
Derby Della Madonnina bakal menjadi yang perdana bagi Giampaolo Pazzini.Usai menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Lecce berkat satu-satunya gol yang ia ciptakan, striker Inter Giampaolo Pazzini kini tak segan menatap laga derby kontra Milan mendatang.
Laga bertajuk Derby Della Madonnina ini menjadi spesial bagi sang striker karena ini merupakan laga derby Milan pertama sepanjang karir sepakbola Pazzini. Oleh karenanya, ia pun sangat tidak sabar segera menjajal atmosfer perduelan sarat prestise dua seteru sengit sekota ini.
"Sudah lama saya menunggu momen ini [derby Milan]," ujar Pazzini seusai laga kontra Lecce.
"Akan menjadi pertandingan besar nanti dan saya tidak sabar ingin segera melakoni laga tersebut."
"Inilah hal pertama yang saya dengar ketika saya mendarat di sini. Dan laga itu selalu menjadi laga yang diinginkan kolega sekalian."
Pazzini pun yakin akan kualitas timnya dapat menyaingi Rossoneri.
"Kami akan berjuang sampai detik terakhir," tegas sang striker.(goal.com)
Minggu, 20 Maret 2011
Kini Pazzini Bidik Derby Milan
Zanetti: Sekarang Kami Punya Kans Besar

Javier Zanetti menilai Inter kini mulai di atas angin.Kemenangan atas Lecce sangat disyukuri kapten Inter Javier Zanetti. Menurutnya, dengan raihan tiga angka tersebut mendorong tim mendekat dalam perburuan Scudetto musim ini.
Raihan poin sempurna atas Lecce itu kini menjadikan jarak pemisah antara Inter dan pemuncak klasemen AC Milan tinggal berselisih dua poin saja, yang mana Milan dengan tabungan 62 poin dan Nerazzurri mengantungi 60 angka.
Zaentti pun mengakui posisi Inter sekarang ini berada dalam tahapan yang cukup krusial.
"Kemenangan ini membuat kami ikut meraih hal yang sangat berharga, karena dengan begitu kini kami punya kesempatan besar," jelas Zanetti soal perburuan titel Serie A Italia musim ini.
Zanetti lalu menyoroti kemenangan timnya atas Lecce. Kredit khusus diberikan sang kapten buat striker Giampaolo Pazzini yang tampil heroik.
"Kami sukses mengendalikan Lecce yang bermain sangat bagus dan cukup memberikan kami tekanan. Tetapi kemudian Pazzini mampu mencetak gol yang mana kemudian memberikan kami kemenangan."
Sang kapten kini mulai serius ingin mengkudeta singgasana klasemen Serie A. Bagi Zanetti, Inter setidaknya mulai berada di atas angin.
"Mulai sekarang, sepenuhnya tergantung dari kami. Kami punya tiga pertandingan krusial ke depan dan derby bakal sangat menentukan. Tetapi kami yakin kami mampu," terang Zanetti memacu semangat tim.(goal.com)
Derby Milan Bukan Arena Balas Dendam Leonardo

Milan - Leonardo bersama Inter Milan akan menyongsong derby kota Milan dengan nuansa lebih baik ketimbang AC MilanTapi jangan sebut partai nanti akan jadi ajang balas dendam untuk Leonardo.
Inter memangkas selisih dari Milan yang memuncaki klasemen Seri A menyusul kemenangan atas Lecce. Kini Nerazzurri membayangi Rossoneri dengan selisih dua poin saja.
Setelah jeda internasional akhir pekan nanti, kedua tim akan terlibat dalam derby della Madonnina alias derby kota Milan pada 2 April mendatang.
Untuk Inter, laga itu jelas menghadirkan momen tepat untuk menggeser Milan dari pucuk klasemen kendati Leonardo menolak menyebut laga tersebut jadi penentu Scudetto.
"Semua laga sisa menentukan, bukan hanya yang itu saja. Derby takkan jadi krusial karena setelahnya masih ada tujuh partai sisa," tegas Leonardo di Football Italia.
"Yang kami inginkan adalah mendekat, kembali ke persaingan dan berusaha bersaing untuk berebut Scudetto. Kami sampai ke derby dengan kondisi terbaik," lanjutnya.
La Beneamata saat ini tengah diliputi keyakinan diri tinggi setelah sebelumnya memastikan diri ke babak perempatfinal Liga Champions. Sebaliknya Milan malah sudah tersingkir di kompetisi tersebut dan ditekuk Palermo di Seri A pekan ini.
Dengan kondisi itu Leonardo kini berkesempatan menunjukkan betapa kelirunya Milan yang dulu sudah melepasnya, dengan cara mengalahkan klub lamanya itu bersama Inter. Dampaknya akan kian terasa jika saja ia sukses membawa Inter jadi jawara Seri A.
Namun demikian, balas dendam ternyata tak terbersit dalam benak Leonardo. Apalagi ia punya banyak sejarah panjang dengan Milan yang juga pernah ia bela semasa masih aktif bermain.
"Tidak (ada balas dendam), hidup terus berjalan dan Anda belajar dari pengalaman. Jika aku melihat kembali ke karirku, aku hanya melihat aspek positif dan tidak akan pernah melupakan masa 13 tahunku di Milan."
"Hidupku itu berdasarkan cinta, bukan pembalasan," papar Leonardo.(detiksport.com)
Julio Cesar Tatap Derby Milan dengan Pede

Milan - Inter Milan kian merapat ke pemuncak klasemen AC Milan bermodal kemenangan atas Lecce.Inter pun kini berpeluang menggeser Milan pada giornata berikutnya saat mereka berhadapan.
Tinggal dua poin memisahkan Nerazzurri yang ada di posisi dua dengan Rossoneri di posisi satu. Itu tak lepas dari kesuksesan Inter menang 1-0 atas Lecce, Minggu (20/3/2011) malam WIB.
"Ini jelas sebuah pertandingan dengan skala kepentingan 10/10. Kami melakukan apa yang mesti kami lakukan dan kami puas," komentar kiper Inter Julio Cesar kepada Sky Sport Italia.
Dalam laga tersebut Inter tampil dominan dengan penguasaan bola 69 persen berbanding 31 persen. Tapi La Beneamata harus menunggu sampai menit 52 sebelum Giampaolo Pazzini bikin gol kemenangan.
"Itu adalah sebuah pertandingan penting mengadapi lawan yang bertahan total. Kami juga mengambil sedikit risiko, tapi pada akhirnya itu berakhir seperti seharusnya," komentar Cesar.
Kemenangan atas Lecce membuat Inter kini berpeluang menggeser Milan dari pucuk klasemen jika memenangi derby Milan pada awal April depan. Derby itu boleh jadi juga akan menentukan pemenang Scudetto kendati Cesar belum mau berandai-andai.
"Kini saya memikirkan timnas dan derby dengan kepercayaan diri. Milan adalah sebuah tim hebat dan derby adalah sebuah partai spesial, tapi itu tidak akan menentukan karena masih ada banyak partai sisa."
"Apapun juga, itu bisa menjadi sebuah lompatan besar menuju gelar," papar si kiper Brasil.(detiksport.com)
Leonardo: Menang karena Tenang & Sabar

Milan - Kemenangan 1-0 atas Lecce tidak dipetik Inter Milan dengan mudah.Nerazzurri butuh ketenangan dan kesabaran sebelum bisa membawa pulang tiga angka.
Inter butuh waktu sampai dengan menit ke-52 sebelum bisa menghancurkan pertahanan Lecce, Minggu (20/3/2011) malam WIB, lewat gol Giampaolo Pazzini.
"Itu bukan partai mudah dan ada banyak bahaya yang tersembunyi," ujar Allenatore Inter Leonardo di Football Italia.
"Kami berusaha keras menemukan ruang, terutama di paruh pertama tapi untuk membawa pulang tiga angka kami butuh kepala yang tenang dan kesabaran," lanjutnya.
Proses gol Pazzini sendiri sempat dituding tidak sah. Ia dinilai menggunakan tangan tatkala mengontrol bola.
"Pazzini tidak menyentuh bola, karena Anda bisa lihat dalam tayangan ulang lengannya mengayun ke belakang dan bolanya melaju ke depan, jadi itu pasti (mengenai) dadanya," tegas Leonardo.(detiksport.com)
Jinakkan Lecce, Inter Dekati Capolista

Inter mulai menebar ancaman kepada AC Milan di puncak klasemen setelah menang tipis 1-0 atas Lecce.Milan - Inter Milan memanfaatkan dengan maksimal kekalahan AC Milan untuk memangkas jaraknya. Kesuksesan memukul Lecce 1-0 membuat Nerazzurri kini tinggal berjarak dua angka dari Milan.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (20/3/2011), Inter menghadapi perlawanan alot Lecce. Namun, gol semata wayang Giampaolo Pazzini memastikan kemenangan mereka.
Tiga angka ini membuat Inter kini telah mengumpulkan 60 poin dari 30 pertandingan. Tim asuhan Leonardo itu cuma tertinggal dua angka dari Milan yang masih bercokol di posisi teratas.
Jalannya pertandingan
Sejak awal babak pertama, Inter mengendalikan permainan. Meski secara statistik mendominasi penguasaan bola, 71 persen berbanding 29 persen, Inter gagal mencetak satu gol pun.
Peluang bersih pertama baru tercipta pada menit 51, kali ini untuk Inter. Tandukan Pazzini menyambut umpan silang Wesley Sneijder masih bisa ditepis kiper Lecce, Antonio Rosati.
Semenit berselang, peluang Inter akhirnya berbuah gol. Bekerja sama dengan Goran Pandev, Pazzini menguasai bola di kotak penalti lawan dan dengan tendangan kaki kanan, striker timnas Italia itu merobek jala Rosati.
Rosati memprotes gol Pazzini tersebut karena menurutnya Pazzini menggunakan tangan saat mengontrol bola hasil operan Pandev. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Lecce mendapat hadiah tendangan bebas tepat di luar kotak penalti Inter di menit 81. Tetapi, Ruben Oliviera yang bertugas mengeksekusinya menendang bola ke pagar pemain Inter.
Lima menit menjelang bubar, Lecce berkesempatan menggagalkan kemenangan Inter. Namun, sepakan Andrea Bertolacci dari jarak dekat masih bisa digagalkan oleh kiper Julio Cesar.
Wasit pun akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dan Inter harus bersyukur bisa memetik tiga angka penuh malam ini.
Susunan pemain
Inter: Cesar; Maicon, Lucio, Chivu, Zanetti; Cambiasso, Thiago Motta; Sneijder (Kharja 84); Pandev (Coutinho 73), Pazzini, Eto'o (Stankovic 90)
Lecce: Rosati; Tomovic (Donati 90), Ferrario, Fabiano (Piatti 90), Brivio; Olivera, Vives, Giacomazzi (Jeda 83), Bertolacci, Mesbah; Corvia,(goal.com)
Kamis, 17 Maret 2011
Milito Tampil Lawan Lecce?

Ada kemungkinan Diego Milito akan kembali merumput untuk Inter Milan akhir minggu ini.Laga melawan Lecce bisa jadi menjadi laga debut Diego Milito bersama Inter Milan setelah pulih dari cedera.
Striker asal Argentina itu beberapa waktu absen karena cedera otot, yang membuatnya hanya bisa tampil di 22 laga di semua kompetisi.
Namun setelah beberapa waktu menjalani istirahat dan proses pemulihan cedera, Milito sudah siap untuk kembali bermain dalam waktu dekat.
Indikasinya adalah ia kembali terlihat berlatih bersama rekan-rekannya hari ini. Bukan tidak mungkin untuk laga di akhir minggu melawan Lecce ia akan dimainkan oleh peltaih Leonardo.
Kabar gembira lain muncul dari Javier Zanetti. Kapten Inter Milan yang absen saat timnya menundukkan Bayern Munich di Liga Champions karena demam dan flu, juga dinyatakan sembuh dan siap dimainkan.(goal.com)
Inter Milan Fokus Di Champions, AC Milan Beruntung

Dengan terbaginya fokus Inter Milan di kompetisi yang diikutinya, AC Milan diklaim akan lebih mudah meraih scudetto musim ini.Alessandro Nesta meyakini gelar scudetto Serie A Italia musim ini akan menjadi milik AC Milan.
Keyakinannya itu tak lepas dari kalender kompetisi yang padat milik rival utama mereka, Inter Milan, di musim ini, menyusul lolosnya mereka ke babak perempat-final Liga Champions.
Menurut Nesta, fokus dan kekuatan Inter Milan akan terbagi, sementara AC Milan bisa berkonsentrasi pada satu kompetisi di musim ini untuk gelar juara.
"Saya merasa Liga Champions akan membawa kekuatan Inter Milan akan tetap berada di belakang kami," katanya, Jumat (18/3).
"Kami membuat kesalahan saat melawan Bari, tapi jarak dengan Inter Milan masih tetap sama. Derby nanti akan sangat penting hasilnya," tandas nesta lagi.
Ada pun derby Milan akan terjadi pada 2 April. Sebelumnya, AC Milan akan menghadapi Palermo untuk berusaha melebarkan keunggulan lima angka mereka.(goal.com)
Jadwal Derby Della Madonnina Dimajukan

Jadwal laga derby Milan ini diubah menjadi satu hari lebih cepat dari waktu sedianya.Karena adanya agenda Liga Champions yang akan dilalui Inter, yang mana mereka berhasil melaju ke perempat-final dan manjadi wakil tunggal Italia di ajang tersebut, maka jadwal Derby Della Madonnina pun dimajukan dari tanggal sebelumnya.
Derby mulanya bakal dihelat pada Minggu 3 April. Namun kini telah diubah dan ditetapkan menjadi Sabtu 2 April, dan tepatnya laga kick-off pada pukul 20:45 waktu setempat.
Alasan pertandingan tersebut ditempatkan lebih awal supaya rentang waktu menuju ke partai Liga Champions bagi Inter menjadi longgar dan mereka bisa lebih fokus.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk akomodasi bagi Inter yang sejauh ini terus gagah membawa panji Italia di kancah Eropa di saat kompatriot mereka sudah tersisih lebih dulu -- AC Milan dan Roma.
Berikut jadwal Serie A pekan ke 30 dan 31:
Giornata 30
Sabtu, 2 April, 2011 18:00CET BRESCIA – BOLOGNA
Sabtu, 2 April, 2011 20:45CET MILAN – INTER
Minggu, 3 April, 2011 12;30CET NAPOLI – LAZIO
Minggu, 3 April, 2011 20:45CET ROMA – JUVENTUS
Giornata 31
Sabtu, 9 April, 2011 18:00CET INTER – CHIEVO
Sabtu, 9 April, 2011 20:45CET UDINESE – ROMA
Minggu, 10 April, 2011 12:30CET JUVENTUS – GENOA
Minggu, 10 April, 2011 20:45CET FIORENTINA – MILAN (goal.com)
Selasa, 15 Maret 2011
Stankovic: Terima Kasih, Bari

Dejan Stankovic sempat putus atas.Dejan Stankovic dan Marco Materazzi, atas nama fans Inter Milan, menyampaikan terima kasih kepada Bari atas sukses menahan AC Milan 1-1.
"Sukses Bari menahan I Rossoneri membuat peluang kami mempertahankan gelar masih seperti beberapa hari lalu," ujar Materazzi.
Menurut Materazzi, Inter membuat kesalahan fatal yang membuatnya ditahan Brescia, Jumat lalu. Namun, katanya, Nerazzurri kini diuntungkan oleh kegagalan Milan meraih tiga angka.
Milan seharusnya memimpin dengan selisih tujuh angka atas Inter, jika mengalahkan Bari -- tim di dasar klasemen. Namun hasil seri di kandang Bari, membuat selisih angka antara Milan dan Inter masih sama, yaitu lima.
"Kami sedang memikirkan hasil 1-1 di Brescia. Laga itu seharusnya kami menangkan," ujar Stankovic.
"Kami tidak punya harapan lagi, karena yakin Milan pasti menang. Ternyata, Bari bisa menahan Milan," lanjut Stankovic.(goal.com)
Leonardo: Inter Layak Menang

Pelatih Inter itu menyesal gagal meraih tiga poin penuh.Leonardo yakin anak asuhnya seharusnya meraih tiga poin penuh saat dijamu Brescia.
Hasil seri 1-1 dengan tim papan bawah itu memang untuk sementara bisa memperkecil jarak menjadi empat poin dengan pimpinan klasemen Milan.
Tetapi, jika Milan menang, jarak akan diperlebar menjadi tujuh poin, dari lima poin sebelum kedua tim berlaga pada akhir pekan ini.
"Kami punya banyak peluang dan hasil akhir bisa saja lain," jelas pelatih asal Brasil kepada AFP.
Leonardo melanjutkan, "Di babak pertama, kami bermain seperti yang diharapkan, unggul lebih dahulu dan mengatur pertandingan dengan baik. Tetapi di babak kedua, kami kebobolan dari situasi bola mati dan itu mengubah pertandingan."
"Saya tak senang dengan hasil seri, ini hasil yang aneh karena kami membuat banyak peluang dan tak seperti pertandingan lain yang berakhir imbang. Tetapi sejauh ini, kami menang 11 kali, sekali seri, dan dua kali kalah. Kami bekerja dengan baik," pikirnya. (goal.com)
Sundulan Caracciolo Hambat Laju Inter

Gol Caracciolo menggagalkan perolehan tiga poin penuh bagi Inter.Ambisi juara Inter berhasil dihambat tuan rumah Brescia yang berjuang keras untuk setidaknya meraih satu poin dari tangan juara bertahan Serie A Italia itu untuk memperbesar peluang mereka keluar dari zona degradasi.
Brescia berhasil menyamakan kedudukan enam menit sebelum bubaran lewat Andrea Caracciolo, yang membalas gol Samuel Eto'o di awal pertandingan.
Demi memperbesar peluang mereka mempertahankan gelar, Inter langsung menyerang dan berhasil unggul sebelum pertandingan berjalan 20 menit, ketika sundulan Andrea Ranocchia dari tendangan penjuru berhasil mengarah ke Samuel Eto'o yang berdiri bebas dan tanpa ragu membelokkan bola ke gawang Michele Arcari.
Setelah gol itu, Brescia berusaha menyerang namun kurang kreatif untuk menciptakan peluang berarti, sementara Inter berusaha menguasai permainan lewat umpan-umpan pendeknya.
Di babak kedua, Inter kembali merepotkan pertahanan Brescia dari situasi bola mati, Wesley Sneijder menerima umpan pendek Maicon dan tendangannya dari luar kotak penalti menghantam pojok kanan atas tiang gawang Arcari sekitar sepuluh menit babak kedua berjalan.
Kerjasama Maicon dan Sneijder lagi-lagi mengancam Brescia 15 menit kemudian. Aksi individu Maicon dari sayap kanan berakhir dengan bergulirnya bola ke arah gelandang Belanda itu di tengah kotak penalti, tetapi tendangannya masih mampu diselamatkan Arcari.
Sepuluh menit kemudian, Arcari kembali menyelamatkan gawangnya dari ancaman Goran Pandev, yang berhasil dibebaskan umpan Samuel Eto'o di dalam kotak penalti.
Brescia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ketika tendangan penjuru Alessandro Diamanti berhasil diarahkan Jonathan Zebina ke arah gawang, yang kemudian diarahkan oleh Caracciolo untuk menjebol gawang Julio Cesar.
Peluang emas dari titik putih di menit-menit akhir akibat pelanggaran Ivan Cordoba terhadap Citadin Eder yang berbuah kartu merah bagi bek Kolombia itu gagal dimanfaatkan Caracciolo berkat kegemilangan Cesar menebak arah tendangannya.
Kedua tim gagal mengubah skor hingga wasit Gianluca Rocchi meniup peluit akhir, namun Caracciolo mengikuti jejak Cordoba saat diusir wasit karena kartu kuning kedua.
Dengan hasil ini, Inter untuk sementara hanya mampu memperkecil jarak menjadi empat poin dengan pimpinan klasemen Milan, yang baru akan menjamu Bari, Minggu (13/3).
Sementara Bari tetap terpaku di zona degradasi, dan berjarak dua poin dari Cesena dan Lecce, yang berada di peringkat ke-17 dan 18.(goal.com)
Minggu, 06 Maret 2011
Tak Ada Sihir dari Leonardo

Milan - Inter Milan berhasil menekuk Genoa dengan skor mencolok 5-2 meski sempat tertinggal.Kerap sukses membawa Nerazzurri comeback, Leonardo mengaku tak ada rahasian khusus untuk hal itu.
Gol Rodrigo Palacio membawa Genoa unggul 1-0 pada babak pertama laga di Giuseppe Meazza, Minggu (7/3/2011) malam WIB. Namun gelontoran gol-gol Giampaolo Pazzini, Samuel Eto'o (dua), Goran Pandev dan Yuto Nagatomo sebelum Mario Boselli memperkecil kedudukan.
Diakui Leonardo Inter sempat bermain 'tanpa semangat' di babak pertama. Namun ia senang dengan timnya yang selalu bisa mencetak banyak gol di babak kedua.
Sejak ditangani Leonardo, La Benemata lebih sering mencetak gol di babak kedua. Di Giuseppe Meazza saja, mereka sempat tertinggal 0-2 dari Palermo di babak pertama, sebelum membalikkan keadaan jadi 3-2. Atau ketika menang dari Sampdoria pekan lalu di mana dua gol tercipta di babak kedua.
"Kami sangat lambat di babak pertama dan hal ini bisa saja terjadi. Namun tidak ada kata-kata sakti dari saya di masa istirahat untuk membuat para pemain bangkit," tutur Leonardo seperti dilansir Football Italia.
"Bahwa faktanya kami mencetak banyak gol di babak kedua adalah tanda-tanda yang sangat bagus bagi fisik dan juga psikis kami. Kami bermain sebagai tim dan mempunyai ambisi yang sama yaitu bertarung bersama untuk sesuatu yang penting," sambung pria asal Brasil.
Hasil yang tentunya menguntungkan Inter sebab sehari sebelumnya AC Milan sempat memperlebar jarak jadi delapan poin, usai menang 1-0 atas Juventus. Inter kini punya 56 poin dan akan bertemu Rossonerri dalam Derby della Madoninna 3 April mendatang.
"Skuad ini sangat siap untuk bertarung hingga limit tertinggi. Kami bisa memanfaatkan momen penting dalam laga tadi dan kami masih dalam perburuan gelar juara."
"Semalam kemenangan Milan menunjukkan mereka adalah tim yang solid dan pantas berada di puncak klasemen. Musim ini masih panjang dan derby akan berjalan spektakuler. Namun masih banyak laga yang akan dimainkan," tutup pelatih berusia 42 tahun itu.(detiksport.com)
Inter Siap Bertarung Sampai Akhir

Milan - AC Milan menjauh namun Inter Milan kembali mendekat. Kemenangan terakhir atas Genoa menunjukkan La Beneamata siap bertarung dengan Rossonerri untuk titel Seri A hingga akhir musim.
Menjamu Genoa di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB, Inter sempat tertinggal 0-1 lebih dulu di babak pertama.
Giampaolo Pazzini kemudian mencetak gol penyama kedudukan yang disusul dua gol Samuel Eto'o, Goran Pandev dan Yuto Nagatomo. Genoa akhirnya memperkecil keadaan jadi 2-5 lewat gol Mario Boselli.
"Sangat vital kami bisa memenangi laga ini. Kami sangat lambat di awal laga dan tidak bisa menemukan permainan kami. Namun saat masa jeda di ruang ganti kami bilang ke diri kami jika laga belum dimulai," sahut Pazzini di situs resmi klub.
"Leonardo bilang ke kami jika kami belum benar-benar berada di lapangan dan jika kami ingin menang maka kami harus tampil dengan baik. Dan itulah yang kami lakukan," sambung penyerang berusia 26 tahun itu.
Kemenangan ini membuat Inter kembali memangkas jarak dengan Milan di puncak yang sempat melebar jadi delapan poin, pasca kemenangan 1-0 rival sekotanya itu atas Juventus kemarin.
Namun Inter menunjukkan kembali karakter juaranya dan bisa mendekati Milan lagi. Persaingan antara dua tim sekota ini pun kian seru mendekati pertemuan kedua musim ini bulan April mendatang.
"Saya senang dengan penampilan saya dan tim ini. Ini adalah kemenangan yang sangat penting karena menunjukkan kami masih dalam jalur perebutan juara dan kami siap bertarung hingga akhir," tuntas Pazzini.(detiksport.com)
Bungkam Genoa 5-2, Inter Pepet Milan

Milan - Sempat tertinggal lebih dulu, Inter Milan akhirnya sukses mengalahkan Genoa dengan skor telak 5-2Hasil ini membuat Nerazzurri tetap menempel pemuncak Seri A AC Milan dengan selisih lima poin.
Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB itu, Rodrigo Palacio membawa Genoa unggul di babak pertama.
Untuk kemudian di babak kedua dua gol Samuel Eto'o, Giampaolo Pazzini, Goran Pandev dan Yuto Nagatomo membuat Inter unggul 5-1. Sebelum akhirnya gol Mario Boselli memperkecil skor.
Dengan tiga poin ini La Beneamata kokoh di urutan kedua dengan 56 poin dari 28 laganya. Selisih lima angka pun masih bisa dijaga dari Milan di puncak klasemen. Genoa di urutan ke-12 dengan 35 poin.
Jalannya pertandingan
Di menit ke-11 Inter sebenarnya sukses menjebol gawang Genoa. Namun Eto'o lebih dulu terjebak offside setelah menerima umpan diagonal Maicon.
Tembakan Eto'o di menit ke-20 masih tepat di pelukan Eduardo. Eto'o lagi-lagi punya kesempatan mencetak gol pada menit ke-28 setelah melewati dua pemain Genoa, namun sepakannya masih melenceng dari sasaran.
Lima menit sebelum turun minum Genoa berhasil unggul lebih dulu setelah Palacio membobol gawang Julio Cesar dari tiang jauh.
Pazzini! Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-50 lewat kerjasama Eto'o-Pazzini yang diselesaikan nama terakhir lewat sepakan jarak dekat.
Tak sampai semenit Eto'o membawa Inter berbalik unggul setelah bola rebound hasil tendangan Pandev disambar penyerang asal Kamerun itu untuk menjebol gawang Eduardo.
Eto'o mencetak gol keduanya pada menit ke-57. Kesalahan Giandomenico Mesto dimanfaatkan Eto'o mengonversi jadi gol ketiga Inter dalam laga itu.
Pada menit ke-71 Pandev membuat gol keempat Inter. Eto'o sodorkan bola pada Wesley Sneijder yang kemudian mengumpan pada Pandev yang tanpa kesulitan menjebol gawang Eduardo.
Tujuh menit sebelum bubaran Nagatomo yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol perdananya bersama Inter. Tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti tak dapat dicegah masuk.
Di penghujung Boselli mencetak gol kedua Genoa dalam laga itu dan membuat laga berakhir dengan skor 5-2.
Susunan pemain
Inter: Cesar, Ranocchia (Nagatomo 78'), Lucio, Chivu, Maicon, Motta, Stankovic (Pandev 45'), Sneijder, Zanetti, Eto'o, Pazzini (Kharja 75')
Genoa: Eduardo, Kaladze, Dainelli, Mesto, Moretti, Jucka, Rafinha, Konko (Antonelli 74'), Paloschi (Boselli 74'), Palacio.(detiksport.com)
Sabtu, 05 Maret 2011
Leonardo Minta Inter Tetap Fokus

Pelatih asal Brasil itu meminta pemainnya tak memikirkan big match Juventus-Milan."Pertandingan malam ini (Juventus-Milan) tak menentukan apa-apa. Kami punya banyak pertandingan sulit, tetapi kami masih bertarung di semua kompetisi. Jika kami tetap konsisten, itu akan memberikan peluang bagi kami untuk kembali meraih hasil hebat," tandas Leonardo.
Mantan bek Genoa Andrea Ranocchia sudah pulih dari cedera, tetapi Diego Milito belum layak tampil, dan mantan pemain Genoa lain Thiago Motta diperkirakan akan tampil sejak awal.
Genoa sendiri akan ke Milan tanpa Domenico Criscito, Antonio Floro Flores, dan Miguel Veloso, tetapi Leonardo merasa, "Di atas kertas, semua pemain mereka sudah bermain baik di banyak kesempatan, jadi saya tak merasa Genoa akan menurunkan tim lemah."
Tentang prestasinya mengangkat Inter naik lima peringkat ke posisi kedua, Leonardo berpesan, "Saya senang dengan apa yang terjadi hingga saat ini. Itu situasi sulit, tetapi semua tetap berpikir positif." (goal.com)
Ballardini Janjikan Perlawanan Terhadap Inter

Pelatih Genoa itu menegaskan timnya siap mengerahkan segenap kekuatan guna mencoba meraih hasil di Giuseppe Meazza.Davide Ballardini berjanji Geona akan memberikan perlawanan terhadap Inter Milan ketika bertanding di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3).
Arsitek I Grifoni itu menyadari laga kontra La Beneamata bakal berat, tapi timnya tak akan menyerah begitu saja.
"Menilik karakteristik kami, kami harus mengerahkan energi maksimal untuk mendapatkan hasil bagus," kata Ballardini dalam konferensi pers prapertandingan.
"Genoa punya pemain-pemain berkualitas dan terbiasa bermain tanpa terlalu banyak pertimbangan defensif. Kami harus tampil ketat, senantiasa menekan untuk mengambil penguasaan bola di lini tengah dan menyerang dengan cepat."
"Sulit mencari titik lemah dalam skuad Inter, tapi kami berjanji akan bermain sebagai sebuah unit," lanjutnya.
"Mungkin Inter bukan favorit dengan selisih lima poin dari Milan, tapi mereka siap memanfaatkan peluang jika Milan terpeleset."(goal.com)
Moratti: Napoli Masih Berpeluang Juara

Presiden Inter Milan Massimo Moratti mewaspadai Napoli yang masih berpeluang meraih scudetto. Kekalahan 3-0 dari AC Milan pada pertengahan pekan ini membuat Napoli turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A . Mereka tertinggal enam poin dari Milan.
Namun Napoli hanya berselisih satu poin dengan Inter yang berada di peringkat kedua. Hal itu yang membuat Moratti berharap timnya tetap mewaspadai Napoli.
"Napoli masih terlibat dalam perebutan gelar juara liga. Mereka memang tampil tidak seperti biasanya saat kalah dari Milan dan bisa saja bangkit di gim berikutnya. Kami tidak boleh lengah terutama terhadap Napoli," tandas Moratti di situs www.inter.it.
"Kami berharap meraih banyak poin di pertandingan sisa musim ini, terutama saat nanti menghadapi Milan. Persaingan meraih scudetto akan sengit sampai akhir musim apalagi kalau kami Napoli mampu meraih banyak poin."
Inter yang tertinggal lima poin dari Milan tentunya berharap Juventus bisa mengalahkan Rossoneri di Turin, Sabtu (5/3) waktu setempat. Inter sendiri akan menjamu Genoa sedangkan Napoli menghadapi Bresica, Minggu (6/3).(goal.com)
Rabu, 02 Maret 2011
Moratti: Warga 'Asli' Milan Dukung Inter

Milan - Persaingan sengit AC Milan dan Inter Milan di klasemen Liga Italia bisa jadi akan bertambah panastu terkait pernyataan terbaru Massimo Moratti soal basis fans kedua tim di kota tersebut.
Cuma lima poin yang menjadi pemisah antara Milan dan Inter di puncak klasemen. Menyusul kemenangan Rossoneri atas Napoli dan sukses Nerazzurri menundukkan Sampdoria, keduanya kini beruntun duduk di urutan satu dan dua.
Persaingan antara keduanya dipastikan bakal makin sengit dalam beberapa pekan kedepan. Terlebih empat minggu mendatang San Siro akan menggelar Derby Della Madoninna tahap kedua.
Kompetisi antara duo Milan itu berpeluang makan panas bukan saja di dalam lapangan. Sebabnya adalah komentar yang dilontarkan Moratti saat dia menerima penghargaan Ambrogino d’Oro dari Dewan Kota Milan. Apresiasi tersebut diberikan pada Moratti menyusul sukses Javier Zanetti cs meraih tiga gelar juara tahun lalu.
Menjawab pertanyaan wartawan soal minimnya pemain Italia di skuad La Beneamata, Moratti malah membandingkan basis fans kedua kesebelasan.
"Kemenangan yang kami raih bagus buat kami dan Kota Milan. Secara tradisional, kami lebih memiliki akan di kota ini jika dibanding dengan Rossoneri," sahut Moratti di Football Italia.
"Fans Nerazzurri selalu dianggap sebagai orang-orang asli Milan," lanjut pengusaha minyak itu.
Pernyataan Moratti tersebut sesungguhnya tak salah karena secara historis fans Inter sebagian besar berasal dari warga kelas menengah. Sementara suporter Milan umumnya datang dari kelas pekerja dan banyak yang merupakan imigran dari Italia utara.
(detiksport.com)
Moratti Masih Lapar Gelar

Keberhasilan merengkuh lima gelar belum cukup bagi presiden Inter Massimo Moratti.Bagi presiden Massimo Moratti, kesuksesan tertinggi Inter merengkuh lima gelar -- Liga Champions, Scudetto, Piala Dunia Antarklub, Piala Super Italia, Coppa italia -- belumlah serta merta membuatnya puas.
Sang presiden menekankan, dirinya masih sangat lapar akan trophy demi trophy di musim ini.
Berkat prestasi prestisius tersebut, sang presiden pun dianugerahi Ambrogino d'Oro -- penghargaan khusus dari kota Milan. Moratti kemudian menyampaikan sejumlah apresiainya kepada fans dan seluruh pemain.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, dimulai dari orang-orang di kota ini yang sangat dekat dengan kami sehingga kami mampu memenangkan segalanya dan kami pun kembali berambisi memenangkan semuanya lagi," kata Moratti disitat Tribalfootball.
"Saya bangga atas apa yang telah dicapai tim, pencapaian ini membahagiakan kami semua dengan rasa penuh sukacita."
"Saya ingin menggarisbawahi kepada profesionalisme besar dari semua pemain yang membawa kami mengangkat trophy tersebut dan tumbuh berkembang di kota ini dan untuk para fans. Kita lihat saja lagi di tahun selanjutnya," tandasnya.(goal.com)