Jumat, 17 Desember 2010

Blunder Milan, Bukan Berarti Tamat


Bek Inter tak mau disalahkan saat blundernya berbuah penalti bagi AC Milan, akhir pekan kemarin. Dia menegaskan kariernya di lapangan hijau belum tamat hanya karena blunder tersebut.

Materazzi membuat kesalahan fatal yang berbuah penalti untuk Rossoneri. Gol tunggal Zlatan Ibrahimovic pada Derby della Madonnina akhir pekan kemarin cukup memuluskan jalan Milan ke puncak klasemen.

Materazzi pun menjadi kambing hitam atas kegagalan I Nerazzurri mencuri poin dari Milan. Tapi, dia ogah jika terus-terusan disalahkan.

“Kalah di laga derby sangat menyakitkan, tapi mereka yang mengenal saya tahu rasanya lebih sakit sepuluh kali lipat,” cetus Materazzi kepada Tuttomercatoweb.com.

“Saya menjalankan kewajiban dan membuat kesalahan melawan Ibra hingga berbuah penalti karena ketika itu saya gugup,” lanjut pemain yang terlibat perseteruan dengan Zinedine Zidane pada final Piala Dunia 2006 lalu.

“Tapi, hal itu biasa terjadi di sepakbola. Ini bukan kesalahan pertama saya dan mungkin bukan yang terakhir,”tandasnya, sebagaimana dilansir Goal, Sabtu (20/10/2010).

“Saya hanya melakukan tanggung jawab dan terus melangkah. Saya tak bisa menganggap ini akhir dari karier saya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar