Kamis, 10 Februari 2011

Benitez: Inter Tak Sepenuh Hati Mendukungku


Liverpool - Setelah sebulan lebih pergi dari Inter Milan, Rafael Benitez curhat soal kondisi saat melatih di sanaIntinya adalah Benitez merasa tak didukung sepenuhnya oleh manajemen Nerazzurri yang akhirnya berujung kegagalan.

Mendapat beban menggantikan Jose Mourinho yang baru saja memberikan gelar treble winners musim lalunya, Benitez sebenarnya mengawali musim dengan baik saat menjuarai Super Coppa Italia. Namun kekalahan di Piala Super Eropa jadi awal keraguan publik Inter pada kemampuan Benitez.

Ternyata keraguan itu jadi kenyataan di mana Inter mulai tampil tak stabil di bawah arahan Benitez dan mereka sempat terlempar ke posisi ketujuh klasemen Seri A. Bahkan mereka lolos dari fase grup Liga Champions dengan tak meyakinkan serta beberapa punggawa tim menyatakan ketidaksukaan pada pribadi pria asal Spanyol itu.

Puncaknya adalah saat Benitez "mengancam" Massimo Moratti membeli pemain baru usai Il Biscione menang di Piala Dunia Antarklub. Alhasil Benitez pun tak lama berselang mendapat surat pemecatan dari taipan minyak tersebut.

"Beberapa pemain tampil sepenuh hati, namun juga ada yang tidak. Namun itu terjadi usai kesuksesan besar di musim sebelumnya," tutur Benitez kepada Marca yang dikutip Football Italia.

"Presiden Massimo Moratti tahun bagaimana kami bekerja dan kesulitan-kesulitan yang kami temui setiap harinya. Dia berharap segalanya berjalan dengan baik-baik saja namun kami tidak ada kecocokan untuk bisa lanjut. Jadi kami setuju untuk berpisah," sambungnya.

"Petualanganku di Inter dimulai dengan baik dan kami memainkan sepakbola yang baik, namun cedera mengubah semuanya termasuk dinamika dalam internal tim. Dari pekan ke pekan, opini mengenai kami selalu berubah tergantun hasil dan media-media terus berspekulasi soal penggantiku," tukas eks pelatih Liverpool dan Valencia itu.

Tak hanya cedera pemain, namun pasifnya Inter di bursa transfer serta tidak kooperatifnya para staff Inter juga dikeluhkan Benitez. Beda halnya dengan Leonardo yang jadi suksesor saat ini di mana pria Brasil itu mampu membawa Inter bangkit dan kini berada di posisi ketiga dengan selisih hanya lima poin dari AC Milan di puncak.

Selain sembuhnya para pemain pilar La Beneamata, Moratti pun langsung bergerak aktif di pasar transfer dengan memboyong Giampaolo Pazzini, Andrea Ranocchia, Houssine Kharja dan Yuto Nagatomo. Hasilnya skuad 'Biru Hitam' kini lebih seimbang.

"Aku tidak tahu kenapa tidak ada pembelian musim panas. Aku yang pertama terkejut dan tidak percaya. Di bulan Agustus aku diminta untuk meningkatkan skuad dan aku sudah merancangnya, namun malah tak dianggap."

"Di bursa transfer Januari ada enam pemain dijual dan lima dibeli. Praktis Inter kini adalah tim baru. Melihat rencanaku dulu membuatku berpikir. Ini adalah konfirmasi yang sangat jelas jika aku benar tim ini butuh perbaikan."

"Aku juga ingin membeberkan beberapa fakta supaya tidak ada salah pengertian. 80 persen dari pemain mempunya masalah dengan ototnya dan itu sama dalam dua tahun terakhir. Staffku tidak melihat secara penuh kerja dari tim medis. Terapi dan proses penyembuhan adalah tugas Inter bukan kami," keluh Benitez. "Setelah aku meninggalkan Inter, dalam satu bulan ada lagi delapan pemain yang bermasalah dengan ototnya. Aku yakin masalah ini pun menimpa Roberto Mancini," tuntasnya(detiksport.com)
wahai om beni, INTER sudah memberi anda kesempatan tetapi andalah yg menyia2kannya....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar