Kamis, 17 Maret 2011

Julio Cesar Lega Blundernya Tak Berakhir Pahit


Kiper Inter Milan Julio Cesar mengaku senang dan lega bisa mengantar timnya ke perempat-final.Blunder fatal Julio Cesar nyaris berujung pada tersingkirnya Inter Milan dari kompetisi Liga Champions musim ini. Beruntung hal itu tak terjadi karena Inter Milan bisa mencuri kemenangan 3-2 di kandang Bayern Munich.

Julio Cesar melakukan blunder di babak pertama dengan gagal menangkap bola tendangan Arjen Robben dengan baik, sehingga bola mentah bisa dimaksimalkan Mario Gomez, untuk membuat kedudukan menjadi 1-1. Inter Milan unggul lebih dulu lewat gol Samuel Eto'o.

Diakui Julio Cesar blunder itu membuatnya remuk redam saat pertandingan, karena ia sadar sudah mengancam peluang timnya untuk lolos ke perempat-final.

"Benar-benar momen yang buruk. Ketika saya kecolongan gol, rasanya ingin keluar saja dari lapangan dan kembali ke Milan, entah itu jalan kaki atau naik kuda. Tapi akhirnya saya bangkit," katanya, Rabu (16/3).

"Gol itu sendiri rasanya seperti ember dingin yang diisi air yang juga dingin yang kemudian diguyurkan ke kepala saya, tapi saya berterima kasih kepada rekan-rekan saya karena bisa kembali dan saya harus benar-benar berterima kasih kepada mereka."

"Tak diragukan lagi, kesalahan saya lebih buruk dibanding leg pertama, untungnya kami masih bisa meraih kemenangan. Ketika Goran Pandev mencetak gol, saya sampai menangis."

"Puji syukur kepada Tuhan dan semua rekan-rekan saya. Saya pasti akan sangat terpukul jika kami tersingkir karena kesalahan saya, tapi hal semacam ini bisa membuat Anda bangkit," tandasnya.(goal.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar