Tampilkan postingan dengan label pazzini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pazzini. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Kini Pazzini Bidik Derby Milan


Derby Della Madonnina bakal menjadi yang perdana bagi Giampaolo Pazzini.Usai menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Lecce berkat satu-satunya gol yang ia ciptakan, striker Inter Giampaolo Pazzini kini tak segan menatap laga derby kontra Milan mendatang.

Laga bertajuk Derby Della Madonnina ini menjadi spesial bagi sang striker karena ini merupakan laga derby Milan pertama sepanjang karir sepakbola Pazzini. Oleh karenanya, ia pun sangat tidak sabar segera menjajal atmosfer perduelan sarat prestise dua seteru sengit sekota ini.

"Sudah lama saya menunggu momen ini [derby Milan]," ujar Pazzini seusai laga kontra Lecce.

"Akan menjadi pertandingan besar nanti dan saya tidak sabar ingin segera melakoni laga tersebut."

"Inilah hal pertama yang saya dengar ketika saya mendarat di sini. Dan laga itu selalu menjadi laga yang diinginkan kolega sekalian."

Pazzini pun yakin akan kualitas timnya dapat menyaingi Rossoneri.

"Kami akan berjuang sampai detik terakhir," tegas sang striker.(goal.com)

Read More......

Minggu, 06 Maret 2011

Inter Siap Bertarung Sampai Akhir


Milan - AC Milan menjauh namun Inter Milan kembali mendekat. Kemenangan terakhir atas Genoa menunjukkan La Beneamata siap bertarung dengan Rossonerri untuk titel Seri A hingga akhir musim.

Menjamu Genoa di Giuseppe Meazza, Minggu (6/3/2011) malam WIB, Inter sempat tertinggal 0-1 lebih dulu di babak pertama.

Giampaolo Pazzini kemudian mencetak gol penyama kedudukan yang disusul dua gol Samuel Eto'o, Goran Pandev dan Yuto Nagatomo. Genoa akhirnya memperkecil keadaan jadi 2-5 lewat gol Mario Boselli.

"Sangat vital kami bisa memenangi laga ini. Kami sangat lambat di awal laga dan tidak bisa menemukan permainan kami. Namun saat masa jeda di ruang ganti kami bilang ke diri kami jika laga belum dimulai," sahut Pazzini di situs resmi klub.

"Leonardo bilang ke kami jika kami belum benar-benar berada di lapangan dan jika kami ingin menang maka kami harus tampil dengan baik. Dan itulah yang kami lakukan," sambung penyerang berusia 26 tahun itu.

Kemenangan ini membuat Inter kembali memangkas jarak dengan Milan di puncak yang sempat melebar jadi delapan poin, pasca kemenangan 1-0 rival sekotanya itu atas Juventus kemarin.

Namun Inter menunjukkan kembali karakter juaranya dan bisa mendekati Milan lagi. Persaingan antara dua tim sekota ini pun kian seru mendekati pertemuan kedua musim ini bulan April mendatang.

"Saya senang dengan penampilan saya dan tim ini. Ini adalah kemenangan yang sangat penting karena menunjukkan kami masih dalam jalur perebutan juara dan kami siap bertarung hingga akhir," tuntas Pazzini.(detiksport.com)

Read More......

Jumat, 11 Februari 2011

Jelang Derby d'Italia Inter ke Turin Cuma Ingin Menang


Milan - Giampaolo Pazzini sudah menunjukkan performa gemilangnya bersama Inter Milan meski belum genap sebulan bergabung.Sebuah performa harus 'Pazzo' lanjutkan saat melakoni Derby d'Italia pertama dalam karirnya.

Pazzini ditarik Inter dari Sampdoria pada bursa transfer Januari kemarin. Di debutnya saat melawan Palermo, ia jadi inspirasi kemenangan 3-2 Nerazurri lewat dua gol dan satu aksi yang berbuah penalti.

Di laga melawan Bari ia mencetak gol kedua dalam kemenangan 3-0. Meski tak mencetak gol pada laga melawan AS Roma kemarin, namun Pazzini berhasil membuat Nicolas Burdisso melanggarnya di kotak penalti, yang kemudian berbuah penalti Samuel Eto'o dan kartu merah.

Sebuah impresi awal yang membuat Pazzini menyebut debutnya bersama Inter adalah sebuah mimpi baginya. Sampai saat ini pun penyerang 26 tahun itu masih tak percaya mengenai penampilan awalnya tersebut.

"Saya sangat gembira tiba di klub yang merupakan juara Eropa dan Dunia. Selalu mencetak gol di tiga laga dan mendapat penalti membuatku sangat bangga bisa memulai petualangan di Inter seperti ini," ujar Pazzini Sky Sport Italia yang dilansir Football Italia.

"Perbedaan besar yang saya temukan di dalam ruang ganti adalah rasa lapar akan kemenangan dari para pemain dan pelatih, dari mulai saat bertandinga maupun berlatih. Anda akan melihat hal seperti ini dan sadar ini adalah benar-benar klub besar yang ingin menggapai kesuksesan besar," sambungnya.

Kini Pazzini akhirnya dapat bermain di klub besar macam Inter, setelah banyak melewati karirnya di tim-tim seperti Atalanta, Fiorentina dan Sampdoria. Form bagusnya pun diharapkan bisa ditunjukkan kembali saat melakoni Bigmatch kontra Juventus, Senin (14/2/2011) dinihari WIB.

Apalagi La Beneamata tak akan diperkuat Diego Milito yang harus absen selama sebulan. Jadilah Pazzini andalan di lini depan bersama Samuel Eto'o dan Wesley Sneijder.

"Jelas itu merupakan laga yang sulit, namun kami pergi Turin cuma ingin menang. Juga untuk Scudetto, itu tak bergantung seluruhnya pada kami karena Milan berada di atas. Namun Inter akan mencoba hingga akhir," tuntas Pazzini.(detiksport.com)

Read More......

Rabu, 09 Februari 2011

Jelang Ujicoba Internasional Cassano-Pazzini 'Bersatu' Kembali


Dortmund - Antonio Cassano dan Giampaolo Pazzini pernah jadi duet berbahaya di SampdoriaSempat terpisah beberapa waktu kini keduanya punya kesempatan untuk bernostalgia di timnas Italia.

Musim lalu Cassano serta Pazzini jadi figur penting bagi Sampdoria yang berhasil finis di posisi keempat. Pazzini mengakhiri musim dengan 19 gol sementara Cassano meski cuma sembilan gol, namun ia berhasil jadi pelayan yang baik bagi rekannya tersebut.

Masuk di musim in, duet itu terpecah. Kasus keributan Cassano dengan presiden Sampdoria membuatnya dibekukan hampir selama dua bulan. Pazzini pun kehilangan tandem terbaiknya dan secara tak langsung performa Il Samp pun ikut menurun, di mana mereka kini terpuruk di posisi ke-14.

Di pertengahan musim keduanya benar-benar terpisah setelah Cassano pindah ke AC Milan sementara Pazzini memperkuat rival sekotanya Inter Milan. Maka di perhelatan Seri A dipastikan keduanya akan jadi musuh yang harus saling mengalahkan.

Namun sebelum Cassano dan Pazzini bertemu di arena sebenarnya, kedua bisa bernostalgia lebih dulu saat membela panji timnas Italia yang akan melakukan laga persahabatan melawan Jerman Kamis dinihari nanti WIB. Cesare Prandelli memastikan jika kedua pemain itu akan mengisi lini depan Gli Azzurri.

"Gigi Buffon akan berada di bawah mistar, dilapisi Mattia Cassani. Leonardo Bonucci, Andrea Ranocchia dan Giorgio Chiellini di pertahanan," tutur Prandelli dalam jumpa pers jelang laga yang dilansir Football Italia.

"Riccardo Montolivo, Thiago Motta dan Daniele De Rossi di lini tengah. Lalu Stefano Mauri, Cassano dan Pazzini di lini depan," sambung Prandelli.

Italia untuk pertama kalinya datang ke Jerman (Signal Iduna Park) setelah yang terakhir di semifinal Piala Dunia 2006 dan saat itu Der Panser dikalahkan dengan skor 2-0.

"Tidak diragukan lagi untuk alasan apapun jika pertandingan melawan Jerman akan menjadi sangat penting," tuntas Prandelli.(detiksport.com)

Read More......

Senin, 07 Februari 2011

Di Carlo Sesalkan Penjualan Pazzini


Giampaolo Pazzini hanya butuh tiga hari untuk menjadi pemain mapan di Inter Milan.Pelatih Sampdoria Domenico Di Carlo mengatakan dirinya sangat menyesalkan penjualan Giampaolo Pazzini ke Inter Milan.

"Pazzini adalah pemain penting. Kepergiannya adalah kerugian besar bagi Sampdoria," keluh Di Carlo.

Pazzini bergabung dengan Inter bulan lalu, atau hanya beberapa pekan setelah Di Carlo menyaksikan kepergian Antonio Cassano sebagai korban pertengkarannya dengan klub.

Di San Siro, Pazzini sangat produktif dengan empat gol dari tiga pertandingan. Sedangkan Il Samp gagal mencetak gol di enam dari tujuh pertandingan.

"Pazzini sedang dalam performa terbaik ketika dijual ke Inter. Kini, kami hanya bisa menyaksikannya bagaimana dia mencetak gol untuk klub barunya," Di Carlo melanjutkan.

Menurut Di Carlo, bukan tanpa alasan sukses Inter mendapatkannya membuat Milan khawatir. Pazzini adalah pekerja keras, dan memiliki keinginan untuk memenangkan pertandingan.

"Kita tahu apa yang terjadi dengan Cassano di Milan, tapi Pazzini adalah yang luar biasa. Pazzini hanya perlu waktu tiga hari untuk menjadi yang terbaik," demikian Di Carlo.

Sampdoria kini di peringkat ke-14 dengan 27 angka. Di Carlo tampaknya harus kerja ekstra keras menahan kejatuhan Il Samp, di tengah protes fans yang tidak menginginkan dirinya.

"Yang kami bisa lakukan saat ini adalah kerja keras. Itu saja. Saya yakin kami masih bisa mengoleksi angka," Di Carlo mengakhiri.(goal.com)

Read More......

Minggu, 30 Januari 2011

Debut Impian Pazzini


Milan - Giampaolo Pazzini melakoni pertandingan pertamanya untuk Inter Milan dengan sangat menggiurkan: mencetak dua gol krusial plus satu "assist", dan timnya meraih kemenangan setelah nyaris kalah di kandang sendiri.

Dua hari setelah resmi menjadi pemain La Beneamata, Pazzini langsung dilibatkan pelatih Leonardo untuk pertandingan Seri A melawan Palermo di Giuseppe Meazza malam ini, Minggu (30/1/2011). Ia masih duduk di bangku cadangan ketika Inter tertinggal dua gol di babak pertama.

Usai turun minum Pazzini diturunkan, menggantikan Coutinho. Hanya dalam waktu 11 menit berada di lapangan, penyerang Italia berusia 26 tahun itu berhasil menjebol gawang lawan, dan melakukannya lagi di menit 73 untuk membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Sampai di situ saja Pazzini sudah melakukan debutnya yang gemilang.

Tiga menit dari gol keduanya, pemain yang dibeli dari Sampdoria itu kembali melakukan aksi berbahaya yang membuat pemain lawan menjatuhkannya di kotak penalti. Samuel Eto'o mengambil tendangan penalti itu dan Inter berbalik unggul. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan selesai.

"Mustahil untuk membayangkan sebuah debut impian seperti ini," cetus sang bintang baru itu kepada SkySport seusai laga. "Aku sudah memulai pengalaman Inter-ku dengan cara yang paling baik. Bahwa kami kemudian menang, itu menjadikan semuanya lebih baik lagi."

Pazzini mulai dilirik orang semenjak membela Fiorentina di tahun 2005, setelah mengawali karirnya bersama Atalanta. Setelah empat musim membela La Viola, ia digaet Sampdoria di musim panas 2009, dan di akhir musim mendulang 19 gol, yang menjadikannya pemain paling subur nomor tiga di musim itu.

Hingga paruh pertama musim ini ia sudah mengemas enam gol bersama Il Samp, dan baru saja menambahkan dua lagi dalam aksi pertamanya untuk Inter. (detiksport.com)

Read More......

Debut Sempurna Pazzini Menangkan Inter


Pazzini menjadi aktor dibalik tiga gol yang dikemas oleh Inter.Inter Milan benar-benar beruntung memboyong seorang Giampaolo Pazzini. Menjalani debut sebegai pemain pengganti di babak kedua, Pazzini langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol dan menjadi pemain yang dilanggar di kotak penalti sehingga Inter mendapat penalti.

Inter langsung mendominasi begitu peluit tanda pertandingan dimulai dibunyikan. Pada menit ke-tiga, Maicon melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dimana Sirigu sudah mati langkah namun tendangannya masih melebar.

Inter dikejutkan oleh gol Fabrizio Miccoli yang berhasil menyambar umpan silang dari Mattia Cassani. Palermo unggul 1-0 di menit ke-lima pertandingan ini.

Tertinggal satu gol membuat Inter lebih keluar menyerang. Akselerasi yang dilakukan oleh Javier Zanetti dan Samuel Eto'o kerap membuat lini pertahanan Palermo kelabakan. Pada menit ke-21, tandukan Lucio memanfaatkan tendangan sudut Maicon juga masih dapat diamankan oleh Sirigu.

Pada menit ke-36, Cassani kembali mengoyak lini pertahanan Inter dengan akselerasinya. Namun kali ini umpan silang Cassani gagal dijangkau oleh Miccoli, tetapi Antonio Nocerino berhasil menyambar bola tersebut dan membuat Palermo unggul 2-0 atas tuan rumah Inter.

Inter berusaha untuk mencuri satu gol di babak pertama ini dengan menggunakan skema all out attack, namun kokohnya pertahanan Palermo membuat Inter hampa gol sampai babak pertama berakhir.

Pada babak kedua, Leonardo merubah strategi Inter. Pelatih muda tersebut menarik keluar Santon dan Coutinho, dan memasukkan Kharja dan pemain baru, Pazzini.

Pergantian tersebut luar biasa efektif, pada menit ke-56 kedua pemain yang baru masuk tersebut bekerja sama dan membuat Inter berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Pazzini yang memperoleh umpan terobosan dari Kharja langsung mengontrol bola dan melepas tembakan keras yang tidak dapat diantisipasi oleh Sirigu.

Enam menit kemudian Thiago Motta melakukan kesalahan dengan melakukan pelanggaran di kotak terlarang dan menghasilkan penalti untuk Palermo. Namun Julio Cesar dengan gemilang menepis eksekusi dari Javier Pastore, sehingga kedudukan tetap 2-1.

Sepuluh menit kemudian, Inter mendapat tendangan bebas di area pertahanan Palermo. Pazzini berhasil menanduk masuk bola umpan dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Maicon, kedudukan berubah menjadi sama kuat 2-2.

Tiga menit kemudian atau menit ke-76, Pazzini dilanggar di kotak terlarang. Eto'o yang menjadi eksekutor tidak menyiakan kesempatan tersebut dan membuat Inter berbalik unggul 3-2. Eto'o meluapkan kegembiraanya dengan melepas kaosnya yang membuat wasit mengganjarnya kartu kuning.

Palermo kembali ke skema menyerang setelah tertinggal satu gol namun tidak ada peluang yang berhasil dimanfaatkan. peluang terbaik didapat di menit ke-87 melalui tendangan voli Balzaretti dari jarak dekat, beruntung bola mengenai kaki Maicon dan mengarah ke kaki Julio Cesar yang sudah mati langkah.

Dengan kemenangan ini, Inter masih menjaga asa untuk merebut posisi puncak dari AC Milan dan mempertahankan gelar juara mereka.(goal.com)

Read More......

Sabtu, 29 Januari 2011

Pazzini Gabung Inter, Allegri Waswas


Milan - Meski di klasemen masih terpaut cukup jauh, AC Milan tetap menganggap Inter Milan sebagai pesaing utamanya.Maka saat Nerrazzuri mendatangkan Giampaolo Pazzini, Massimiliano Allegri sedikit waswas.

Pazzini resmi diikat Inter Jumat (28/1/2011) kemarin waktu setempat. Sang striker diboyong dari Sampdoria dengan nilai transfer 12 juta euro dan mendapat kontrak hingga 2015.

Kedatangan striker internasional Italia berusia 26 tahun itu membuat lini depan Inter semakin tajam. Sebelumnya Leonardo sudah punya dua striker haus gol dalam diri Samuel Eto'o dan Diego Milito.

"Tambahan tenaga Pazzini di lini depan Inter akan menambah lini depan yang sudah sangat kuat. Dia pemain yang hebat dan punya kesempatan besar, tapi kami akan fokus pada apa yang harus kami lakukan," sahut Allegri di Football Italia.

Rossoneri kini masih duduk di puncak klasemen dengan total poin dikumpulkan berjumlah 44. Sementara Inter tercecer di urutan lima dengan 35 poin dimiliki, namun Zavier Zanetti cs masih punya satu pertandingan sisa lebih banyak dibanding pesaingnya.

"Saya harap bisa memenangi sesuatu dan saya yakin dalam beberapa bulan ke depan akan ada sesuatu yang indah untuk dirasakan," tuntas Allegri.(detiksport.com)

Read More......