Minggu, 20 Februari 2011

Liga Champions Pekan ini Penuh Aroma Balas Dendam


Jakarta - Inter Milan berjumpa Bayern Munich, sementara di laga lain Olympique Lyon bentrok dengan Real MadridLiga Champions tengah pekan ini kental dengan aroma pembalasan dendam.

"Dendam" Bayern pada Inter adalah jelas: La Beneamata adalah tim yang menaklukkan wakil Jerman itu di final Liga Champions musim lalu. Tapi bagi Inter, menaklukkan Bayern adalah penyempurnaan. Penyempurnaan musim mereka dengan raihan tiga titel bergengsi sekaligus.

Inter musim ini memang tak se-superior musim lalu, tapi keadaan mulai berubah sejak Leonardo masuk menjadi pelatih. Sedangkan Bayern tengah kesulitan untuk mengejar Borussia Dortmund, di mana mereka kini berada di posisi tiga klasemen dengan ketertinggalan 13 angka dari rivalnya itu.

Tapi catatan di liga masing-masing bisa jadi bukan jaminan mutlak. Bayern punya catatan relatif impresif di fase grup, di mana mereka memenangi lima dari enam pertandingan yang ada. Satu-satunya hasil buruk Bayern adalah ditaklukkan AS Roma 3-2 di Olimpico.

Sedangkan Inter justru sedikit bersusah-payah. Mereka lolos dengan status runner-up grup di bawah Tottenham Hotspur. Dari enam laga, Javier Zanetti dkk. menang tiga kali, satu kali imbang dan dua kali kalah. Inter pun sempat dibuat kerepotan oleh Spurs.

Keduanya akan bertemu di San Siro, Kamis (24/2/2011) dinihari WIB. Kesempatan ini tak akan disia-siakan Bayern untuk membalas kekalahan musim lalu. Sebaliknya, Inter tak mungkin mau meraih hasil buruk di kandang sendiri.

Di laga lainnya, Lyon mendapatkan kesempatan untuk sekali lagi menjajal Madrid. Les Gones pun bakal bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu pada Rabu (23/2) dinihari WIB. Di sinilah cerita menjadi menarik.

Stade de Gerland, kandang Lyon, adalah tempat yang tidak menyenangkan bagi El Real dalam beberapa pertemuan terakhir. Madrid selalu kalah jika bertanding di sana.

Musim 2005/06, Madrid takluk 0-3 di sana. Semusim berselang, Madrid kalah lagi, kali ini dengan skor 0-2. Terakhir, pada musim lalu, pemegang sembilan gelar Liga/Piala Champions itu takluk 0-1.

Adalah tugas Jose Mourinho untuk mengakhiri "kutukan" tersebut. Madrid punya modal bagus musim ini. Skuad yang lebih solid bisa jadi pertimbangan. Performa mereka di liga pun bisa dibilang lebih baik Madrid. Lyon terkena inkonsistensi musim ini dengan sudah menelan lima kekalahan dan delapan hasil seri.

Demikian pula di fase grup. Jika Madrid sukses melewati enam laga dengan lima kemenangan, dan tanpa pernah kalah, Lyon harus sedikit berusaha dan akhirnya menelan dua kekalahan.

Dua laga lainnya pada laga tengah pekan ini akan melibatkan dua klub asal Inggris, Manchester United dan Chelsea. United akan bertandang ke markas Olympique Marseille, sementara Chelsea terbang ke Denmark untuk menghadapi FC Copenhagen.

Chelsea yang tengah disorot lantaran performa turun-naik di liga, dan baru saja tersingkir di Piala FA, tentu ingin membuktikan bahwa musim mereka belum habis. Sedangkan United inigin terus melanjutkan momentum bagus yang telah mereka jaga sepanjang musim ini. Ingat, 'Setan Merah' kerap menang, meskipun tampil jelek musim ini.

Jadwal Pertandingan

Rabu (23/2) dinihari WIB
Lyon vs Real Madrid
Copenhagen vs Chelsea

Kamis (24/2) dinihari WIB
Inter Milan vs Bayern Munich
Marseille vs Manchester United(detiksport.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar