
Javier Zanetti menilai Inter kini mulai di atas angin.Kemenangan atas Lecce sangat disyukuri kapten Inter Javier Zanetti. Menurutnya, dengan raihan tiga angka tersebut mendorong tim mendekat dalam perburuan Scudetto musim ini.
Raihan poin sempurna atas Lecce itu kini menjadikan jarak pemisah antara Inter dan pemuncak klasemen AC Milan tinggal berselisih dua poin saja, yang mana Milan dengan tabungan 62 poin dan Nerazzurri mengantungi 60 angka.
Zaentti pun mengakui posisi Inter sekarang ini berada dalam tahapan yang cukup krusial.
"Kemenangan ini membuat kami ikut meraih hal yang sangat berharga, karena dengan begitu kini kami punya kesempatan besar," jelas Zanetti soal perburuan titel Serie A Italia musim ini.
Zanetti lalu menyoroti kemenangan timnya atas Lecce. Kredit khusus diberikan sang kapten buat striker Giampaolo Pazzini yang tampil heroik.
"Kami sukses mengendalikan Lecce yang bermain sangat bagus dan cukup memberikan kami tekanan. Tetapi kemudian Pazzini mampu mencetak gol yang mana kemudian memberikan kami kemenangan."
Sang kapten kini mulai serius ingin mengkudeta singgasana klasemen Serie A. Bagi Zanetti, Inter setidaknya mulai berada di atas angin.
"Mulai sekarang, sepenuhnya tergantung dari kami. Kami punya tiga pertandingan krusial ke depan dan derby bakal sangat menentukan. Tetapi kami yakin kami mampu," terang Zanetti memacu semangat tim.(goal.com)
Minggu, 20 Maret 2011
Zanetti: Sekarang Kami Punya Kans Besar
Selasa, 15 Maret 2011
Zanetti Dukung Usaha Inter Datangkan Modric

Javier Zanetti berharap Inter Milan bisa mendatangkan pemain bagus seperti Luka Modric.Beberapa hari lalu beredar kabar kalau Inter berminat untuk mendatangkan Modric pada musim depan. Kehadiran pemain asal Kroasia itu diharapkan bisa semakin meningkatkan kualitas tim Nerazzurri.
Menurut berita dari Mirror Football, usaha tersebut ternyata mendapat dukungan dari Zanetti yang merupakan kapten tim Inter.
"Kami dua kali menghadapi tim yang diperkuat Modric di babak penyisihan Liga Champions musim ini. Kami selalu kesulitan menghadapi mereka, terutama karena kontribusi Modric," ucap Zanetti.
"Kalau Inter mampu mendatangkannya, kekuatan kami akan semakin bertambah. Ia pemain yang berkualitas, masih muda, punya tehnik bagus dan akan menghadirkan dimensi yang berbeda dalam tim. Saya berharap rencana itu bisa tercapai."(goal.com)
Jumat, 18 Februari 2011
Javier Zanetti Bela Gattuso

Gelandang Gennaro Gattuso dapat pembelaan dari pemain rival sekota AC Milan, kapten Inter Javier Zanetti, soal kasus tandukan.Terkait insiden tandukan yang dilakukan gelandang AC Milan Gennaro Gattuso terhadap asisten pelatih Tottenham Joe Jordan ketika kedua tim berhadapan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, kapten Inter Javier Zanetti memilih berada di pihak Rossoneri alias membela sang gelandang.
Zanetti tidak ikut mengecam perbuatan negatif Gattuso tersebut, meski berbagai gelombang kecaman menghampiri pemain berjuluk Si Badak ini.
Tindakan tidak sportif yang dipertontonkan Gattuso itu sendiri berpotensi berbuah sanksi bagi dirinya. Namun Zanetti menilai kejadian seperti ini lumrah saja terjadi dalam sepakbola.
"Saya melihat ia agak jengkel, namun hal seperti ini bisa terjadi di setiap pertandingan," ujar Zanetti kepada La Gazzetta dello Sport.
"Lagipula, Rino sudah meminta maaf, jadi kita juga harus mencatatnya menjadi perhitungan," tandas sang kapten. (goal.com)
Senin, 07 Februari 2011
Zanetti Ingin Bela Argentina Di Copa America

Bek Inter Milan ini masih menyimpan impian untuk bisa tampil di Copa America.Javier Zanetti menyampaikan keinginannya untuk bisa kembali lagi tampil ke dalam tim nasional Argentina. Ia memimpikan bisa menjadi bagian dari skuad Albiceleste yang akan berlaga di Copa America 2011.
"Saat ini saya belum ada mengumumkan kapan waktu untuk pensiun. Impian saya sekarang ini adalah bisa menjadi bagian di dalam Copa America," kata Zanetti kepada Telam.
"Buat saya ini menjadi lebih berharga dari segalanya karena negara kami akan menjadi tuan rumah dari turnamen ini.
"Pertandingan internasional itu selalu penting dan saya bangga bisa berada di dalamnya untuk sekali lagi saja."
"Komitmen besar berikutnya kami akan hadir di Copa America dan rasanya pertandingan semacam ini [merujuk pada laga persahabatan melawan Portugal dinihari besok] menjadi cara yang baik untuk mempersiapkan diri sebelum tampil di Copa America."
Zanetti yang akan genap berusia 38 tahun pada Agustus mendatang telah bermain sebanyak 138 kali buat timnas. Penampilan itu telah mencatatkan namanya sebagai pemain paling banyak membela timnas.(goal.com)
Rabu, 26 Januari 2011
Zanetti: Inter Layak Menang

Milan - Inter Milan butuh waktu 120 menit plus babak adu penalti untuk menyingkirkan Napoli di perempatfinal Coppa Italia.Meski demikian, Javier Zanetti mengklaim Nerazzurri memang layak lolos ke semifinal.
Meski menurunkan hampir semua pemain intinya, Inter tak berhasil menjebol gawang Partenopei selama 90 menit waktu normal. Begitu pula di babak extra time, dimana skor tetap kacamata.
Di babak tos-tosan, La Beneamata lebih beruntung. Semua eksekutor mereka menjalankan tugas dengan baik dan mereka menang 5-4.
Meski cuma menang lewat adu penalti, Zanetti merasa Inter memang layak menang.
"Itu adalah pertandingan yang sulit tetapi pada akhirnya kita menang dengan layak. Kami dan Napoli memainkan pertandingan yang sangat bagus dan kami lebih baik di adu penalti," terang Zanetti di situs resmi klub.
Pemain veteran asal Argentina itu pun tak mau Inter terlalu lama terbalut euforia kemenangan. Dia meminta rekan-rekannya untuk kembali fokus ke Seri A.
"Ini adalah respon yang sangat baik setelah kekalahan dari Udinese. Sekarang kami harus fokus ke Seri A. Kami punya laga sulit melawan Palermo," tuntas Zanetti.
(detiksport.com)
Jumat, 21 Januari 2011
Zanetti: Saya Bahagia Di Inter

Kapten Inter Milan ini untuk kesekian kalinya menegaskan rencananya untuk menutup karir bersama Nerazzurri.Pemain berusia 37 tahun ini juga mengaku sangat bahagia dan berupaya untuk memberikan yang terbaik sebelum memutuskan diri untuk gantung sepatu.
"Saya sangat bahagia. Terus terang saya tak pernah menyangka sebelumnya bisa berada di sini untuk waktu yang begitu lama bersama sebuah tim seperti Inter," katanya kepada laman ESPN.
"Saya juga sangat bahagia bisa bermain di semua pertandingan bersama seragam biru-hitam ini. Apalagi bisa menjadi kapten untuk begitu lama, ini sungguh menjadi sebuah alasan yang membanggakan."
"Saya sendiri masih memiliki kontrak untuk dua tahun lagi dan saya berharap bisa terus bermain. Setelah itu barulah saya akan memutuskan apa yang hendak saya lakukan."
"Tapi yang pasti saya akan menutup karir ini di Inter," ujarnya. (goal.com)
Kamis, 20 Januari 2011
Zanetti: Inter Masih Bisa Raih Scudetto

Inter Milan makin percaya diri setelah melewati masa sukar seperti saat menghadapi Cesena. Peluang Inter Milan mempertahankan titel Serie A Italia sempat nyaris tertutup. Penampilan Inter yang terus merosot selama ditangani Rafael Benitez mengakibatkan mereka tak lagi diperhitungkan.
Namun, situasinya berubah dengan masuknya pelatih Leonardo. Sejak ditangani pelatih asal Brasil ini, Inter meraih empat kemenangan berturut-turut.
Kini, Inter nangkring di peringkat empat dengan poin 35. Mereka hanya tertinggal enam poin dari AC Milan yang menduduki puncak klasemen. Namun, Inter masih menyimpan satu pertandingan.
Ini yang membuat Inter tetap diperhitungkan bisa meraih Scudetto. Bahkan kapten Javier Zanetti optimistis Inter mampu melakukannya.
"Perjalanan kompetisi masih panjang. Kami harus memenangkan setiap pertandingan ke depan. Kami akan menunjukkan bila kami masih bisa bersaing dengan tim lain," kata Zanetti.
"Kami selalu bisa meraih tiga poin di pertandingan yang berat sekalipun. Saat sudah unggul 2-0, kami mengira pertandingan sudah selesai. Beruntung ada gol dari [Christian] Chivu dan vital bagi kami," jelasnya.
Inter sempat dipaksa bekerja keras sebelum menang tipis 3-2 atas Cesena. Kemenangan ini menjadikan Inter makin percaya diri menghadapi persaingan di Serie A.(goal.com)
Sabtu, 15 Januari 2011
Cordoba: Zanetti Adalah Kebanggaan Inter!

Pemain belakang senior Inter Ivan Cordoba tak segan menilai kapten Javier Zanetti adalah simbol kebanggaan publik Giuseppe Meazza.Pascakemenangan meyakinkan 4-1 atas Bologna, bek veteran Inter Ivan Cordoba memuji setinggi langit kapten Inter Javier Zanetti dan mempersembahkan kemenangan tersebut khusus buat sang kapten.
Menurut Cordoba, Zanetti adalah sosok ikon tim yang sudah teramat kental dengan tubuh Inter sehingga sangat pantas mendapat apresiasi tinggi dari seluruh publik Giuseppe Meazza.
Selain memuji, bek asal Kolombia ini juga bersyukur atas raihan tiga poin dan berterima kasih kepada Zanetti atas kepemimpinannya di atas lapangan hingga Nerazzurri perlahan bangkit.
"Hal terbaik yang bisa kami lakukan hari ini adalah memenangkan pertandingan untuk Javier, sebab ia pantas meraih hasil maksimal ini," kata Cordoba dikutip Inter.it.
"Kami semua tahu ia selalu berjuang dengan segala kemampuan maksimalnya. Hari ini kami berkesempatan untuk menyematkan terima kasih untuknya atas apa yang diberikannya untuk tim."
"Ada rasa kasih sayang mendalam dari semua orang [di Inter] terhadapnya. Kami bangga dan merasa terhormat menjadi bagian dari tim dengan seorang kapten seperti Javier Zanetti," pungkas Cordoba. (goal.cm)
Zanetti: Sekarang Kami Siap Untuk Scudetto

Kapten Inter Javier Zanetti puas dengan hasil maksimal yang diraih tim ketika bentrok dengan Bologna tadi malam dan siap kembali mencaplok Scudetto musim ini.Inter kembali menuai kemenangan untuk kali keempat secara beruntun ketika menghajar Bologna 4-1 dalam lanjutan Serie A Italia, Minggu (16/1) WIB.
Sejak ditangani oleh arsitek Leonardo, Inter memang terus menunjukkan permainan agresif. Kini Inter merangsek kembali ke "habitat" dan siap mengancam rival-rival dekat mereka, terutama AC Milan.
Hasil tiga poin ini pun disambut suka cita oleh kapten Nerazzurri Javier Zanetti.
"Pertandingan yang sudah kami targetkan untuk menang dan kami berhasil melakukannya," kata Zanetti di laman resmi klub.
Zanetti tak luput menyematkan apresiasi khusus untuk seluruh punggawa La Beneamta dan juga bagi tifosi setia tim.
Menurut pemain internasional Argentina itu, Inter sudah seperti kampung halamannya sendiri.
"Terimakasih untuk seluruh pemain, terutama bagi fans, yang selalu menunjukkan dukungan yang fantastis bagi kami."
"Saya adalah bagian dari keluarga tercinta di sini. Ketika pertama kali saya mendarat di sini, saya bukanlah siapa-siapa dan kami telah merangkak dan berjuang bersama-sama."
"Saya ingin menuntaskan karir di sini. Kami telah memenangkan banyak gelar dan kami ingin mempertahankan semua yang telah kami raih."
Terkait Scudetto, Zanetii siap memperjuangkannya sampai detik terakhir.
"Scudetto? Kami siap mengerahkan seluruh kemampuan maksimal kami. Dalam sepakbola segalanya mungkin," tandas Zanetti.(goal.com)
Zanetti Samai Catatan Bergomi

Milan - Laga melawan Bologna, Minggu (16/1/2011) dinihari WIB, menjadi laga ke-519 untuk Javier Zanetti di Seri A. Dengan catatan tersebut,Zanetti pun menyamai catatan salah satu legenda Inter, Giuseppe Bergomi.
Pada laga yang dimenangi Inter Milan dengan skor 4-1 tersebut, Zanetti ditarik keluar pada menit 87 untuk digantikan Davide Santon. Para pendukung Inter pun berdiri memberikan standing ovation untuk kapten berusia 37 tahun itu.
Zanetti yang sudah membela Inter sejak 1995 pun mengaku senang dengan sambutan yang diterimanya itu. Apalagi Nerazzurri juga meraih kemenangan--membuat skuad arahan Loenardo ini masuk ke zona Liga Champions.
"Pertandingan ini adalah pertandingan yang wajib dimenangi dan kami melakukannya. Saya tak bisa meminta lebih lagi," ujarnya di situs resmi klub.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya, terutama para fans, yang selalu fantastis."
"Saya adalah bagian dari keluarga besar di sini. Ketika saya datang pertama kali, saya bukanlah siapa-siapa dan kita sudah bersama-sama menjalani perjalanan yang luar biasa ini."
"Saya ingin mengakhiri karir di sini. Kita sudah memenangi banyak, tapi kita ingin untuk terus menang," tukasnya.(detiksport.com)
Minggu, 02 Januari 2011
Zanetti: Kami Tak Akan Lupakan Sukses 2010

Kapten Javier Zanetti merasa bangga dengan pencapaian Inter Milan pada 2010 yang menyamai Grande Inter 1960.Kapten Inter Milan Javier Zanetti mengungkapkan tahun 2010 merupakan salah satu tahun terbesar dalam karir sepakbola yang dijalaninya. Saat itu, Inter meraih treble dengan memenangi Liga Champions, Serie A Italia dan Coppa Italia.
Mereka juga melanjutkan sukses dengan merebut Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub. Hanya, Inter harus berpisah dengan pelatih Rafael Benitez yang menggantikan Jose Mourinho. Posisinya diambil alih Leonardo yang musim sebelumnya mengarsiteki AC Milan.
"Bagi kami semua, tahun itu menjadi tahun yang tak terlupakan. Saya sangat bahagia dan menilai keluarga besar Inter pantas mendapatkannya. Saya juga mendapat keistimewaan karena mengangkat semua trophy sebagai kapten tim," kata Zanetti.
Hanya, Zanetti yang sudah menghabiskan 15 tahun karirnya di Inter menyebut titel Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub yang paling berkesan.
"Pasalnya, Inter sudah lama tak memenanginya. Dengan menjuarainya, kami mencatat dalam buku sejarah seperti Grande Inter pada 1960-an," jawabnya.(goal.com)
Rabu, 22 Desember 2010
Ambisi Zanetti: Main Sampai Usia 40

Milan - Walau sudah berusia 37 tahun, Javier Zanetti mengakubelum memikirkan pensiun. Ia malah berniat untuk terus bermain hingga tahun lagi baru kemudian mempertimbangkan soal gantung sepatu.
Meski sudah uzur, performa Zanetti sangat stabil. Pesepakbola berpaspor Argentina itu bahkan masih terus menjadi pilihan utama di klubnya, Inter Milan.
Dengan performanya yang masih cemerlang maka tak heran jika ia belum serius memikirkan untuk menutup karir sepakbolanya. Pemilik nama lengkap Javier Adelmar Zanetti itu bahkan menyatakan masih sanggup untuk terus merumput hingga berusia 40 tahun.
"Sejujurnya, aku belum pernah membicarakan soal pensiun kepada keluargaku," akunya kepada situs resmi Inter seperti dikutip Football-Italia.
"Aku menerima buah dari apa yang sepakboal telah berikan. Ini adalah tahun-tahun terakhir dari karirku dan aku ingin memanfaatkan seluruh kesempatan yang aku punya," lanjut El Trattore.
Zanetti adalah pemain yang amat loyal. Sejak bergabung pada 1995, pengoleksi 158 caps bersama Argentina itu "langgeng" bersama La Beneamata.
"Aku senang dengan karirku. Aku masih merasa kalau fisikku bagus dan ingin terus digunakan Inter dan Argentina. Ambisiku cuma ingin bermain setidaknya sampai usiaku 40 tahun baru aku memikirkan apa yang harus ku lakukan setelahnya," demikian dia.
Selama 15 tahun membela Nerazzurri, Zanetti telah mempersembahkan banyak gelar. Termasuk quadruple trofi yang diperoleh Inter sepanjang tahun 2010.(detiksport.com)
Minggu, 19 Desember 2010
Kala Zanetti 'Menjadi' Milito

Jakarta - Javier Zanetti menjadi salah satu pencetak gol yang mengantar Nerazzuri ke final Piala Dunia Antarklub. Ketika mencetak gol, Zanetti mengaku "menyamar" menjadi Diego Milito.
Zanetti mendonasikan satu gol kala La Beneamata mengalahkan Seongnam Ilhwa 3-0, Kamis (16/12/2010) dinihari di babak semifinal. Kapten Inter itu menjebol gawang lawan lewat kerjasama dengan Diego Milito.
"Saat mencetak gol, saya menyamar sebagai Milito dan dia (Milito) memberikan saya assist yang luar biasa. Saya dedikasikan gol ini untuk keluarga. Saya gembira, dan saya sangat ingin membawa trofi juara ini ke kota Milan," tandas pemain Argentina itu di Football-Italia.
Ini bukan kali pertama Zanetti mengaku "menyamar" menjadi Milito saat mencetak gol. Sebelumnya pemain berusia 37 tahun itu juga mengungkapkan kesan yang sama ketika menjebol gawang Tottenham Hotspur di Liga Champions Oktober silam.
Kemenangan ini membuat peluang Nerazzuri untuk meraih prestasi di tahun ini terbuka. Sebuah gelar akan menepis sejumlah keraguan terhadap tim "Biru Hitam" di musim ini.
"Hari ini kami memasuki lapangan dengan sikap mental yang tepat dan keinginan untuk melakukan tugas dengan baik. Kemenangan semacam ini kami butuhkan. Di atas semuanya, saya juga ingin para pemain (yang cedera) bisa kembali tampil," tutup Zanetti.(detiksport.com)
Jumat, 05 November 2010
Zanetti Bantah Inter Dalam Kesulitan

Inter Milan harus memenangkan dua laga sebelum menghadapi AC Milan.Kapten Inter Milan Javier Zanetti mengatakan dirinya tidak yakin Nerazzurri berada dalam kesulitan, kendati dipermalukan Tottenham Hotspurs di Liga Champions.
Pemain asal Argentina itu yakin Inter akan segera bangkit saat menghadapi Brescia, dan siap menghadapi derby Milan, 14 November.
"Inter tidak dalam krisis. Kami harus merespon kekalahan di White Hart Lane, dengan mengalahkan Brescia," ujar Zanetti.
"Saya tetap percaya dan sabar. Kami memiliki pelatih baru, yang masih harus mempelajari banyak hal," lanjutnya.
Sejauh ini, masih menurut Zanetti, Inter tidak terlalu buruk di Liga Champions. Lagi pula, Inter telah memenangkan Piala Super Italia, dan dua gelar Serie A, tahun lalu.
Menurut Zenetti, Inter harus bermain dengan karakter saat menghadapi Brescia di Genoa. Ia juga mengatakan sebelum menghadapi Milan, Nerazzurri juga harus lebih dulu mengalahkan Lecce.
"Sangat penting meraih dua kemenangan sebelum menghadapi Milan," demikian Zanetti.
(goal.com)
...Forsa INTER...
Kamis, 04 November 2010
Zanetti Ingin Seumur Hidup Di Inter

Kapten Inter ini mengungkapkan kesetiaannya kepada Nerazzurri.Bek asal Argentina Javier Zanetti ingin tetap bertahan di Inter Milan bila karir sepakbolanya sudah selesai.
Sejak bergabung dengan Inter pada tahun 1995, Zanetti telah tampil memperkuat Inter dalam 700 pertandingan. Kendati pemain berusia 37 tahun ini masih mampu bermain beberapa musim lagi, Zanetti sudah mempertimbangkan masa depannya.
“Saya masih bisa bermain untuk Inter dalam lima tahun ke depan, walaupun saya mungkin tidak akan berada di atas lapangan bersama [Lionel] Messi atau siapa pun juga,” ujar Zanetti dilansir fifa.com.
“Saya mulai berpikir saya akan punya posisi penting di sini. Tapi saya tidak bisa bilang di posisi apa. Yang hanya bisa saya ungkapkan, saya ingin tetap di sini bersama keluarga Nerazzurri.”
“Italia dan klub ini sudah menjadi bagian dari diri saya sekarang, dan saya ingin membawa Inter ke puncak dunia pada Desember nanti.”(goal.com)
....Forsa INTER....
Selasa, 02 November 2010
Zanetti: Kami Bukan Inter Yang Sebenarnya

Bek veteran Inter itu melihat timnya tidak menampilkan performa terbaiknya.Inter takluk 3-1 di kandang Tottenham Hotspur dinihari tadi. Hasil tersebut diakui Javier Zanetti menjadi hasil yang di luar dugaan dirinya.
Namun juga diakuinya jika Inter yang sekarang ini sepenuhnya berbeda dari musim lalu, di mana saat ini banyak pemain terbaik mereka yang bermasalah dengan cedera.
"Dalam berbagai hal, tim yang ini bukanlah Inter yang sebenarnya," ungkap Zanetti seusai pertandingan.
"Sayangnya banyak pemain yang mengalami cedera. Ketika yang satu pulih, pemain lain malah mengalami cedera."
Namun Zanetti menegaskan jika pihaknya tidak akan mencari-cari alasan atas kekalahan ini.
"Kami hanya harus lebih bekerja keras. Kami masih berada di posisi yang bagus di Liga Champions, juga demikian di Serie A. Masih banyak pertandingan yang harus kami perhatikan. Kami biasa mengatasinya, tapi mulai sekarang hingga nanti, tak boleh lagi adanya konsentrasi yang menurun dan juga ketajaman kami," tandasnya.
(inter.it)
.....Forsa INTER....
Rabu, 20 Oktober 2010
Akhiri Paceklik 12 Tahun, Zanetti Girang

Bek kanan Inter itu senang bisa kembali mencetak gol di ajang Liga Champions setelah terakhir kali melakukannya 12 tahun silam.Javier Zanetti membawa Inter meraih kemenangan 4-3 atas Tottenham Hotspur dinihari tadi dengan golnya di detik ke-68.
Ya, pemain veteran asal Argentina itu membuka pesta tujuh gol kedua tim di Giuseppe Meazza. Gol tersebut juga mengantar Zanetti masuk dalam catatan sejarah Liga Champions sebagai pemain tertua yang bisa mencetak gol, yakni di usia 37 tahun dan 71 hari.
Namun yang lebih membuatnya girang bukanlah catatan rekor tersebut, melainkan karena bisa mengakhiri paceklik gol di kompetisi Eropa.
"Gol terakhir saya di Liga Champions saat di kandang Sturn Graz 12 tahun silam. Makanya saya sangat senang bisa kembali mencetak gol lagi di sini," tandas Zanetti.
"Gol yang tercipta sangat bagus, tapi Samuel Eto'o telah melakukan hal yang brilian untuk bisa membuat saya mencetak gol."
Zanetti juga mengaku memposisikan dirinya sebagai Diego Milito, rekannya di Inter, saat mencetak gol tersebut.
"Saya menilai diri saya sebagai Milito. Gol semacam itu biasa dibuat olehnya. Juga mejadi hal yang bagus bisa menandai laga ke-135 saya di kompetisi Eropa dengan sebuah gol," ungkapnya puas.(detiksport.com)
.....Forsa INTER...
Rabu, 13 Oktober 2010
Zanetti: Mustahil Messi Mau Ke Inter

Javier Zanetti tak melihat bintang andalan Barcelona Lionel Messi berpotensi bergabung dengan Inter Milan karena merasa striker terbaik dunia itu bahagia di Nou Camp.Tak ingin bertepuk sebelah tangan, kapten Inter Milan Javier Zanetti sudah memperingatkan kepada pihaknya untuk lebih baik tak usah lagi berupaya memboyong mega bintang Barcelona, Lionel Messi.
Presiden klub Massimo Moratti memang sangat mengagumi sosok pemain mungil asal Argentina itu dan ingin melihatnya ada dalam barisan lini serang Nerazzurri pada musim depan.
Namun begitu, Zanetti menegaskan hal itu adalah suatu kemustahilan.
"Leo [Messi] saat ini kerasan di Barcelona. Ia adalah pemain terbaik dunia dan semua tim tentu saja menginginkannya berada dalam timnya," papar sang kapten kepada Calciomercato.com.
"Untuk sekarang ini, ia akan menetap di Barcelona, bahkan di masa mendatang Anda tak akan pernah tahu kemana dia akan pergi."
Pada kesempatan itu Zanetti juga mengomentari seputar masa depan duo andalan Nerazzurri, Diego Milito dan Maicon yang santer disebut-sebut mulai tidak betah di Giuseppe Meazza. Namun kabar itu segera ditampik Zanetti.
"Sebagai seorang kapten, saya bisa katakan kepada Anda, hal itu tidak benar sama sekali," tambah Zanetti.
Pemain berusia 37 tahun tersebut saat ini sedang menjalani masa istirahat akibat dirundung masalah cedera kala Inter menang 2-1 atas Palermo pada September lalu.(goal.com)
.....Forsa INTER....
Senin, 04 Oktober 2010
Zanetti: Inter Harus Berjuang Hingga Partai Terakhir

Javier Zanetti meminta Inter Milan agar tetap fokus hingga kompetisi usai.Javier Zanetti meminta rekan-rekan setimnya di Inter Milan tetap fokus hingga hari terakhir kompetisi.
Gelandang kawakan Argentina ini juga memuji keberhasilan Lazio memuncaki klasemen sementara Serie A Italia berkat penampilan meyakinkan dari pekan ke pekan.
"Kami harus terus berjuang karena sisa pertandingan masih banyak," ujar Zanetti kepada Sky Sport 24.
"Saya kira Inter bermain bagus kemarin saat berhadapan dengan Juventus yang bertahan dengan baik. Mereka tak membiarkan kami bermain dengan gaya seperti biasa."
"Lazio pantas memimpin liga saat ini karena mereka bermain bagus setiap pekan. Kami harus ingat pula AS Roma musim lalu, mereka dalam posisi yang sama, dan mereka bersaing dengan kami memperebutkan gelar juara liga hingga hari terakhir musim."
"Juventus juga bisa bersaing dan ini akan menjadi persaingan yang terbuka."(goal.com)
......Forsa INTER....
Kamis, 23 September 2010
Benitez : "Kami Semakin Baik dan Baik"

PALERMO - Berbicara kepada Sky Italia setelah kemenangan Inter 2-1 atas tuan rumah Palermo, Rafael Benitez menjamin kesehatan Javier Zanetti, yang dirawat di rumah sakit terdekat di Villa Sofia yang mengakui mengalami perasaan tidak enak seusai laga."Pupi -panggilan Zanetti- masuk ke ruang ganti dan dia memanggil dokter, dia merasa sedikit sakit di dada sebelah kanannya," jelas allenatore Inter tersebut. "Mereka membawanya ke rumah sakit untuk di check-up, tetapi jangan khawatir, tidak ada yang serius."
Inter membalikkan keadaan di Renzo Barbera dan Benitez berkomentar, "Tim bermain spektakuler di babak pertama, kami mengontrol segalanya, sebelum mereka mencetak gol. Kami menemui sedikit kesulitan di babak kedua, tetapi kami mencetak dua gol. Kami baru saja menemukan sedikit keseimbangan, tetapi kami masih harus berkembang, seperti saat ini."
"Milito kesal? Aku rasa dia bermain fantastis. Walau belum mencetak gol, dia bermain bagus dan melakukan segalanya sebagai seorang striker. Aku berbicara kepadanya dan dia tahu kalau dia penting bagi kami. Aku yakin dia akan segera kencetak gol di pertandingan selanjutnya." terang Benitez.
"Sneijder? Dia baik-baik saja. Aku tidak mau mengambil resiko karena di mangalami benturan pada kakinya. Aku rasa dia bisa bermain pada Rabu. Aku senang kami menang hari ini tanpanya, ini sinyal yang bagus," akunya.
Sky Italia mengatakan kalau Rafael Benitez mengalami dampak dari sepakbola Italia. "Semua pelatih di sini sangat bagus, Anda harus bekerja di aspek taktik. Tidak mudah menjuarai Serie A, tetapi kami bisa memenangkannya," balasnya. (Inter.it)
......Forsa INTER....