
Milan - Inter Milan kian merapat ke pemuncak klasemen AC Milan bermodal kemenangan atas Lecce.Inter pun kini berpeluang menggeser Milan pada giornata berikutnya saat mereka berhadapan.
Tinggal dua poin memisahkan Nerazzurri yang ada di posisi dua dengan Rossoneri di posisi satu. Itu tak lepas dari kesuksesan Inter menang 1-0 atas Lecce, Minggu (20/3/2011) malam WIB.
"Ini jelas sebuah pertandingan dengan skala kepentingan 10/10. Kami melakukan apa yang mesti kami lakukan dan kami puas," komentar kiper Inter Julio Cesar kepada Sky Sport Italia.
Dalam laga tersebut Inter tampil dominan dengan penguasaan bola 69 persen berbanding 31 persen. Tapi La Beneamata harus menunggu sampai menit 52 sebelum Giampaolo Pazzini bikin gol kemenangan.
"Itu adalah sebuah pertandingan penting mengadapi lawan yang bertahan total. Kami juga mengambil sedikit risiko, tapi pada akhirnya itu berakhir seperti seharusnya," komentar Cesar.
Kemenangan atas Lecce membuat Inter kini berpeluang menggeser Milan dari pucuk klasemen jika memenangi derby Milan pada awal April depan. Derby itu boleh jadi juga akan menentukan pemenang Scudetto kendati Cesar belum mau berandai-andai.
"Kini saya memikirkan timnas dan derby dengan kepercayaan diri. Milan adalah sebuah tim hebat dan derby adalah sebuah partai spesial, tapi itu tidak akan menentukan karena masih ada banyak partai sisa."
"Apapun juga, itu bisa menjadi sebuah lompatan besar menuju gelar," papar si kiper Brasil.(detiksport.com)
Minggu, 20 Maret 2011
Julio Cesar Tatap Derby Milan dengan Pede
Kamis, 17 Maret 2011
Julio Cesar Lega Blundernya Tak Berakhir Pahit

Kiper Inter Milan Julio Cesar mengaku senang dan lega bisa mengantar timnya ke perempat-final.Blunder fatal Julio Cesar nyaris berujung pada tersingkirnya Inter Milan dari kompetisi Liga Champions musim ini. Beruntung hal itu tak terjadi karena Inter Milan bisa mencuri kemenangan 3-2 di kandang Bayern Munich.
Julio Cesar melakukan blunder di babak pertama dengan gagal menangkap bola tendangan Arjen Robben dengan baik, sehingga bola mentah bisa dimaksimalkan Mario Gomez, untuk membuat kedudukan menjadi 1-1. Inter Milan unggul lebih dulu lewat gol Samuel Eto'o.
Diakui Julio Cesar blunder itu membuatnya remuk redam saat pertandingan, karena ia sadar sudah mengancam peluang timnya untuk lolos ke perempat-final.
"Benar-benar momen yang buruk. Ketika saya kecolongan gol, rasanya ingin keluar saja dari lapangan dan kembali ke Milan, entah itu jalan kaki atau naik kuda. Tapi akhirnya saya bangkit," katanya, Rabu (16/3).
"Gol itu sendiri rasanya seperti ember dingin yang diisi air yang juga dingin yang kemudian diguyurkan ke kepala saya, tapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan saya karena bisa kembali dan saya harus benar-benar berterima kasih kepada mereka."
"Tak diragukan lagi, kesalahan saya lebih buruk dibanding leg pertama, untungnya kami masih bisa meraih kemenangan. Ketika Goran Pandev mencetak gol, saya sampai menangis."
"Puji syukur kepada Tuhan dan semua rekan-rekan saya. Saya pasti akan sangat terpukul jika kami tersingkir karena kesalahan saya, tapi hal semacam ini bisa membuat Anda bangkit," tandasnya.(goal.com)
Sabtu, 26 Februari 2011
Inter Kalah Bukan Karena Cesar

Milan - Gol kemenangan Bayern Munich atas Inter Milan lahir dari bola mental yang gagal diamankan dengan sempurna oleh Julio CesarMeski begitu Leonardo menegaskan kalau kekalahan Nerazzurri bukan karena kesalahan sang kiper.
Inter dan Bayern bermain saling menyerang di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan kedua kubu sepertinya tak akan menghasilkan gol karena hingga jelang akhir pertandingan skor bertahan di angka 0-0.
Namun di menit 89 gawang tuan rumah dibobol Mario Gomez, gol tersebut bermula dari tendangan jarak jauh Arjen Robben dan berhasil diblok Cesar. Malang buat kiper asal Brasil itu, bola gagal dia amankan dengan sempurna, si kulit bundar mental beberapa meter dan dihajar Gomez yang berdiri tanpa kawalan di kotak penalti.
Dengan waktu sisa pertandingan yang tinggal sedikit Inter tak sempat membuat gol balasan. Skor akhir laga 0-1 buat keunggulan tim tamu.
"Julio Cesar tak perlu meminta maaf. Ada banyak kesempatan dalam pertandingan ini dan itu merupakan bagian dari olahraga. Dia berhasil menghadangnya dan gol tetap bisa terjadi dari kesempatan lain, sebagaimana kami juga punya kesempatan bikin gol," sahut Leonardo di Football Italia.
Kekalahan di kandang sendiri menipiskan peluang Inter lolos ke babak delapan besar. Leg kedua akan dilangsungkan pada 15 Maret mendatang di Allianz Arena, tempat di mana anak didik Louis van Gaal meraih 100% kemenangan di tiga laga fase grup.(detiksport.com)
Minggu, 06 Februari 2011
Kiper Julio Cesar Peringatkan Rival Inter

Inter Milan sudah banyak berubah setelah kedatangan pelatih Leonardo. Inter Milan terus memperbaiki peringkatnya di klasemen Serie A Italia. Kemenangan 5-3 atas tim tangguh AS Roma, Senin (7/2) dinihari WIB, menjadikan Inter naik ke posisi tiga.
Inter mulai membayangi pimpinan klasemen AC Milan dan Napoli yang menduduki peringkat dua. Bahkan Inter masih menyimpan satu pertandingan sisa.
"Saya sangat puas dengan pertandingan itu. Kami memperingatkan tim-tim yang saat ini berada di atas kami. Kini, kami memiliki peluang untuk menyaingi mereka dan membidik Scudetto. Saya senang karena memberi kontribusi di pertandingan tersebut. Terutama di babak pertama," kata kiper Julio Cesar.
Menurutnya, semua langsung berubah saat pelatih Leonardo datang untuk menggantikan Rafael Benitez. Pelatih asal Brasil ini mampu membenahi performa Beneamata.
"Dalam waktu satu bulan, semua sudah berubah. Yang lebih penting lagi, kami memanfaatkan keuntungan saat rival kami gagal meraih poin. Milan pantas untuk cemas terhadap kami," jelasnya.
Hanya, Inter kembali menghadapi lawan berat. Setelah menaklukkan Roma, mereka akan bertemu Juventus, pekan depan. (goal.com)
Jumat, 04 Februari 2011
Julio Cesar Yakin Inter Raih Scudetto

Kiper Inter itu yakin timnya telah bangkit.Julio Cesar percaya Inter Milan akan mampu mempertahankan gelar Serie A Italia dan segera menurunkan tim sekota AC Milan dari puncak klasemen.
Inter berhasil menggilas Bari 3-0 sekaligus meraih kemenangan kedua beruntun, dan kiper Brasil itu kini yakin timnya siap tancap gas.
Kepada Inter Channel, Cesar menegaskan, "Itu kemenangan penting bagi kami. Saya pikir saya telah berada di level terbaik lagi sekarang, dua bulan setelah saya kembali dari cedera, dan hari ini (Kamis waktu setempat), saya tak kebobolan."
Apakah Julio Cesar rajin melihat klasemen Serie A? Ia mengakui, "Ya, saya sering. Saya memperhatikan itu dan melihat apa pertandingan kami selanjutnya. Kami sudah bangkit dan kami menanjak. Mari kita berharap semoga ini tak memakan waktu lama."
Inter kini tertinggal tujuh poin dari rival sekotanya itu dan masih memiliki jatah satu pertandingan lebih. (goal.com)
Rabu, 02 Februari 2011
Cesar Setia Inter

Milan - Julio Cesar disebut-sebut tengah diincar oleh Manchester United.Namun kiper Inter Milan itu memilih untuk menghormati kontraknya bersama klubnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, MU masih mencari suksesor Edwin van der Sar yang akan pensiun di akhir musim ini. Sejumlah nama muncul dan Cesar termasuk di antaranya.
Soal rumor yang mengaitkan dirinya dengan The Red Devils, Cesar mengaku belum mengetahuinya. Tetapi kiper nomor satu timnas Brasil itu memastikan ia tidak berminat untuk pergi.
"United? Aku tidak pernah dengar (rumor) sebelumnya dan dan dari apa yang aku tahu juga dari Inter," papar Cesar kepada La Gazzetta dello Sport.
"Aku tidak tahu kenapa aku harus berganti klub ketika kontrakku baru akan habis pada 2014. Jika klub punya sesuatu untuk dikatakan soal masa depanku, maka aku akan duduk dan bicara dengan presiden Massimo Moratti dan berbicara dengan dia.
Nerazzurri dikabarkan memburu kiper Bologna Emiliano Viviano akibat cederanya Luca Castelazzi. "Bagi saya, kedatangan Viviano tidak akan mengubah apapun," demikian Cesar.(detiksport.com)
Minggu, 31 Oktober 2010
Julio Cesar & Cambiasso Absen Hadapi Spurs

Inter Milan dipastikan tanpa Julio Cesar dan Estteban Cambiasso dalam pertandingan Liga Champions melawan Tottenham. Masalah cedera kembali menghantam Inter. Kali ini giliran Cesar dan Cambiasso yang mengalami cedera, yang dialami saat menghadapi Genoa beberapa hari lalu.
Menurut situs resmi Inter, keduanya mengalami cedera otot, Cesar di kaki kanannya dan Cambiasso di kaki kanannya.
Cedera Cesar sebelumnya diperkirakan hanya cedera ringan dan sudah bisa diturunkan dalam beberapa hari mendatang, namun ia ternyata masih belum bisa mengikuti latihan.
Keduanya dipastikan absen dalam lanjutan babak penyisihan grup Liga Champions menghadapi tuan rumah Spurs pada pertengahan pekan depan.(goal.com)
.....Forsa INTER....
Sabtu, 30 Oktober 2010
Julio Cesar Diragukan Tampil Lawan Spurs

Cesar sedang mengalami cedera sehingga diragukan tampil lawan Spurs di Liga Champions. Kabar buruk menimpa Inter Milan. Pasalnya, kiper andalan mereka, Julio Cesar, sedang mengalami cedera saat Nerazzurri menang 1-0 atas Genoa dalam lanjutan Serie A Italia, Sabtu (30/10) dinihari WIB.
Akibat kondisi itu, Cesar diragukan bisa tampil lawan Tottenham Hotspur di putaran grup Liga Champions pertengahan pekan depan.
"Saya minta maaf atas cedera ini. Saya benar-benar dalam kondisi bagus dan sedang fokus. Saya berharap akan baik-baik saja. Saya akan menjalani tes scan," ujar Cesar dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan.
"Saya bisa merasakan itu. Saya berharap cedera ini tidak serius."
"Pertandingan lawan Genoa tadi sangat fundamental sebagai modal untuk tampil di Liga Champions. Kini kami sedang fokus menatap pertandingan nanti. Kami harus bisa jadi juara grup."(goal.com)
......Forsa INTER....
Jumat, 22 Oktober 2010
Inter Tak Akan Serahkan Scudetto Kepada Juve

Kiper Inter ini menuding ada pihak di belakang layar yang tak senang Nerazurri menjadi juara.Penjaga gawang Inter Milan Julio Cesar menegaskan, Nerazurri tidak akan menyerahkan gelar Scudetto yang diraih pada tahun 2006 kepada Juventus, menyusul skandal Calciopoli saat itu.
Inter mendapatkan gelar juara pada tahun 2006, walau finish di urutan ketiga, karena dalam pengadilan olahraga, Juventus dianggap terlibat skandal Calciopoli.
Belakangan ini, harapan Juventus untuk mendapatkan gelar juara itu muncul kembali. Kubu Bianconeri sudah melakukan investigasi terhadap temuan baru di pengadilan di Naples, dimana persidangan Calciopoli 2 dilansungkan.
Namun Cesar tidak setuju bila gelar juara itu dikembalikan kepada Juventus.
“Menyerahkan gelar juara? Setelah apa semua yang terjadi...” ujar Cesar kepada acara televisi Chiambretti Night.
“Saya menghormati pemain Juventus dan fans mereka. Tapi saya memikirkan orang-orang di Inter yang sudah lama berada di sini dibandingkan saya, kerja keras mereka untuk menjadi juara.”
“Dari yang saya dengar, Juventus mendapat sedikit pertolongan. Kami akan mempertahankan Scudetto. Ada orang di belakang layar yang menginginkan kami tidak memenangi apa pun.”(goal.com)
.....Forsa INTER....
Kamis, 30 September 2010
Jelang Derby d'Italia Kondisi Lucio & Julio Cesar Meragukan

Milan - Lucio mendapat cedera sampai harus ditarik keluar kala membela Inter Milan di matchday II Liga Champions.Ia pun akhirnya diragukan bisa terlibat dalam Derby d'Italia akhir pekan ini.
Bek asal Brasil tersebut tak bisa menuntaskan pertandingan saat Inter menjamu Werder Bremen, Kamis (30/9/2010) dinihari WIB. Pada menit 62 laga, Lucio ditarik keluar dengan menggunakan tandu, untuk kemudian digantikan Davide Santon.
"Ia mengalami sedikit tegang otot. Kelihatannya memburuk, tapi ia bilang kalau kondisinya membaik," tutur Pelatih Inter Rafael Benitez di Football Italia.
Dengan kondisi tersebut, maka Lucio diragukan bisa tampil kala Inter menjamu Juventus dalam Derby d'Italia, Senin (4/10/2010) dinihari WIB.
"Belakangan ini ia mengalami masalah pada lututnya, tapi ia selalu bisa bermain. Malam ini masalahnya adalah cedera otot," simpul Benitez.
Sementara itu kondisi kiper Julio Cesar juga dipertanyakan setelah Benitez menariknya keluar di babak kedua pertandingan. Belum diketahui apa ia juga akan bisa tampil kontra Juve nanti.
"Julio Cesar ditarik sebagai tindakan pencegahan, karena ia merasakan sedikit nyeri otot di bagian paha kirinya," terang Benitez.(detiksport.com)
......Forsa INTER.....
Kamis, 02 September 2010
Selamat ulang tahun Julio Cesar

MILAN - Dari semua orang di klub dan semua penggemar,banyak kegembiraan untuk Julio Cesar.Kiper Brasil kami, lahir di Rio de Janeiro pada tanggal 3 September 1979, merayakan ulang tahunnya yang ke-31 hari ini.(inter.it)
......Forsa INTER.....
Selasa, 31 Agustus 2010
Julio Cesar: "Kami lebih baik"

Bologna - Julio Cesar optimis bahwaInter akan datang yang baik. "Saya pikir sikap kita di lapangan malam ini jauh lebih baik daripada di Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid," kata kiper Brasil hari Senin setelah penarikan di Bologna.
"Kami telah membuat awal yang baik, dan jika Anda melihat permainan pembukaan Inter dalam beberapa musim terakhir kami telah ditarik dan kemudian pergi untuk memenangkan Scudetto, sehingga 0-0 baik-baik saja." (inter.it)
....Forsa INTER....
Selasa, 10 Agustus 2010
Pelatihan selama sembilan dengan Bernazzani

APPIANO Gentile - Daniele Bernazzani dan anggota lain dari staf teknis mengawasi sesi pelatihan pagi ini untuk sembilan pemain yang sama yang bekerja di tempat pelatihan kemarin.
Julio Cesar, Lucio, Maicon dan Wesley Sneijder melakukan latihan aerobik dan teknis di lapangan sementara Amantino Mancini mengalami sesi kekuatan-bangunan individu. Thiago Motta, Sulley Ali Muntari dan David Suazo melakukan sesi cahaya di lapangan. Denis Alibec mengobati dan fisioterapi.
Skuad penuh akan melaporkan untuk pelatihan besok siang menjelang Jumat segitiga turnamen TIM Trophy melawan AC Milan dan Juventus di Stadio San Bari's Nicola. ?
(inter.it)
......Froza INTER....
Jumat, 30 Juli 2010
Julio Cesar: menuju piala baru

PHILADEPHIA - Julio Cesar mencoba untuk meninggalkan kekecewaan di Piala Dunia: sekarang bahwa ia telah mencapai teman-temannya di Philadelphia, adalah Inter berpikir: "Saya ingin setidaknya mencapai final - kata Julio Cesar dari mikrofon Inter Channel - tetapi hal-hal yang telah terjadi seperti yang mereka lakukan ... Namun,ada gunanya bicara sekarang tentang Piala Dunia, sekarang aku telah memenangkan piala baru dengan Inter dan dari sini sampai Desember ada tiga: kelompok ini terbiasa selalu menang, kita tidak bisa mulai dengan ide-ide yang berbeda. Tujuan kami adalah untuk menjadi lebih kuat, untuk memenangkan semua yang kita dapat, mulai dari dua Piala Super (Eropa dan Italia) kemudian pindah ke World Club Championship. "
Dengan awal musim ini Julio baru Cesar tidak akan lagi memakai nomor 12 di punggungnya tapi nomor satu yang ditinggalkan oleh Francesco Toldo: "ini lesu ide Paolo Orlandoni dan bagi saya itu adalah kehormatan untuk mengenakan nomor 1 setelah Toldo: Saya berharap bahwa ia membawa keberuntungan yang sama yang membawanya Lalu kami memiliki pemain hebat dalam sejarah Inter, ia memuji aku Luca Castellazzi.? adalah pembelian besar.. Ketika ia bermain melawan kita yang selalu dilakukan baik menyimpan Coutinho?. Dia bagus, mari kita memberinya waktu untuk tumbuh, maka kita akan melihat ".(inter.it)
.......Froza INTER....
Selasa, 27 Juli 2010
Inter Tetap Solid Tanpa Mourinho

Inter Milan masih diunggulkan mempertahankan titel juara Serie A meski berganti pelatih.Inter Milan tidak akan melemah. Meski ditinggalkan pelatih Jose Mourionho, namun Inter yang musim lalu meraih treble ini diprediksi tetap berada di urutan terdepan dalam perebutan gelar Serie A Italia.
Menurut mantan pemain dan pelatih Juventus Didier Deschamps memperkirakan Inter tetap solid meski ditangani Rafael Benitez.
"Inter masih berada di urutan pertama meski tidak ada lagi Mourinho. Benitez memang harus bekerja keras karena dia memulainya saat tim meraih treble. Namun, dia memiliki sebuah Ferrari, bahkan 500," ujar Deschamps.
Meski demikian Deschamps berharap Juve meraih sukses. Setelah kembali promosi dari Serie B, Juve tak pernah lagi meraih gelar juara Serie A. Bahkan musim lalu, Bianconeri terpuruk.
"Saya berharap Juve bisa meraih sukses musim ini. Pasalnya, saya adalah mantan pemain dan pelatih serta tetap sebagai fans," jawab pelatih Marseille yang mengungkapkan penyesalannya hengkang dari Juve.
Deschamps sukses mengantarkan Juve promosi ke Serie A setelah didegradasi akibat skandal calciopoli. Namun menjelang berakhirnya kompetisi, ia memilih mengundurkan diri karena berselisih dengan dewan klub.
"Saya menyesal karena mengundurkan diri saat kompetisi tinggal menyisakan dua pertandingan lagi. Saat itu, tiket promosi sudah dalam genggaman. Suatu saat nanti, saya mungkin kembali. Namun, untuk saat ini saya bahagia di Marseille," kata Deschamps.(goal.com)
......Froza INTER.....
Jumat, 23 Juli 2010
Julio Cesar (26) Julio Cesar adalah pemain terbaik ke-26 musim 2009/10 versi GOAL.com


Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Kami menghitung mundur pengumuman pemenang hingga 10 Agustus dengan menampilkan profil setiap pemain yang masuk dalam daftar 50 besar.
Tak pernah ada yang meragukan kualitas prima seorang Julio Cesar, penjaga gawang Inter dan Brasil. Dan sekali lagi, ia kembali membuktikan kemampuannya, sehingga terpilih di peringkat ke-26 dalam daftar 50 pemain terbaik pilihan GOAL.com. Ia menjadi pemain Inter keempat yang masuk dalam daftar, sekaligus mengungguli gelandang Esteban Cambiasso (34), striker Samuel Eto'o (30) dan pemain belakang Walter Samuel (29).
Dikenal dan diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia, Julio Cesar merupakan salah satu dari dua penjaga gawang yang masuk nominasi Ballon d'Or 2009 (berada di peringkat ke-21). Ia memenangkan penghargaan Serie A Goalkeeper of the Year 2009 dan terpilih sebagai penjaga gawang terbaik ketiga menurut International Federation of Football History, seiring dengan prestasinya membawa Nerazzurri meraih Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions.
Musim penuh gelar Julio Cesar diawali dengan memenangkan Piala Konfederasi di Afrika Selatan, dengan mengalahkan tim-tim seperti mantan juara dunia Italia, juara Eropa Spanyol dan Amerika Serikat, yang mereka hadapi di pertandingan final. Meskipun kalah dalam perebutan gelar Piala Super Italia melawan Lazio, tim Nerazzurri memulai musim lalu sebagai favorit meraih scudetto untuk kelima kali berturut-turut. Namun mereka harus mampu melewati hadangan Juventus yang semakin memperkuat skuadnya.
Julio Cesar kemudian menjadi tulang-punggung tim Beneamata yang tampil kokoh. Ia dilapis sesama pemain Brasil Maicon dan Lucio, lalu ada Christian Chivu, Javier Zanetti dan Walter Samuel yang menjadi lini pertahanan paling kokoh di Italia. Hal itu sudah terlihat di gim kedua mereka, dengan mengalahkan pesaing utama dalam meraih scudetto sekaligus rival utama mereka, Milan dengan skor telak 4-0. Walaupun sempat tampil kurang meyakinkan di babak pertama, berkat kemampuan Cesar lah timnya tidak kebobolan, salah satunya dengan menghalau peluang Klaas-Jan Huntelaar. Hasil itu seakan menegaskan kalau Nerazzurri akan meraih gelar mereka yang kelima berurutan.
Julio Cesar
Momen Musim Ini
Memenangkan final Liga Champions untuk melengkapi treble Inter.
Setelah menerima nominasi Ballon d'Or, pemain asal Brasil itu menandatangani perpanjangan kontrak selama lima tahun yang membuatnya bertahan bersama Nerazzurri setidaknya sampai 2014. Ia mulai membuktikan kehebatannya dalam tantangan besar pertamanya di Eropa. Hasilnya mungkin kurang menggembirakan, namun sang penjaga gawang tampil gemilang meskipun timnya kalah 2-0 dari Barcelona. Pemain asal Brasil itu tidak disalahkan atas terjadinya gol dari Pedro dan Gerard Pique, namun disorot karena membuat beberapa penyelamatan kelas dunia sehingga timnya tidak kebobolan lebih banyak lagi.
Ia sempat mengalami titik terendah pada Februari lalu, seminggu sebelum laga pertama babak 16 Besar Liga Champions menghadapi Chelsea. Ia mengalami kecelakaan mobil dan terkena luka di bagian wajahnya sehingga bisa saja absen dalam gim penting tersebut. Untungnya, ia mampu pulih tepat waktu, kembali fokus dan membawa klubnya melaju ke perempat-final untuk pertama kalinya dalam empat musim terakhir.
Tekadnya semakin membara dan semakin ingin membuktikan kemampuannya baik pada para fans maupun pihak klub. Di leg pertama babak semi-final melawan Barcelona sang penjaga gawang kembali menampilkan permainan kelas dunia-- memastikan Nerazzurri unggul dengan selisih dua gol saat gim kedua di Camp Nou--dan hal itu terbukti vital. Gawangnya terus dibombardir saat gim kedua di Spanyol, karena tim Blaugrana menerapkan taktik menyerang total. Gerakan refleksnya menggagalkan peluang Sergio Busquets di akhir pertandingan membuat Nerazzurri melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 1971/72.
Julio Cesar merupakan instrumen penting keberhasilan Nerazzurri dalam meraih piala yang memastikan mereka meraih treble. Ia tampil bagaikan tembok yang kokoh saat menghadapi Bayern Munchen, menggagalkan peluang Thomas Muller dan Arjen Robben sehingga dua gol dari Diego Milito sudah cukup untuk membuat timnya meraih gelar Liga Champions.
Pemain Brasil ini mempunyai modal dan persiapan yang kuat menghadapi Piala Dunia 2010, namun sempat mengalami cedera punggung saat gim persahabatan menghadapi Zimbabwe. Ia tampil cukup mengesankan di panggung sepakbola terbesar, membawa Selecao melaju sampai perempat-final dan dihentikan Belanda yang kemudian menjadi finalis.
Julio Cesar masih punya kesempatan untuk menambah deretan pialanya. Inter masih akan memperebutkan Piala Super Eropa dan Italia, serta berlaga di Piala Dunia Antarklub di tahun ini.
.......Froza INTER....
Minggu, 16 Mei 2010
Julio Cesar: "It's our party now. Let's enjoy it"

Siena - Dengan 38 penampilan Serie A keluar dari 38, Julio Cesar membuat kontribusi yang menentukan untuk Inter Scudetto 18. "Itu pertandingan yang sangat indah hari ini karena memutuskan seluruh kejuaraan," penjaga gawang Brasil kepada Sky Sport Italia.
"Tak ada emosi yang lebih besar bahwa yang kita rasakan hari ini di Siena. Hal yang sama seperti di Parma dua tahun lalu, ketika kita masih tidak tahu takdir kita pada saat setengah.
"Ini telah menjadi kejuaraan yang indah Kita harus mengucapkan terima kasih kepada Roma pujian dan membayar kita kepada Giallorossi,. Tapi partai kita sekarang. Mari kita menikmatinya."