Selasa, 09 November 2010

Musim Paceklik Gol Inter


Jakarta - Memasuki pekan ke-11, Inter Milan masih jadi pesaing dan dianggap kandidat kuat peraih Scudetto.Jika mau melanjutkan status tersebut, satu yang harus diperbaiki Nerazzurri adalah ketajaman mereka di depan gawang lawan.

Sejauh ini baru 10 gol yang sudah dilesakkan Inter di Liga Italia Seri A. Jumlah tersebut menjadi yang paling minim di antara lima penghuni posisi teratas klasemen yang diisi Lazio (13 gol), AC Milan (17 gol), Juventus (21 gol), dan Napoli (17 gol).

Jika dibanding musim lalu, produktivitas Zavier Zanetti cs juga menurun cukup drastis. Saat masih ditukangi Jose Mourinho, Inter sudah 26 kali menjebol gawang lawan di periode yang sama. Dengan kata lain, jumlah gol La Beneamata turun ke angka 50%.

Kali terakhir Inter meraih kemenangan besar adalah saat membekap Bari dengan 4-0 di pekan keempat. Setelah itu, Inter maksimal cuma bisa mencetak satu gol di setiap laganya, kecuali saat diimbangi Juventus 0-0.

Yang makin membahayakan buat skuad Rafael Benitez adalah "terlalu besarnya" kontribusi Samuel Eto'o. Striker Kamerun itu sejauh ini sudah mencetak delapan gol di Seri A, atau 75% dari keseluruhan gol Inter. Pun begitu di Liga Champions, Eto'o melesakkan tujuh dari 11 gol sang juara bertahan.

Jelas tak ada yang salah dengan ketajaman mantan striker Barcelona itu. Namun kondisi tersebut jadi risiko besar jika dia kemudian dapat cedera. Apalagi hingga kini Diego Milito, yang merupakan top skorer musim lalu, baru menyumbang dua gol. Di saat yang bersamaan pemain depan Inter seperti Goran Pandev, Coutinho, Jonathan Biabiany dan Wesley Sneijder belum menyetor namanya di daftar pencetak gol di kompetisi Seri A.

"Inter mendapat banyak pemain cedera, mereka memenangi hampir semuanya musim lalu. Tapi setelah Piala Dunia (kondisinya) selalu rumit. Bagaimanapun juga, mereka masih akan terus bertarung hingga akhir," analisa Massimiliano Allegri.

Cedera pemain memang jadi masalah yang benar-benar menghambat Inter di awal musim ini. Dejan Stankovic, Thiago Motta, Muntari Sulley, McDonald Mariga, Esteban Cambiasso, Julio Cesar dan yang terbaru Sneijder tercatat pernah masuk ruang perawatan klub pengumpul 18 gelar juara Seri A itu.

"Bukan saat yang tepat untuk membicarakan krisis saat ini, tim ini bermain denan baik dan selalu mengerahkan segala kemampuannya. Keberuntungan yang belum kami miliki sekarang akan kami dapatkan nanti," seru Rafa mengomentari kondisi lini depannya sebagaimana dikutip dari AFP.(detiksport.com)

.....Froza INTER....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar