Jumat, 17 Desember 2010

Serie A Giornata 13 2010/11 : Chievo-Inter, Meredam Kemarahan Moratti


CHIEVO - Massimo Moratti akhirnya marah. Biasanya kalem, Presiden Interini mengkritik keras skuadnya sendiri pascakekalahan 0-1 dari Milan di partai derby, 14 November. Pelatih Rafael Benitez menjadi sasaran utama. "Kami bukannya tidak bisa mengimabngi permainan Milan. Kami sendiri yang tidak bermain. Kami tidak melakukan apa-apa karena kami kini menjadi tim yang berbeda dibandingkan musim lalu," ujar Moratti di Footbal Italia.

"Saya mendapatkan kesan Inter tidak berkembang di bawah Benitez. Tapi, memang ada momen di mana Anda tidak bisa menghindari problem cedera pemain yang terlalu banyak," lanjut sang bos.

Para pemain tidak luput dari kritikan pedas Moratti. "Kami tidak perlu menunggu sampai Januari untuk mendapatkan tim yang kompetitif. Inter sudah memiliki tim dan tim itu mejadi pemenang tiga bulan lalu, bukan 10 tahun silam," katanya.

Kemarahan Moratti harus diredam. Artinya Inter mesti memetik angka penuh saat menghadapi Chievo pada giornata 13, Minggu 24 November. Satu hal yang pasti, Inter harus tampil lebih tajam. Samuel Eto'o dkk. tidak mampu mencetak lebih dari satu gol sejak 25 September. Dalam delapan partai Serie A terakhir, I Nerazzurri hanya berhasil membuat lima gol.

Problemanya bukan hanya Eto'o cs., yang berada di lini depan. Para gelandang dan bek juga harus lebih aktif lagi memberikan sokongan mengingat gawang Chievo tidak akan mudah dibobol. Tim Keledai Terbang adalah salah satu pemilik pertahanan terbaik. Mereka baru kemasukan 10 gol, catatan yang bahkan lebih baik daripada Milan (11), Juventus (13), dan Roma (15).

Apalagi Chievo ingin memanfaatkan situasi tak kondusif di kubu Inter untuk mengatasi rentetan hasil buruk mereka sendiri. Tim asuhan Stefano Pioli memang hanya kebobolan satu gol dalam empat partai terakhir. Tapi, mereka juga tidak mencetak gol dalam empat partai itu. Chievo tak pernah menang sejak akhir Oktober.

Ini bisa membantu Inter meraih target menang. Mereka bisa tenang berkosentrasi menyerbu lawan karena pertahanan mereka tidak terlalu terancam. "Saya yakin Inter akan menemukan lagi insting pembunuhnya," kata Benitez kepada Sportal. Buktikan! (Bolanews.com)

Prakiraan Formasi
CHIEVO (4-3-1-2): 28-Sorrentino; 20-Sardo, 3-Andreolli, 12-Cesar, 4-Mantovani; 6-Fernandes, 16-Rigoni, 23-Constant; 26-Bogliacino; 77-Thereau, 31-Pellissier.
Cadangan: 18-Squizzi, 21-Frey, 5-Mandelli, 7-Marcolini, 14-Guana, 80-Moscardelli, 11-Granoche.
Absen: Luciano (cedera)
Pelatih: Stefano Pioli

INTER (4-3-1-2): 1-Julio Cesar; 39-Santon, 2-Cordoba, 6-Lucio, 26-Chivu; 4-Zanetti, 19-Cambiasso, 5-Stankovic; 10-Sneijder; 9-Eto'o, 27-Pandev.
Cadangan: 12-Castellazzi, 57-Natalino, 40-Nwankwo, 29-Coutinho, 30-Mancini, 88-Biabiany, 31-Alibec.
Absen: Mariga, Milito, Muntari, Maicon, Thiago Motta, Obi, Samuel, Materazzi (cedera)
Pelatih: Rafael Benitez

Tiga Pertemuan Terakhir
10 Mei 2009, Chievo-Inter 2-2 (Serie A)
6 Januari 2010, Chievo-Inter 0-1 (Serie A)
9 Mei 2010, Inter-Chievo 4-3 (Serie A)

Prakiraan Peluang
45:55

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar