barcelona dan Inter Milan mendapatkan lawan yang relatif ringan yaitu Shakhtar dan Schalke 04. Dan tim debutan di LC, Tottenham, yang sebelumnya berhadapan dengan Milan, harus menghadapi raksasa LC lainnya yaitu Real Madrid.

Dalam drawing tersebut ditentukan juga bagan untuk semi-final dan hasilnya juga cukup mengejutkan dimana ada potensi terjadi El Clasico dalam semi-final LC mendatang. Real Madrid/Tottenham Hotspur akan bertemu dengan pemenang antara Barcelona/Shakhtar, sementara itu pemenang derby Inggris, Manchester United/Chelsea, akan menghadapi Inter Milan/Schalke 04.


Berikut adalah hasil drawing perempat-final Liga Champions:

Real Madrid vs. Tottenham Hotspur

Barcelona vs. Shakhtar

Inter Milan vs. Schalke 04

Chelsea vs. Manchester United


Hasil drawing Semi-Final Liga Champions:

Inter/Schalke vs. Chelsea/ManUtd

Real Madrid/Tottenham vs. Barcelona/Shakhtar(goal.com)

Read More......

Kamis, 17 Maret 2011

Mou Hindari Inter & Chelsea


The Special One tidak mau bertemu dengan klub yang pernah ditanganinya.Pelatih Real Madrid Jose Mourinho berharap tidak bertemu Inter Milan atau Chelsea pada babak perempat-final Liga Champions.

Mourinho meninggalkan Inter pada musim panas lalu setelah dua tahun bersama salah satu raksasa Italia, dan memberikan tiga gelar. Mengenai keinginannya dalam drawing perempat-final, Mourinho menyampaikan pendapatnya.

“Suatu hal yang normal kami berada di perempat-final. Kami adalah Real Madrid. Itu merupakan kemenangan melawan tim besar. Saya menilai kami pantas menang setelah apa yang kami lakukan,” ujar Mouriho dilansir Football Italia.

“Tim-tim tangguh sudah menunggu kami. Bila berbicara mengenai emosi, saya tidak ingin menghadapi Inter atau Chelsea. Tapi jika itu terjadi, maka kami siap menjalaninya, walaupun saya lebih memilih tidak bertemu dua tim itu.”

“Akan sulit bagi saya menghadapi mantan klub. Tapi saya lebih suka bertemu Inter di Wembley.”(goal.com)

Read More......

Paolillo: Chelsea Atau Barcelona? Inter Siap!


Inter Milan akan bermain sebaik mungkin demi mempertahankan gelar juara.CEO Inter Milan Ernesto Paolillo tidak merisaukan hasil undian perempat-final Liga Champions yang digelar Jumat (18/3) esok.

Inter berhasil melangkah ke babak delapan besar berkat kemenangan 3-2 di markas Bayern Muenchen, Selasa kemarin. Selain Inter, tujuh tim yang akan berlaga di putaran selanjutnya sudah dipastikan.

"Tahun lalu kami menghadapi Chelsea serta Barcelona dan kami mengerahkan kemampuan terbaik menghadapi mereka, jadi kami takkan menghindari siapapun," tukas Paolillo kepada Calciomercato.

Tentang kemenangan atas Bayern, Paolillo mengungkapkan kebahagiaannya.

"Sungguh kepuasan yang sangat besar dan kami wajib bermain sebaik mungkin demi mempertahankan gelar juara," imbuhnya.

"Tujuan kami adalah tampil lebih baik daripada sebelumnya, tapi kami harus menghadapi pertandingan satu persatu."(goal.com)

Read More......

Materazzi Balik Serang Schweinsteiger


Marco Materazzi menilai harusnya Bastian Schweinsteiger boleh berkoar setelah timnya menang.Marco Materazzi akhirnya bereaksi atas ucapan yang dilontarkan Bastian Schweinsteiger yang menyatakan paham dengan apa yang dirasakan Zinedine Zidane soal tandukan yang dilakukan bek Inter itu terhadap legenda hidup Prancis tersebut.

Gelandang Bayern Muenchen itu dilaporkan diprovokasi oleh sang bek sebelum dan sesudah laga saat Inter dan The Bavarian memperebutkan tiket perempat-final yang mana akhirnya laga tersebut dimenangkan Inter 3-2 yang membuat wakil Jerman itu tersisih.

"Memalukan, ia terus berbicara selama berminggu-minggu. Ia mengatakan mampu membalas kekalahan di Madrid sebab kami bermain dengan sepakbola Italia, karena mereka hanya mengenal pemain Milan, tetapi sekarang ia paham siapa kami," kata Materazzi di laman resmi pribadinya.

Materazzi lalu mengingatkan Schweinsteiger untuk sebaiknya lain kali tidak sesumbar sebelum pluit panjang dibunyikan.

"Ada baiknya ia bersyukur karena saya yang memprovokasinya. Saya mengatakan kepadanya Anda harusnya baru boleh banyak bicara setelah menang, bukan sebelum menang," tandas Materazzi.

Undian penentuan siapa lawan Inter di babak delapan besar baru akan ditentukan pada Jumat besok. (goal.com)

Read More......

Schweinsteiger: Kini Saya Mengerti Apa Yang Dirasakan Zidane Terhadap Materazzi


Schweinsteiger mengaku bahwa dirinya diprovokasi oleh Materazzi sebelum dan setelah pertandingan.Gelandang Bayern Muenchen Bastian Schweinsteiger mengungkapkan bahwa dirinya diprovokasi oleh bek Inter, Marco Materazzi, di akhir pertandingan Liga Champions dini hari tadi.

Wakil kapten Bayern tersebut menyatakan bahwa dirinya memahami bagaimana perasaan Zinedine Zidane, setelah Materazzi memprovokasi pemain asal Prancis tersebut di final Piala Dunia 2006. Dan pada akhirnya Zidane memberikan tandukan ke dada Materazzi.

"Sekarang saya dapat memahami Zidane. Dia telah memprovokasi saya sebelum pertandingan dimulai, dan juga dia kembali lagi dan memprovokasi saya lagi usai pertandingan," ujar Schweinsteiger kepada Bild.

"Semuanya mengenal dia, dia adalah pemain yang selalu memprovokasi pemain lain."

Dalam pertandingan tersebut, Inter Milan, berhasil mengalahkan Bayern dengan dramatis dan membuat Nerazzurri berhak lolos ke babak selanjutnya. (goal.com)

Read More......

Pandev Senang Jadi Pahlawan


Striker Inter itu lega bisa menjawab kepercayaan pelatih.Goran Pandev muncul sebagai pahlawan kemenangan Inter 3-2 di kandang Bayern Muenchen dinihari tadi.

Adalah gol di menit-menit akhir babak keduanya yang mengantar timnya melenggang ke perempat-final Liga Champions musim ini.

Pandev pun mengaku lega bisa menjadi penentu kemenangan Inter di laga ini. Diungkapkannya, gol tersebut merupakan jawaban atas kepercayaan yang diberikan pihak klub padanya.

"Kepercayaan diri adalah hal yang selalu saya rasakan. Leonardo dan rekan-rekan selalu memberikan saya bantuan, termasuk ketika saya dalam posisi sulir sekali pun," ungkap Pandev yang dilansir Football Italia.

"Saya bukan orang yang bisa mencetak 20 sampai 30 gol semusim. Mencetak gol memang penting bagi seorang striker, tapi saya juga bermain di banyak posisi. Saya suka bermain dengan tim seperti ini."

Ditambahkannya, gol ketiga Inter yang dicetaknya dinihari tadi merupakan gol paling penting yang dicetak sepanjang karirnya.

"Rekan-rekan saya selalu menggoda, saya sering banyak luput mencetak gol, tapi tidak dinihari tadi bukan. Saya sendiri tak percaya bisa menjadi penentu kemenangan, meski saya tetap percaya diri dengan kemampuan saya," paparnya.(goal.com)

Read More......

Julio Cesar Lega Blundernya Tak Berakhir Pahit


Kiper Inter Milan Julio Cesar mengaku senang dan lega bisa mengantar timnya ke perempat-final.Blunder fatal Julio Cesar nyaris berujung pada tersingkirnya Inter Milan dari kompetisi Liga Champions musim ini. Beruntung hal itu tak terjadi karena Inter Milan bisa mencuri kemenangan 3-2 di kandang Bayern Munich.

Julio Cesar melakukan blunder di babak pertama dengan gagal menangkap bola tendangan Arjen Robben dengan baik, sehingga bola mentah bisa dimaksimalkan Mario Gomez, untuk membuat kedudukan menjadi 1-1. Inter Milan unggul lebih dulu lewat gol Samuel Eto'o.

Diakui Julio Cesar blunder itu membuatnya remuk redam saat pertandingan, karena ia sadar sudah mengancam peluang timnya untuk lolos ke perempat-final.

"Benar-benar momen yang buruk. Ketika saya kecolongan gol, rasanya ingin keluar saja dari lapangan dan kembali ke Milan, entah itu jalan kaki atau naik kuda. Tapi akhirnya saya bangkit," katanya, Rabu (16/3).

"Gol itu sendiri rasanya seperti ember dingin yang diisi air yang juga dingin yang kemudian diguyurkan ke kepala saya, tapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan saya karena bisa kembali dan saya harus benar-benar berterima kasih kepada mereka."

"Tak diragukan lagi, kesalahan saya lebih buruk dibanding leg pertama, untungnya kami masih bisa meraih kemenangan. Ketika Goran Pandev mencetak gol, saya sampai menangis."

"Puji syukur kepada Tuhan dan semua rekan-rekan saya. Saya pasti akan sangat terpukul jika kami tersingkir karena kesalahan saya, tapi hal semacam ini bisa membuat Anda bangkit," tandasnya.(goal.com)

Read More......

Ranocchia Makin Optimistis


Bek Inter Milan Andrea Ranocchia semakin optimistis bisa melihat timnya meraih gelar juara musim ini.Penampilan pantang menyerah Inter Milan di kandang Bayern Munich dinihari tadi berujung pada kemenangan 3-2 dan tiket lolos ke perempat-final Liga Champions musim ini.

Andrea Ranocchia menilai peluang Inter Milan meraih gelar juara musim ini pun semakin terbuka dan ia optimistis setidaknya satu gelar bisa diraih.

"Segala sesuatunya berjalan dengan baik dan saya sangat senang bisa membuat penyelamatan," katanya dikutip Football Italia, Rabu (16/3).

"Sebuah malam dengan emosi yang luar biasa. Datang ke sini untuk membalikkan keunggulan, terutama sat kami tertinggal 2-1, pastinya bukan hal mudah."

"Tapi kami bisa melakukannya dan hal itu terjadi karena penampilan dengan hati yang besar. Jika kami bisa terus seperti ini, ada kemungkinan kami bisa memainkan permainan dengan baik di setiap kompetisi," jelasnya.

Inter Milan juga masih berpeluang meraih gelar juara di Serie A Italia dan Coppa Italia.(goal.com)

Read More......

Thiago Motta: Ini Kemenangan Penting Buat Italia


Inter Milan kini menjadi satu-satunya tim dari Italia yang tersisa di Liga Champions.Gelandang tim nasional Italia Thiago Motta menyebut kemenangan yang telah diraih Inter Milan di pentas Liga Champions tidak hanya sekedar menjadi kebahagiaan buat fans Nerazzurri.

Tapi pemain kelahiran Sao Bernardo, Brasil, itu menyebut kemenangan ini menjadi kebanggaan milik semua publik di Italia.

Inter di babak 16 besar Liga Champions berhasil menyingkirkan Bayern Munich. Nerazzurri kini menjadi satu-satunya wakil Italia yang masih tersisa di Liga Champions setelah sebelumnya AC Milan dan AS Roma gagal melanjutkan petualangannya.

"Bisa saya katakan kemenangan ini menjadi milik semua fans sepakbola Italia. Mereka harusnya berbahagia pada malam ini," ujarnya seperti dilansir dari laman Football-italia.

"Masih menyisakan satu tim Italia di perempat-final Liga Champions rasanya sungguh penting buat seluruh negeri ini," katanya menegaskan.

Akankah Inter Milan mampu mempertahankan lajunya sampai ke final Liga Champions? Berikan saja pendapat Anda di bawah ini....(goal.com)

Read More......

Van Gaal: Bayern Terlalu Mudah Buat Kesalahan


Ketika timnya tak mampu memanfaatkan peluang, Louis van Gaal hanya bisa menyesal.Pupus sudah harapan Bayern Muenchen mengukir sukses di kancah Eropa musim ini. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar Liga Champions setelah ditaklukkan Inter Milan di kandang sendiri.

Keunggulan 1-0 pada laga pertama dan 2-1 sampai turun minum pada laga kedua tidak mampu dipertahankan Bayern. Secara dramatis Inter Milan bangkit dan sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 di akhir laga.

"Bukan cuma sekali ini saja, tapi lima sampai enam kali kejadian seperti ini terjadi musim ini ketika kami memberikan kemenangan begitu saja," ujar pelatih Louis van Gaal usai pertandingan.

"Seharusnya kami mampu menyelesaikan pertandingan sejak awal. Tetapi Inter berdiri tegak dan memanfaatkan peluangnya, meski mereka sulit membuat peluang malam ini. Selalu ada kemungkinan dalam sepakbola."

Van Gaal mengakui, tim gagal menerapkan strategi yang diinstruksikannya saat jeda.

"Saya bilang kami harus tetap kompak dan kami bahkan menciptakan banyak peluang," sambungnya.

"Kami bahkan mendapat peluang ketika tiga pemain sekaligus mengepung satu bek Inter dan harusnya kami mencetak gol dari situasi itu."

"Setelahnya, dari yang seharusnya kami tampil kompak kami malah mandek dan menyulitkan diri sendiri. Itu kenapa saya memperingatkan agar mereka tidak terlalu ambisius. Terlalu banyak kesalahan di lini belakang, kami kebobolan terlalu mudah."

Namun, Van Gaal tak mampu terlalu menyalahkan para pemainnya.

"Semua pemain sudah mengerahkan kemampuan terbaik. Mereka menikmati pertandingan dan begitu juga para fans. Kami kecewa karena kalah, tapi kami telah bertanding dengan baik," pungkasnya.(goal.com)

Read More......

Leonardo: Puji Tuhan Inter Menang


Leonardo larut dalam kebahagiaan usai Inter Milan memastikan diri melaju ke babak delapan besar Liga Champions.Leonardo tak bisa berkata-kata banyak usai merasakan kemenangan dramatis Inter Milan atas Bayern Muenchen pada babak 16 besar Liga Champions.

Inter berhasil lolos ke babak selanjutnya berkat keunggulan gol tandang. Kalah 1-0 di kandang sendiri, Inter balas mengalahkan tuan rumah Bayern, 3-2.

"Sulit menjelaskan jalannya pertandingan. Kami menang, itu yang penting. Saya tidak bisa membeberkan rincian teknis, saya lebih ingin fokus pada semangat juang para pemain," tukas Leonardo usai laga.

"Kami merencanakan taktik dengan seksama, mencetak gol cepat, dan bermain baik sampai akhirnya Bayern unggul. Mereka mencetak gol kedua dan berpeluang menambahnya, tapi kami mampu bangkit dan bermain bagus pada babak kedua."

Gol penentu Inter lahir dua menit sebelum waktu normal berakhir melalui kaki Goran Pandev. Leonardo pun bersyukur bisa membawa Inter meraih kemenangan.

"Saya turut bahagia untuk Pandev, yang sedang mengalami periode sulit. Dia dikritik karena membuang sejumlah peluang, tapi selalu bekerja keras dan itu terbayar malam ini," sambungnya.

"Sungguh momen yang hebat. Kebahagiaan yang luar biasa dan terima kasih Tuhan saya bisa mengalami perasaan seperti ini malam ini."

"Hasil yang bersejarah karena pertandingan sangat sulit dan tim lawan sangat tangguh. Tapi kami sudah melakukan hal seperti ini di liga, menyamakan kedudukan dan mencetak gol di menit-menit akhir. Ini bukti para pemain punya kepercayaan kepada tim. Kami tak pernah menyerah. Juara Eropa masih berkibar."(goal.com)

Read More......

Van Buyten Kecewa Hadiahkan Kemenangan Ke Inter


Kekalahan dari Inter Milan terasa tidak adil karena Bayern Muenchen lebih menguasai jalannya pertandingan.Sukses menguasai jalannya pertandingan tidak membawa serta tiket babak delapan besar Liga Champions ke tangan Bayern Muenchen.

Meski bertanding di depan pendukung sendiri, Bayern harus mengakui keunggulan Inter Milan dan menyerah akibat peraturan gol tandang. Keunggulan 1-0 di Giuseppe Meazza tidak berarti karena Bayern bertekuk lutut 3-2 di kandang sendiri.

"Kekecewaan ini terasa sangat dalam sampai saya tidak bisa berkata-kata," ujar Thomas Mueller, yang sempat membawa Bayern unggul sebelum jeda.

"Kami gagal menentukan pertandingan di saat yang tepat."

Bayern menyia-nyiakan sejumlah peluang menambah gol ketika sudah unggul 2-1. Terlena, Inter bangkit dan mampu melesakkan dua gol pembalik keadaan.

"Tentu saja kami kecewa. Kami memberikan kemenangan begitu saja seperti hadiah ke tangan Inter," tukas Daniel van Buyten kepada GOAL.com Jerman.

"Sangat pahit, apalagi karena kami tampil lebih baik."

Fokus Bayern kini dipastikan kembali ke Bundesliga Jerman untuk mengamankan jatah Liga Champions musim depan.(goal.com)

Read More......

Robben: Kami Mengulang Kesalahan Yang Sama


Para pemain Bayern Muenchen sepakat, kekalahan dari Inter Milan akibat kelalaian diri sendiri.Pemain Bayern Muenchen dilingkupi kesedihan mendalam setelah disingkirkan Inter Milan dari babak 16 besar Liga Champions, Selasa (15/3) malam.

Keunggulan 1-0 pada laga pertama buyar karena Bayern kalah 3-2 di kandang sendiri. Inter pun melaju berkat keunggulan gol tandang dan para pemain tuan rumah hanya bisa termangu.

"Sulit dipercaya. Harusnya kami bisa unggul 4-1 dengan mudah, tapi kami selalu melakukan kesalahan yang sama. Kekalahan ini sangat menyakitkan," tukas Arjen Robben usai pertandingan.

Bayern mampu membalas gol cepat Samuel Eto'o dengan gol-gol Mario Gomez dan Thomas Mueller. Meski lebih banyak membayakan gawang lawan, pertahanan Bayern runtuh di babak kedua. Inter berhasil melesakkan gol-gol tambahan melalui kaki Wesley Sneijder dan Goran Pandev.

Seperti Robben, Gomez juga merasakan kesedihan yang sama.

"Kegagalan ini salah kami sendiri," imbuhnya.

"Sangat menyakitkan karena kami tampil bagus selama 65 menit. Tetapi pada akhirnya mungkin kami terlalu yakin dan menyebabkan bermain terlalu pasif."(goal.com)

Read More......

Moratti Syukuri Keberpihakan "Dewa Sepakbola"


Massimo Moratti menyambut kemenangan Inter Milan atas Bayern Muenchen dengan penuh suka cita.Inter Milan membuka peluang mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah secara dramatis menaklukkan tuan rumah Bayern Muenchen, Selasa (15/3) malam.

Kemenangan tersebut disambut suka cita oleh Massimo Moratti.

"Pertandingan yang janggal karena banyak momen terjadi. Awalnya terasa aman, kemudian menjadi berbahaya," ujar sang pemilik Inter usai laga.

"Kami mampu mengendalikan tempo di babak kedua dan dari sana tim merasa aman untuk merengkuh kemenangan."

Moratti menanggapi blunder yang dilakukan Julio Cesar serta gol kemenangan yang dicetak Goran Pandev.

"Kalau kiper melakukan kesalahan seperti itu, kita tidak dapat menilainya secara tergesa-gesa. Apalagi dia tampil heroik seperti biasanya," sambungnya.

"Pandev juga berman buruk dan seperti tidak menyatu, tetapi inilah anehnya 'dewa sepakbola'."

"Inter membuktikan karakternya dan tampil menyatu. Meski ketika keadaan tidak memihak mereka selalu mampu membalikkan kedudukan."(goal.com)

Read More......

Cambiasso: Kekuatan Tekad Menangkan Inter


Kunci kemenangan dramatis Inter Milan adalah kemantapan hati para pemainnya.Inter Milan sukses membalikkan kekalahan kandang di laga pertama menjadi kemenangan dramatis atas Bayern Muenchen untuk melaju ke babak perempat-final Liga Champions.

Menurut Esteban Cambiasso, keberhasilan itu hanya dapat dicapai berkat semangat juang rekan-rekan setimnya.

"Kami merasa sangat puas karena kami menghadapi pertandingan dengan penuh keyakinan. Awalnya terasa lancar begitu Samuel Eto'o membuka gol, kemudian terjadi kecerobohan di lini belakang. Namun, kami mampu memenangi partai ini berkat kemantapan hati," tukas gelandang asal Argentina itu usai laga.

"Julio Cesar tampak kecewa saat jeda karena merasa sudah merusak semangat bertanding tim, tetapi itu justru memacu semangat kami untuk meraih kemenangan."

Blunder Julio Cesar mengakibatkan Mario Gomez mampu menyamakan kedudukan. Bayern malah balik unggul lewat tendangan Thomas Mueller sebelum Inter bangkit di babak kedua. Wesley Sneijder membalas ketertinggalan sang juara bertahan dan akhirnya Goran Pandev menciptakan gol penentu.

"Kami yakin sampai akhir dan kami berhasil melakukannya. Saya turut senang untuk Pandev karena ini menjadi kepuasan tersendiri baginya serta seluruh anggota tim," sambung Cambiasso.

"Sekarang kami lolos di Liga Champions. Kami punya skuad yang bagus dan kami menanti pulihnya Diego Milito. Dengan hati ini, Inter bisa mencapai prestasi besar."(goal.com)

Read More......

Selasa, 15 Maret 2011

Inter Menangkan Drama Muenchen


Juara bertahan Inter Milan secara dramatis menaklukkan tuan rumah Bayern Muenchen 3-2 dan lolos ke perempat-final Liga Champions.Satu-satunya wakil Italia yang tersisa, Inter Milan, berhasil membalikkan kekalahan di laga pertama dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Bayern Muenchen untuk melaju ke babak delapan besar Liga Champions.

Pertandingan di Allianz Arena, Selasa (15/3) malam, itu berlangsung mendebarkan hingga menit terakhir pertandingan. Inter sempat unggul cepat melalui kaki Samuel Eto'o, tetapi tuan rumah Bayern mampu balik unggul dan salah satu gol tercipta berkat blunder Julio Cesar. Setelah menyamakan kedudukan, Inter berhasil meraih tiket perempat-final berkat gol Goran Pandev dua menit sebelum bubaran.

Eto'o membatalkan keunggulan Bayern pada laga pertama setelah sukses menyambar umpan Pandev pada menit keempat. Gol cepat itu terbukti mampu menghidupkan permainan. Menit 21, Bayern membalas. Seperti di Giuseppe Meazza, tendangan Arjen Robben gagal dihalau bersih Julio Cesar. Bola muntah langsung disambar Mario Gomez untuk menciptakan golnya yang kedelapan di turnamen ini.

Sepuluh menit berselang, Bayern balik unggul. Robben beraksi dan memberikan umpan yang ditujukan kepada Gomez. Bola membentur Thiago Motta dan tepat mengarah ke hadapan Thomas Mueller. Tanpa ragu, Mueller melesakkan bola ke dalam pojok gawang Julio Cesar.

Gol ketiga Bayern seperti menunggu waktu. Kali ini giliran Franck Ribery beraksi. Setelah melakukan penyelamatan hebat, Julio Cesar terbantu upaya Andrea Ranocchia mementahkan upaya gelandang serang Bayern itu.

Setelah jeda, Bayern terus mencari gol untuk mengamankan jalan mereka. Tendangan voli Gomez kembali dapat digagalkan Julio Cesar. Kemudian pada menit ke-63, dalam sebuah skema serangan, Wesley Sneijder sukses menyamakan kedudukan berkat tembakan terarah dari luar kotak penalti.

Inter akhirnya sukses mengamankan peluang mempertahankan gelar juara pada menit ke-88. Pandev secara gemilang menuntaskan umpan Eto'o untuk menaklukkan Thomas Kraft kali ketiga. Gol ini tak dapat dibalas Bayern hingga laga berakhir.

Hasil ini sekaligus menjadikan Inter klub kedua sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu membalikkan kekalahan kandang di laga pertama menjadi kemenangan.(goal.com)

Read More......